MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 23 September 2021 20:09
Pengakuan Ayah Janin Korban Aborsi, Kenal NA dari WeChat dan Berhubungan Badan 6 Kali di Indekos
Ayah janin korban aborsi berkaos hijau

SAMARINDA - Jajaran Polsek Samarinda Ulu turut mengamankan ayah dari janin korban aborsi yang ditemukan meninggal di pot bunga Jl Wolter Monginsidi pada hari Rabu (22/9/2021). 

Ayah korban janin aborsi tersebut berinisial Yr diperiksa polisi dengan status saksi. Ia mengenal pelaku inisial NA dari aplikasi percakapan WeChat pada Agustus 2020 lalu. 

"Sudah lama. Dari bulan Agustus sampai 2020 bulan lima. Kenalnya lewat wechat. Terus diajak ketemu. Ya pas ketemu dikasih nomor WA. Jadi kita saling kontak," kata Yr. 

Pria bekerja sebagai sopir ekspedisi mengenal pelaku aborsi NA kuliah di salah satu universitas di Samarinda. Keduanya melakukan hubungan badan 6 kali di indekos. 

Setelah itu, keduanya berpisah. Pelaku aborsi NA yang meminta putus hubungan dan selalu marah bila dihubungi Yr. 

"Dia minta putus. Dia blokir nomor WA saya. Katanya sudah punya cowok dan dia pasang foto cowok di website. Saya telepon, dia selalu marah. Dia pernah WeChat bilang kamu mau apa. Saya sudah punya cowok," kata Yr. 

Pria Yr mengetahui bahwa NA hamil dan ingin bertanggung jawab. Keluarganya sempat hendak mendatangi keluarga NA namun ditolak. 

"Sempat keluarga saya mau mendatangi keluarganya. Keluarga saya mau kesana. Tapi dihalangi. Katanya mau apa. Dia hina saya. Dia bilang kamu monyet, miskin dan tak mau hidup menderita," jelas Yr. 

Sebelumnya, masyarakat di Jalan Wolter Monginsidi Gang 2 RT 22 Kelurahan Dadi Mulya, digegerkan penemuan jasad janin di dekat pot bunga tertutup pasir di kamar 202 indekos Swadaya, Rabu (22/9/2021). 

Penemuan itu, membuat ada dugaan janin berasal dari aborsi alah satu mahasiswi penghuni indekos berinisial NA (25). Kepolisian mendapat laporan kejadian ini langsung melakukan penyelidikan dengan memasang garis polisi. 

Tim dari Inafis Satreskrim Polres Samarinda olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hampir satu jam pada sore hari. Peralatan seperti ember merah, kantong plastik berisi minuman bersoda dengan bercak darah dan kotak berisi janin diamankan. Sedangkan jasad janin dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjachranie.

Terkuaknya kasus ini adanya laporan dari rumah sakit ke polisi dikarenakan ada wanita alami pendarahan. (myn)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:19

Pengelola SPBU Diminta Atur Antrean

ANTREAN kendaraan berat di sekitar sejumlah stasiun pengisian bahan bakar…

Senin, 18 Oktober 2021 15:18
Imbas Penjadwalan Pelaksanaan Ujian Susulan Peserta Terkonfirmasi Covid-19

Pengumuman Hasil SKD CPNS Terancam Molor

SAMARINDA – Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diikuti…

Senin, 18 Oktober 2021 15:17

Pertanyakan Izin Berjualan, Belum Ada Kepastian, Rusmadi: Pedagang Jangan Khawatir

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Taman Tepian…

Senin, 18 Oktober 2021 15:16

Imbas Aktivitas Tambang Ilegal di Muang Dalam, Bandara dan Waduk Ikut Terdampak

SAMARINDA – Pertambangan di Muang Dalam, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda…

Minggu, 17 Oktober 2021 18:47

Diduga Hendak Curi Pipa Besi, Kapal Kayu Kerap Merapat di Pengaman Tiang Jembatan Mahulu

SAMARINDA - Dugaan aksi pencurian besi penghubung dan pengaman tiang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 20:22

Dukung Pencegahan Penyebaran Covid-19, Pusamania Gelar Vaksinasi

SAMARINDA - Pandemi covid-19 di kota Samarinda semakin menurun berkat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 20:20

Wali Kota Samarinda Temui Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, 2 Permintaan Dipenuhi

PEKALONGAN- Disela-sela mengikuti kegiatan APEKSI di Jogjakarta, Walikota Samarinda menempuh…

Sabtu, 16 Oktober 2021 17:19

Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel dengan Luka Tusukan di Perut

SAMARINDA - Sesosok jasad perempuan dengan luka bagian perut ditemukan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:03

Komisi III DPRD Samarinda Cek Lokasi Tambang Batu Bara Konsesi IUP PT Tiara Bara Borneo

Komisi III DPRD Kota Samarinda kembali melanjutkan agenda kunjungan ke…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:00

Pungli PSTL Lurah, Tarif Pungli Berdasarkan Lokasi, Disesuaikan Klasifikasi Tanah

Lurah Sungai Kapih Edi Apriliansyah yang berstatus aparatur sipil negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers