MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 24 September 2021 14:01
Taman Baru Tutup Sementara, Pasang Pagar Seng, Hindari Lonjakan Covid-19 dan Atur Ulang Parkir
TUTUP SEMENTARA: Nurrahmani (kiri) memasang plang tanda larangan beraktivitas di Taman Tepian Mahakam Jalan Slamet Riyadi, Rabu (22/9).

Terkait aktivitas warga di Taman Tepian Mahakam, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, yang sudah berlangsung sejak awal September, Wali Kota Samarinda Andi Harun memberi keputusan tegas. Menutup sementara aktivitas taman demi mengendalikan angka penyebaran Covid-19, termasuk menata masalah parkir untuk menghindari terjadinya pungutan liar (pungli) yang telah dilakukan sekelompok masyarakat.

 

SAMARINDA–Hal itu disampaikan saat menyambangi taman yang bersebelahan dengan Masjid Darun Ni’mah, Kelurahan Karang Asam Ilir, Rabu (22/9).

Pria yang akrab disapa AH menuturkan, senang melihat antusias warga yang berbondong-bondong mendatangi taman baru itu. Namun, patut diingat, Kota Tepian masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, meski angka terkonfirmasi Covid-19 serta indikator lainnya terkendali, tetapi kewaspadaan tidak boleh kendur. “Kami memutuskan agar taman ditutup sementara secara keseluruhan, sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ucapnya.

Dia menerangkan, penutupan dimaksud bertujuan agar OPD teknis terkait menyusun tata kelola taman serta perparkiran yang ada. Harapannya, setelah dibuka nanti pengunjung bisa lebih tertib saat beraktivitas, serta untuk pengelolaan parkir juga lebih rapi karena dikelola resmi. “Saat ini yang ada berpotensi menjadi temuan pungli. Malah kasihan masyarakat bersinggung dengan kasus hukum. Paling tidak sebulan ke depan akan dibuka kembali,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Nurrahmani menyampaikan, atas instruksi itu, Kamis (23/9) akan memasang seng penutup untuk menghalau warga beraktivitas di taman. Sebelumnya, dia bersama jajarannya sudah menutup dua titik area parkir yang kerap dipakai warga dengan pot bunga berukuran besar. “Ada perubahan kebijakan, dari rencana awal penutupan kantong parkir saja. Terbaru adalah seluruh area taman ditutup sementara,” ucapnya.

Atas penutupan itu, Yama, sapaan akrab Nurrahmani, menyebut pihaknya akan melanjutkan kekurangan pembangunan taman sebelumnya, seperti menanam pohon dan beberapa tanaman. Dalam waktu dekat juga tempat sampah akan dipasang di beberapa titik, sedangkan fasilitas lain seperti kursi, papan plang pengumuman, hingga fasilitas lainnya bertahap dilengkapi lewat dukungan corporate social responsibility (CSR) beberapa perusahaan di Samarinda.

“Kami terbuka atas berbagai bantuan. Sudah ada perusahaan yang menawarkan diri. Tetapi kami pilah-pilah agar sesuai dengan tema dari taman tersebut, dan mengacu terhadap desain perencanaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, taman yang sudah ramai sejak awal September itu setiap sore dipenuhi warga yang ingin berolahraga atau menikmati pemandangan Sungai Mahakam. Namun, keberadaan kantong parkir yang tersedia kurang layak, dari sisi jalur pintu masuk-keluar yang masih satu titik. Apalagi penataan parkir dilakukan sejumlah warga yang sebelumnya tidak berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan, bahkan OPD teknis seperti Dinas Perhubungan (Dishub), alias pungli. (dns/dra/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 11:58
Literasi Media #2 “ Kredibilitas Media Penyiaran dan Kepentingan Publik’’

Jaga Kredibilitas Media dan Tingkatkan Literasi Pemirsa

SAMARINDA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:38

Soal Rencana Pembukaan Aktivitas Ekonomi di Taman Tepian Mahakam, DLH-Dishub Tunggu Arahan Wali Kota

SAMARINDA–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda belum…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:36

Siap Lanjutkan Pembongkaran Bantaran SKM

Sekitar 80 orang atau perwakilan pemilik rumah dari 99 orang…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:35

Soal Laporan Masyarakat Adanya Tambang Ilegal ke Polisi, Masih Sebatas Mempelajari

SAMARINDA–Langkah tegas korps Bhayangkara Samarinda dalam memberantas mafia tambang ilegal…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:33

Antar Ganja, Hanief Gagal Pulang

TRANSAKSI narkoba di Jalan Pramuka, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu,…

Selasa, 19 Oktober 2021 20:37

Koalisi Dosen Universitas Mulawarman, "Tolak dan Usut Tuntas Tambang Ilegal"

Koalisi Dosen Universitas Mulawarman mengirim surat terbuka yang ditujukan kepada …

Senin, 18 Oktober 2021 15:19

Pengelola SPBU Diminta Atur Antrean

ANTREAN kendaraan berat di sekitar sejumlah stasiun pengisian bahan bakar…

Senin, 18 Oktober 2021 15:18
Imbas Penjadwalan Pelaksanaan Ujian Susulan Peserta Terkonfirmasi Covid-19

Pengumuman Hasil SKD CPNS Terancam Molor

SAMARINDA – Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diikuti…

Senin, 18 Oktober 2021 15:17

Pertanyakan Izin Berjualan, Belum Ada Kepastian, Rusmadi: Pedagang Jangan Khawatir

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Taman Tepian…

Senin, 18 Oktober 2021 15:16

Imbas Aktivitas Tambang Ilegal di Muang Dalam, Bandara dan Waduk Ikut Terdampak

SAMARINDA – Pertambangan di Muang Dalam, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers