MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 06 Oktober 2021 10:40
Sambut Positif Penambahan Porsi Kredit UMKM

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tampaknya bakal semakin mudah berkembang. Ini setelah pemerintah secara konsisten mempermudah pelaku usaha mengakses pendanaan. Terbaru, Presiden Joko Widodo meminta industri perbankan meningkatkan porsi kredit UMKM menjadi 30 persen pada 2024.

SAMARINDA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, penambahan porsi kredit UMKM kepada industri perbankan tentunya harus disambut positif. Sebab, ini sebagai bentuk komitmen perbankan agar lebih peduli kepada UMKM, sehingga kucuran dana untuk sektor ini harus lebih digencarkan.

Pada aturan sebelumnya, perbankan hanya diwajibkan memiliki rasio kredit UMKM terhadap total portofolio kredit perbankan sebesar 20 persen. “Saya kira penambahan porsi kredit UMKM ini sangat bagus dan sudah lama dirancang,” jelasnya, Senin (4/10).

Apalagi, saat ini kredit UMKM di Kaltim juga terus meningkat. Kinerja pembiayaan untuk UMKM pada triwulan II 2021 juga menunjukkan perbaikan, tumbuh sebesar 5,58 persen (year on year/yoy) setelah terkontraksi sebesar 1,70 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Membaiknya kredit UMKM Kaltim bersumber dari kredit modal kerja sebesar 5,79 persen (yoy) atau melanjutkan perbaikan dari triwulan sebelumnya sebesar 1,18 persen (yoy). Selain itu, perbaikan pembiayaan UMKM bersumber dari kredit investasi yang tumbuh 5,27 persen (yoy), membaik dari triwulan sebelumnya yang mencatatkan kontraksi sebesar 5,77 persen (yoy).

“Perbaikan kinerja kredit UMKM ini juga membuat pangsa pembiayaan UMKM menjadi 20,45 persen dari total pembiayaan Kaltim, lebih tinggi dari pangsa triwulan sebelumnya sebesar 19,79 persen,” katanya.

Kalau dilihat berdasarkan pangsanya, pembiayaan modal kerja menjadi penyumbang utama pembiayaan UMKM di Kaltim. Yakni sebesar 59,40 persen. Sementara pembiayaan investasi UMKM memiliki pangsa 40,60 persen. Peningkatan kredit UMKM ini sayangnya juga bersamaan dengan kinerja non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah yang meningkat.

NPL terpantau meningkat dari 5,83 persen dari triwulan I 2021, menjadi 6,20 persen pada triwulan triwulan II. Peningkatan NPL tersebut bersumber dari meningkatnya NPL kredit modal kerja dan investasi pada triwulan II 2021 sebesar 7,99 persen dan 2,94 persen, lebih tinggi dibandingkan NPL pada triwulan sebelumnya masing-masing sebesar 7,87 persen dan 2,81 persen.

“Untuk mencapai porsi 30 persen dari total kredit, UMKM harus didorong agar memiliki inklusi keuangan yang baik, sehingga layak dibiayai,” tuturnya.

Pelatihan dan pendampingan yang sering dilakukan tujuannya agar UMKM bisa layak dibiayai perbankan. Itu fungsinya mengenalkan UMKM pada QRIS. Sebab, jika UMKM menggunakan QRIS secara otomatis akan tercatat laporan keuangannya di perbankan, sehingga perbankan bisa langsung menawarkan penambahan pembiayaan untuk modal.

QRIS membuat UMKM langsung terhubung kepada perbankan, sehingga pelaku usaha bisa memiliki akses keuangan yang lebih baik. Apalagi jika porsi kreditnya ditambah, maka UMKM harus membuka akses lebih lebar lagi untuk perbankan.

QRIS menjadi salah satu cara untuk menuju konektivitas UMKM pada perbankan, penting laporan langsung masuk memudahkan UMKM mendapat akses perbankan. Memperluas edukasi agar UMKM menuju pada QRIS agar memudahkan mendapat pembiayaan.

“Kita yakin semakin banyaknya QRIS digunakan UMKM, maka akan semakin mudah akses keuangan UMKM menuju perbankan. Agar porsi kredit bisa meningkat, dan lebih dari 30 persen,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 23 Januari 2022 23:22

Tiga Pembeli Pertama Menerima Honda All New BR-V Secara Perdana

SAMARINDA- Sejak diluncurkan pada awal Desember tahun 2021 kemarin, akhirnya…

Sabtu, 22 Januari 2022 12:00

KFC Indonesia Hadirkan Kembali Hot & Cheesy Chicken dalam Golden Combo

BALIKPAPAN – Masih inget ayam krispi Hot & Cheesy KFC…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

139 Perusahaan Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

JAKARTA – Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian…

Jumat, 21 Januari 2022 12:11

Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Masih Ada Ritel yang Melanggar

Penetapan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter…

Jumat, 21 Januari 2022 12:09

Konsumsi Masyarakat Tumbuh 20 Persen

SURVEI Konsumen Bank Indonesia periode Desember 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan…

Kamis, 20 Januari 2022 09:09

Insentif PPnBM LCGC Jaga Utilisasi Industri Penunjang

JAKARTA - Pemerintah melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah…

Kamis, 20 Januari 2022 09:08

Genjot Produksi, PTPN X Perluas Lahan Tembakau

SURABAYA – Kebutuhan terhadap tembakau terus meningkat. Potensi itu pun…

Kamis, 20 Januari 2022 09:03

Bincang Bareng Director of Operation Platinum Hotel Indonesia; Soegianto

Platinum Hotel Group terus berkembang. Membangun hotel-hotel di daerah bisnis,…

Kamis, 20 Januari 2022 09:01

Pengembangan Jaringan Tunggu Pusat, Penjualan Astra Motor Sudah Pulih

BALIKPAPAN – Meski masih mengalami penurunan, Astra Motor Kaltim tetap…

Kamis, 20 Januari 2022 09:00

Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut

Pemerintah kembali melanjutkan pemberian subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers