MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 06 Oktober 2021 10:42
Paling Kuat..!! Pertanian Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19
ilustrasi

SAMARINDA- Pertanian benar-benar menunjukkan bahwa mereka menjadi salah satu sektor usaha yang tidak terganggu pandemi corona. Ketika lini bisnis lain kesulitan, mereka justru terus mencatatkan kinerja positif. Terlihat dari nilai tukar petani (NTP) pada September 2021 sebesar 122,51 atau naik 1,64 persen dibandingkan Agustus.

Namun jika dilihat dari sumbernya, hanya terdapat satu subsektor yang mengalami peningkatan NTP, yaitu tanaman perkebunan rakyat sebesar 4,07 persen. Hal ini menandakan hanya petani perkebunan yang mengalami peningkatan kemampuan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan, empat subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu tanaman pangan (-0,74 persen), hortikultura (-1,34 persen), peternakan (-0,54 persen), dan perikanan (-0,64 persen). Namun demikian dia menilai kinerja masing-masing subsektor ini masih cukup baik.

Adapun nilai tukar petani tanaman pangan (NTPP) sebesar 94,18, nilai tukar petani hortikultura (NTPH) sebesar 103,03, nilai tukar petani tanaman perkebunan rakyat (NTPR) sebesar 156,98, nilai tukar petani peternakan (NTPT) sebesar 103,84, dan nilai tukar nelayan dan pembudi daya ikan (NTNP) sebesar 100,86.

Tingginya NTPR menandakan pendapatan petani perkebunan lebih tinggi dibandingkan petani sektor lain. Hal itu bisa jadi karena komoditas perkebunan yang sedang mengalami peningkatan, sedangkan belanja tetap. “NTPR hingga sekarang masih mencatat angka tertinggi, tentunya tak lepas dari tingginya harga komoditas dari sektor perkebunan rakyat,” ujarnya, Senin (4/10).

Terpisah, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim Muhammadsjah Djafar mengatakan, sejak triwulan I 2020 pendapatan petani kelapa sawit selalu lebih tinggi dibandingkan pengeluaran. Hal tersebut mengindikasikan bahwa petani sawit di Kaltim masih memperoleh margin keuntungan, di tengah tertekannya perekonomian Kaltim di masa pandemi Covid-19.

“Peningkatan NTPR Kaltim terutama bersumber dari meningkatnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim,” jelasnya. Peningkatan NTP sub lapangan perkebunan rakyat sejalan dengan harga TBS yang masih tumbuh positif pada triwulan II 2021 sebesar 50,42 persen (yoy). Bahkan pada September, harga TBS mencatat angka tertinggi sejak Januari 2021, di level Rp 2.251 per kilogram. (pro)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 11:48

Stabilkan Harga, Gelontor 11 Juta Liter Minyak Goreng Murah

JAKARTA–Harga minyak goreng diprediksi terus naik sampai awal 2022. Kenaikan…

Minggu, 28 November 2021 11:47

Potensi Ekonomi Menjanjikan, Kementan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial

BALIKPAPAN–Pemerintah terus mendorong bertumbuhnya generasi muda atau milenial di bidang…

Sabtu, 27 November 2021 18:47

Grandprize 2 Unit Mobil, Ramaikan Undian Simpedes BRI Samarinda

SAMARINDA-  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Samarinda kembali…

Jumat, 26 November 2021 09:18

Unit Layanan PLTG Sambera Adakan Borescope Pada Mesin Pembangkit 

SAMARINDA- Listrik merupakan kebutuhan yang penting bagi masyarakat, karena hampir…

Rabu, 24 November 2021 09:51

Kejar Pertumbuhan 6 Persen di Kuartal IV

JAKARTA – Pemerintah harus bekerja ekstra untuk mencapai target pertumbuhan…

Sabtu, 20 November 2021 12:15
Aneka Hayati Terjaga, Sawit Bukan Penyebab Utama Deforestasi Hutan

Sertifikat ISPO Jawaban Kampanye Negatif Kelapa Sawit

Kelapa sawit tidak menjadi penyebab utama rusaknya hutan. Justru dibandingkan…

Sabtu, 20 November 2021 12:14

Isu Kenaikan Level PPKM Bikin Vendor Pernikahan Waswas

VENDOR-vendor pernikahan kembali menggeliat. Permintaan jasa pernikahan sudah masuk sejak…

Sabtu, 20 November 2021 12:12

Pengusaha Jangan Rugikan Pekerja

SAMARINDA–Pemprov Kaltim menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar…

Sabtu, 20 November 2021 11:31

Daya Beli Menurun Akibat Pandemi, Swasta Didorong untuk Berkontribusi Keterjangkauan Biaya Internet

JAKARTA-Dampak pandemi masih terus terasa hingga kuartal terakhir tahun 2020…

Jumat, 19 November 2021 17:52

Pasokan Batu Bara Dalam Negeri Terbatas

JAKARTA – Harga batu bara dunia melambung tinggi membawa dampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers