MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Kamis, 23 September 2021 15:19
Tanamkan Percaya Kepada Anak

BAGI Nur Kolisha, mulanya dia merasa bahwa sex education mulai dikenalkan ketika anaknya pubertas. Tapi setelah membaca berbagai referensi, hal itu mestinya dimulai sejak dini.

Anak pertamanya kini duduk di bangku kelas 1 SMP. Awal tahun si sulung mendapat haid pertamanya. “Saya baru tahu ketika sudah mau selesai (siklus haid terakhir). Di situ ya merasa bersalah, kenapa enggak komunikasi terbuka dari dia masih kecil gitu ya,” beber perempuan 35 tahun itu.

Si sulung awalnya enggan untuk bercerita ke Nur. “Dia malu katanya. Nah dari situ saya mulai ajak dia ngobrol banyak. Di sekolahnya sebenarnya sudah diajarkan tentang reproduksi, tapi rasanya kurang privasi gitu ya misal si kakak ini pengin banyak tahu lagi,” jelasnya.

Berbagai pertanyaan Dira (anak pertamanya) dia jawab dengan hati-hati dan bijak. Kini dia memandang bahwa sex education memang mesti diajarkan sejak dini. Hal itu dia terapkan kepada putri bungsunya yang berusia 4 tahun.

Pandemi membuat waktunya bersama anak-anak semakin banyak. Termasuk membekali pengetahuan tentang bagaimana anak menghargai tubuhnya. “Ini saya kan lagi hamil 5 bulan, yang paling kecil tanya, kok bisa sih. Saya jelaskan kalau ini dari hubungan suami-istri, nah hubungan suami-istri itu apa? Nanti bakal adek tahu kalau sudah besar dan menikah,” ungkapnya meniru penjelasannya pada sang anak.

Dia tak merasa bahwa hal itu terlalu tabu. Anak keduanya itu juga terbiasa untuk menjaga aurat. “Misal kalau ada bapaknya di rumah, dia malu kalau cuma pakai kaus dalam. Minta pakai baju yang tertutup lengannya,” jelas Nur.

Bagi dia, tidak ada bekal yang lebih baik untuk anak-anaknya selain ilmu. Termasuk bagaimana sex education untuk membentengi diri. Kini Dira juga terbuka dengan sosial medianya. Dia bersyukur anaknya itu tidak membuka konten bersifat pornografi.

“Dulu sempat merasa kayak khawatir gitu. Apalagi ketika dia sudah haid. Misal dia asyik di depan handphone-nya, rasanya tu kayak kepo. Alhamdulillah sih dia enggak macam-macam. Pernah coba cek dan aman ternyata. Saya yang terlalu cemas, makanya sekarang modal percaya sama terus banyak ngobrol-ngobrol gitu,” tutupnya. (rdm/ndu)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 01:05

Begini Tren Fesyen Muslim Kekinian

Pasar penjualan produk fesyen muslim di tanah air semakin maju.…

Rabu, 20 Oktober 2021 01:01

Fungsi Vitamin D dan Kalsium Guna Cegah Pengeroposan Tulang

Menjaga tulang sehat harus dimulai sejak dini. Sebab pengeroposan tulang…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:57

Kerapu Kertang dan Kerapu Macan Dikawinkan, Begini Nih Hasilnya....

Kerapu identik dengan spesies ikan air laut. Namun, kini beberapa…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:12

Terinspirasi dari Lautan, Simak Tren 4 Warna Rambut Tahun Depan

Beberapa bulan lagi, tahun baru akan datang. Menjelang semangat yang…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:39

Waspada Gangguan Kelainan Kornea, Bisa Picu Kebutaan

Gangguan penglihatan akibat kelainan kornea bisa memicu kebutaan. Kebutuhan donor…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:37

Catat..!! Tinggi Badan Anak Tak Selalu Ditentukan Genetik Ortu

Masa pertumbuhan anak terjadi secara sangat cepat jika didukung dengan…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:36

Ini 5 Tips Jitu Ubah Kamar Tidur Sempit Agar Lebih Nyaman

Punya kamar tidur yang berukuran kecil seringkali memengaruhi kenyamanan saat…

Senin, 04 Oktober 2021 11:21

Biarkan Anak Memecahkan Masalah

ADA sebagian orang tua yang memberikan perlindungan berlebih kepada buah hati.…

Jumat, 01 Oktober 2021 10:12

Pantun tentang Petani

BERTEPATAN dengan momen panen raya, Ledia Hanifa secara khusus membuat…

Senin, 27 September 2021 10:19

Dipicu Terlalu Lama di Depan Gadget, Waspadai Sindrom Mata Kering

Sejak virus korona menyeruak dan menjadi sebuah pandemi, banyak kebiasaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers