MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 20 September 2021 12:08
PDIP Menunggu Kontemplasi Megawati
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) tidak menjadikan hasil survei elektabilitas tokoh sebagai patokan menetapkan kandidat yang akan bertarung. PDIP memastikan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung adalah keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP saat ini fokus pada kaderisasi dan bekerja untuk rakyat. Meski demikian, akan tiba waktunya PDIP menentukan siapa capres/cawapres yang diusung. Seluruh kader partai akan menyerahkannya kepada Megawati. Dia meyakini Presiden Kelima RI itu akan memilih calon melalui kontemplasi, mendengarkan suara rakyat, dan mempertimbangkan banyak aspek strategis.

Menurut dia, untuk menjadi presiden, wakil presiden, atau menteri sekalipun, PDIP meyakini hal itu selalu ada campur tangan Tuhan. ''Selalu ada suara arus bawah, suara rakyat yang kemudian terakumulasi membentuk keyakinan," jelas dia Sabtu (18/9)

Alumnus Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, sejumlah lembaga survei memang sudah merilis hasil riset mengenai elektabilitas beberapa kader banteng. Namun, Hasto memastikan partainya tidak akan menjadikan elektabilitas sebagai alat ukur.

Mantan anggota DPR RI Itu menjelaskan bahwa Megawati akan memohon petunjuk kepada Tuhan Yang Mahakuasa. “Tradisi itu dijalankan Bu Mega. Dalam kongres juga disebutkan itu hak prerogatif Bu Mega sehingga pada waktunya pasti diumumkan calonnya," ujarnya.

Terkait dengan wacana jabatan presiden tiga periode, Hasto menegaskan, partainya menolak hal itu. PDIP akan patuh sepenuhnya pada aturan konstitusi yang sudah ada. (lum/bay)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 00:46

KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap Izin Perkebunan

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

ICW Duga Ada Kekuatan Besar yang Menghambat KPK Menangkap Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum bisa menangkap daftar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:44

Biaya Minimal Umrah Bisa Kurang dari Rp 26 Juta

Sambil menunggu dibukanya pengiriman jamaah umrah, Kementerian Agama (Kemenag) menggodok…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:18

Syarat Karantina Bisa Hambat Wisatawan

JAKARTA -Syarat karantina selama 5 hari bagi para pelancong yang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:37
KontraS Dorong Polres Proses Hukum Pelaku

Kejadian Mahasiswa Di-Smackdown Polisi Langgar Prinsip HAM

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:34

Penggerebekan Kantor Pinjol Diwarnai Isak Tangis

JAKARTA - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjam online (pinjol)…

Jumat, 15 Oktober 2021 12:14

Novel Baswedan Kini Jadi YouTuber Antikorupsi

Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mulai…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:25

19 Negara Boleh Masuk Bali, Hanya Berlaku Untuk Penerbangan Langsung ke Bali dan Kepulauan Riau

JAKARTA- Pemerintah memberikan izin pada wisatawan dari 19 negara di…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:12

Target Pangkas Populasi Masyarakat Miskin

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, Indonesia masih memiliki…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:49

Parpol Buka Peluang Koalisi ke Gerindra, Urusan Figur Capres-Cawapres Masih Cair

JAKARTA - Sejumlah partai politik (parpol) membuka diri untuk berkoalisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers