MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Jumat, 24 September 2021 13:47
Kelanjutan Pembangunan Embung Aji Raden Dipertanyakan
Embung Aji Raden

LANJUTAN pembangunan Embung Aji Raden di Kota Balikpapan dikhawatirkan tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Pasalnya, hingga trimester ketiga 2021, pembangunan embung yang berlokasi di Balikpapan Timur itu masih dibayangi ketidakpastian pembebasan lahan.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengatakan, pembebasan lahan Embung Aji Raden telah disepakati saat pembahasan anggaran antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balikpapan.

“Mudah-mudahan bisa terserap. Memang masalahnya di proses administrasi pembebasan lahannya. Kalau dari sisi anggaran, sebenarnya kalau sudah siap, berapa pun dibayar,” katanya. Pria ramah ini mengungkapkan, secara politis, wali kota dan DPRD Balikpapan berkomitmen menyelesaikan pembebasan lahan lanjutan pembangunan Embung Aji Raden.

Karena keberadaan embung ini, merupakan solusi penyediaan air baku Kota Balikpapan. “Cuma memang di proses administrasinya. Karena banyak masyarakat di situ (lahan Embung Aji Raden) yang harus ditangani. Dan ini sering masih terhambat,” aku Agus. Banyaknya masalah kepemilikan lahan yang tumpang tindih itu, membuat pihaknya khawatir. Anggaran yang dialokasikan bisa tidak terserap. Padahal, dalam penyusunan anggaran, TAPD dan Banggar DPRD Balikpapan telah sepakat menyediakan anggaran pembebasan lahan Embung Aji Raden.

“Ternyata nanti secara administrasi tidak selesai. Kan sayang uangnya, meluncur di tahun 2022. Dan di tahun 2022 juga sudah kita siapkan alokasi anggaran untuk pembebasan. Jadi saya kira prosesnya perlu dukungan BPN (Badan Pertanahan Nasional),” harap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Balikpapan Tatang Sudirja mengungkapkan, pembebasan lahan lanjutan pembangunan Embung Aji Raden saat ini memasuki tahapan appraisal (penilai). Pada APBD Murni Balikpapan 2021, dialokasikan anggaran sekira Rp 15 miliar. Dengan luas lahan yang ditargetkan dapat dibebaskan sekira Rp 21 hektare. “Masalahnya, kami sangat tergantung pada panitia (pengadaan lahan). Dalam hal ini, ditangani BPN (Badan Pertanahan Nasional) Balikpapan,” katanya.

Tatang menuturkan, belum menyiapkan skenario terburuk, apabila target pembebasan lahan tidak bisa diselesaikan hingga akhir tahun ini. Apalagi, anggaran tersebut belum pasti tersedia. Karena mendapat catatan khusus dari Bappeda Litbang. “Makanya dananya di-“bintangi” (diberi tanda bintang). Tapi, kami berusaha maksimal dan berkoordinasi dengan instansi terkait pengadaan lahan ini. Saat ini tim penilai sudah turun lapangan mudahan bisa secepatnya selesai. Dan semoga tuntas agar masyarakat tenang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda Harya Muldianto mengungkapkan, kegiatan fisik Embung Aji Raden merupakan tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BWS Kalimantan IV Samarinda. Kegiatan awal pembangunan tampungan air yang berada di RT 16, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur itu, sudah diselesaikan pada 2018.

“Kami masih menunggu penyelesaian pembebasan tanah Pemkot Balikpapan. Untuk pekerjaan fisik nanti secara bertahap akan diselesaikan bersamaan dengan proses penyelesaian lahan,” katanya. Dia mengungkapkan, walau masih terkendala lahan yang belum dibebaskan, pihaknya tetap melakukan beberapa pekerjaan fisik Embung Aji Raden yang akan memiliki kapasitas produksi air baku 100 liter per detik.

Dikatakan Harya, pengerjaan tubuh embung, bangunan pelimpah, dan intake sudah selesai sesuai kontrak 2020. “Lahan yang belum bebas untuk waduk (daerah genangan) dan jalur pipa transmisi ke WTP Teritip,” ucap mantan kepala BWS Maluku Utara (Malut) ini. Pria berkacamata ini melanjutkan, kebutuhan lahan yang akan digunakan untuk waduk atau areal genangan embung sekitar 50 hektare. Sementara itu, untuk jalur pipa transmisi membutuhkan lahan sekitar 15 hektare. Sehingga luas lahan keseluruhan yang dibutuhkan sekitar 65 hektare.

Apabila hingga akhir tahun ini kebutuhan lahan tersebut masih belum dipenuhi, BWS Kalimantan IV Samarinda tidak bisa melakukan pekerjaan lanjutan. Berupa penyelesaian tubuh embung, perkuatan saluran pembuangan, perkuatan tebing sisi kiri pelimpah, jaringan pipa transmisi, dan pembuatan rumah penjaga embung. “Anggaran tambahan masih kami usulkan, sekitar Rp 85 miliar,” tutup Harya. (kip/riz/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 20:46

Balikpapan Targetkan Cakupan Vaksin 80 Persen hingga Akhir Tahun

BALIKPAPAN – Setiap hari di berbagai wilayah Kota Minyak, Pemkot Balikpapan…

Selasa, 19 Oktober 2021 20:43

Penerapan PeduliLindungi di Mal Balikpapan Masih Opsional, Mal Pilih Perketat Prokes

BALIKPAPAN – Berdasarkan instruksi menteri dalam negeri menetapkan PeduliLindungi atau protokol…

Selasa, 19 Oktober 2021 20:42

Vaksinasi dan PPKM di Balikpapan, Efektif Tekan Kasus Covid

BALIKPAPAN – Kota Minyak berhasil turun status menjadi PPKM level 2…

Selasa, 19 Oktober 2021 20:41

Serbuan Vaksinasi Dosis II Lanud Dhomber Tetap Mengutamakan Protokol Kesehatan

BALIKPAPAN-Lanud Dhomber Terus menerjunkan para nakes dalam serbuan vaksinasinya. Dalam…

Selasa, 19 Oktober 2021 16:06

Belum Terapkan PeduliLindungi, Perketat Prokes

BALIKPAPAN – Berdasarkan instruksi menteri dalam negeri menetapkan PeduliLindungi atau…

Selasa, 19 Oktober 2021 16:05

Vaksinasi dan PPKM Efektif Tekan Kasus Covid

BALIKPAPAN – Kota Minyak berhasil turun status menjadi PPKM level…

Selasa, 19 Oktober 2021 16:04

Target Cakupan Vaksin 80 Persen hingga Akhir Tahun

BALIKPAPAN – Setiap hari di berbagai wilayah Kota Minyak, Pemkot…

Selasa, 19 Oktober 2021 16:02

PTM, Sekolah Ikuti Pedoman Disdikbud

BALIKPAPAN - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Balikpapan kembali berjalan…

Selasa, 19 Oktober 2021 16:00

Balikpapan Berhasil Turun PPKM Level 2 

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah pusat resmi menetapkan Kaltim telah masuk…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:48

Ayo Urus KIA, Akan Jadi Syarat Administrasi Kependudukan

Berdasar data Disdukcapil, dari total 200-an ribu, terdapat sekitar 40…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers