MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 20 September 2021 21:14
Hetifah Adakan Workshop Optimalisasi DAK Pendidikan Bagi Tenaga Pendidikan di Samarinda

SAMARINDA - Untuk optimalisasi dalam pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK), Hetifah Sjaifudian Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga bermitra dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) adakan workshop bertajuk “Optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK Fisik dan Non Fisik-BOS) dalam Peningkatan Mutu Pendidikan”. 

Hadir sebagai narasumber, Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI),  Mulyatsyah (Direktur SMP Kemdikbud), Asli Nuryadin (Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda) dan Abd Rachim AF (Pakar Pendidikan Kalimantan Timur). 

Acara yang diadakan secara fisik di Swissbel Hotel Samarinda tersebut diikuti oleh sekitar 100 orang Kepala Sekolah dan guru SMP Negeri dan Swasta di Samarinda.

Dalam sambutannya Mulyatsyah sampaikan peran usulan daerah dalam optimalisasi DAK.

“Kota Samarinda tahun ini sedikit lebih kecil DAK nya dibandingkan dengan kota lain. Usulan sangat menentukan besar kecil suatu daerah mendapatkan DAK. Oleh karena itu, tahun mendatang harus dilakukan optimalisasi DAK, berdasarkan usulan-usulan faktual, baik fisik maupun non fisik,”paparnya.

Lebih lanjut, Mulyatsyah juga sampaikan terkait Program DAK Non Fisik atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “BOS merupakan salah bentuk bantuan yang diberikan negara dalam melancarkan pendidikan. Kini, sekolah memiliki keleluasaan dalam menggunakan BOS. Oleh karena itu, mohon Bapak Ibu mengutamakan selalu akuntabilitas dan efisiensi dalam penggunaan BOS,” lanjutnya.

Tanggapi hal tersebut, Hetifah Sjaifudian juga sampaikan perjuangan DPR RI terkait dana BOS.

“Salah satu perjuangan kami di Komisi X adalah terkait aturan BOS yang mensyaratkan paling sedikit 60 peserta didik selama 3 tahun terakhir di satuan pendidikan," katanya dalam rilisnya. 

"Kami rasa aturan tersebut perlu dikaji ulang. Pasalnya, sedikitnya jumlah siswa di suatu sekolah tentunya tak semata akibat buruknya kualitas pendidikan yang diberikan di sekolah tersebut. Kebijakan ini pada pelaksanaannya justru berpotensi menghambat hak anak untuk mendapatkan pendidikan. Kini, Kemdikbud meninjau kembali Juknis BOS Reguler tersebut,” ujar legislator Dapil Kalimantan Timur tersebut.

Hetifah juga soroti peran sekolah dan daerah dalam optimalisasi DAK Pendidikan. “Pada akhirnya, alokasi DAK Pendidikan juga dipengaruhi oleh data sekolah serta usulan daerah. Oleh karena itu, saya dorong agar Kepala Sekolah dan guru selalu memastikan update data di Dapodik. Jangan sampai DAK Pendidikan Samarinda di tahun berikutnya menurun lagi karena update data serta usulan daerah belum optimal,” pungkasnya.

Workshop pendidikan kerjasama Direktorat SMP Ditjen PAUD dan Dikdasmen Kemendikbudristek RI dengan Wakil Ketua Komisi X terkait Optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK Fisik dan Non Fisik-BOS) dalam Peningkatan Mutu Pendidikan ini dilaksanakan di tiga kota yaitu Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan, kepada para Kepala Sekolah dan Guru. (myn)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 11:58
Literasi Media #2 “ Kredibilitas Media Penyiaran dan Kepentingan Publik’’

Jaga Kredibilitas Media dan Tingkatkan Literasi Pemirsa

SAMARINDA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:38

Soal Rencana Pembukaan Aktivitas Ekonomi di Taman Tepian Mahakam, DLH-Dishub Tunggu Arahan Wali Kota

SAMARINDA–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda belum…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:36

Siap Lanjutkan Pembongkaran Bantaran SKM

Sekitar 80 orang atau perwakilan pemilik rumah dari 99 orang…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:35

Soal Laporan Masyarakat Adanya Tambang Ilegal ke Polisi, Masih Sebatas Mempelajari

SAMARINDA–Langkah tegas korps Bhayangkara Samarinda dalam memberantas mafia tambang ilegal…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:33

Antar Ganja, Hanief Gagal Pulang

TRANSAKSI narkoba di Jalan Pramuka, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu,…

Selasa, 19 Oktober 2021 20:37

Koalisi Dosen Universitas Mulawarman, "Tolak dan Usut Tuntas Tambang Ilegal"

Koalisi Dosen Universitas Mulawarman mengirim surat terbuka yang ditujukan kepada …

Senin, 18 Oktober 2021 15:19

Pengelola SPBU Diminta Atur Antrean

ANTREAN kendaraan berat di sekitar sejumlah stasiun pengisian bahan bakar…

Senin, 18 Oktober 2021 15:18
Imbas Penjadwalan Pelaksanaan Ujian Susulan Peserta Terkonfirmasi Covid-19

Pengumuman Hasil SKD CPNS Terancam Molor

SAMARINDA – Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diikuti…

Senin, 18 Oktober 2021 15:17

Pertanyakan Izin Berjualan, Belum Ada Kepastian, Rusmadi: Pedagang Jangan Khawatir

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Taman Tepian…

Senin, 18 Oktober 2021 15:16

Imbas Aktivitas Tambang Ilegal di Muang Dalam, Bandara dan Waduk Ikut Terdampak

SAMARINDA – Pertambangan di Muang Dalam, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers