MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 18 September 2021 10:23
Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini, persentasenya sampai September 2021 ini masih terbilang rendah. Kepala Dinas Kesehatan Paser I Dewa Made Sudarsana mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 pertengahan September ini mencapai 22 persen.

Meski pada minggu ketiga Agustus 2021 lalu masih 14,5 persen, dia optimistis cakupan ini akan terus meningkat. Tiap puskesmas akan meningkat vaksinasi hingga menjadi 25 persen.

“Peningkatan cakupan vaksinasi karena bukan hanya vaksinasi yang dilakukan pemerintah daerah, melainkan banyak pihak yang mendukung kegiatan ini. Di antaranya, TNI-Polri, organisasi keagamaan, dan perusahaan,” kata Dewa, Jumat (17/9).

Dia telah mengirim petugas untuk mengambil 1.300 dosis vaksin, kemudian menyusul 2.300 dosis. Pemerintah daerah telah melakukan vaksinasi terhadap pelajar dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka. Sebelumnya Pemkab Paser menargetkan sasaran vaksinasi kepada 800 pelajar yang saat ini sudah dilaksanakan secara bertahap. Kemudian, TNI-Polri juga melakukan hal serupa terhadap 500 pelajar SMA 1 Tanah Grogot.

Dewa mengatakan, tetap melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat dan pelajar karena kedua-duanya sangat penting dalam membentuk herd immunity atau imunitas komunal/kekebalan tubuh kelompok (dalam jumlah banyak).

“Vaksinasi kepada masyarakat dan pelajar, dua-duanya kita kejar. Jenis vaksin Sinovac diberikan kepada para pelajar. Ini sesuai arahan bupati untuk persiapan pembelajaran tatap muka,” kata mantan staf ahli itu.

Dewa berharap program vaksinasi ini dapat diikuti lapisan masyarakat sesuai dengan usia yang disyaratkan meski dalam kegiatan itu tidak semua masyarakat yang bisa divaksin. Masyarakat harus mau divaksinasi sesuai usianya walaupun di dalam vaksinasi itu ada kontra indikasi (kondisi di mana tubuh tidak bisa menerima obat/vaksin).

“Tentu sebelum divaksinasi dipastikan petugas akan memeriksa dulu, sehingga layak atau tidak (divaksin) dari hasil pemeriksaan petugas tersebut,” tuturnya. (jib/rdh/k16)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:03

Vaksinasi Pelajar Terus Digencarkan Lanal Sangatta 

SANGATTA - Vaksinasi di Kutai Timur (Kutim) terus digencarkan. Bahkan…

Senin, 18 Oktober 2021 15:14

Perempuan Tewas di Kamar Hotel, Penuh Luka Tusuk, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

SAMARINDA – Kamar 508 Hotel MJ Samarinda menjadi pusat perhatian…

Senin, 18 Oktober 2021 15:11

Stok Darah di Berau Mulai Terpenuhi

TANJUNG REDEB – Sempat terjadi kelangkaan stok darah di Markas…

Senin, 18 Oktober 2021 15:11

Masuk 5 Besar Komoditas Andalan, Produksi Kakao Berau Capai 787,66 Ton

TANJUNG REDEB – Kakao saat ini menjadi satu di antara…

Senin, 18 Oktober 2021 15:09

SMP 1 Bidukbiduk Masih Disegel, Legislator Minta Pemkab Cari Solusi

  TANJUNG REDEB – Penyegelan SMP 1 Bidukbiduk, sampai ke…

Senin, 18 Oktober 2021 15:07

Dorong Bank Turunkan Bunga Pinjaman

TANJUNG REDEB - Kebijakan pemerintah pusat memberikan nilai kurs kepada…

Minggu, 17 Oktober 2021 20:58

Polda Kaltim dan PT Indexim Coalindo Gelar Vaksinasi Massal

SANGATTA – Bersama PTIndexim Coalindo (IC), Polda Kaltim secara serentakmenggelar…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:01

Ketika Gubernur Kaltim Isran Noor Subuh-Subuh Kunjungi Gunung Boga, “This is So Beautiful and Amazing” - Judul

Untuk pertama kalinya, Gubernur Kaltim Isran Noor mengunjungi kawasan wisata…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:00

Kerusakan Hutan Parah, Sinyalemen Kuat Penyebab Banjir Paser dan PPU

Peneliti mencatat kerusakan hutan parah akibat deforestasi oleh perusahaan pemegang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:57

Warga Adat Harus Dilibatkan Diskusi IKN

PENAJAM - Aspirasi kontra terhadap rencana ibu kota negara (IKN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers