MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 17 September 2021 12:09
Trans Kalimantan di Kubar Tergenang, Waspada! Lubang-Lubang di Jalan Makin Besar
JALAN TERENDAM: Warga Kampung Muara Beloan harus menggunakan ketinting untuk melintasi jalan yang terendam banjir.

SENDAWAR–Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kutai Barat (Kubar). Terparah banjir merendam ribuan rumah di sejumlah kampung Kecamatan Siluq Ngurai, Jempang, Muara Pahu, Bongan, Melak, dan Mook Manaar Bulatn. Ketinggian banjir bervariasi antara 1–2 meter.

Banjir tersebut membuat ruas jalan trans Kalimantan terendam banjir. Terparah di Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang. “Tinggi sudah airnya mencapai 1,7 meter, Pak. Kalau sepeda motor sulit dilintasi. Kalau roda empat bisa tapi sangat rawan,” kata Mada, warga Kubar kepada media ini, kemarin.

Badan jalan yang terendam banjir ada beberapa titik berlubang. Sehingga ketika memaksakan melintasi jalan terendam banjir harus menggunakan jasa pemandu. “Kalau tidak, dikhawatirkan masuk lubang dan semakin dalam,” terangnya.

Banjir karena hujan hampir setiap hari mengguyur. Apalagi sejumlah kecamatan sepanjang jalan trans Kalimantan berada di daerah daratan rendah. Karena curah hujan tinggi, sehingga sejumlah alur anak sungai airnya meluap. Seperti di Kecamatan Jempang dan Siluq Ngurai.

Camat Jempang Jumra membenarkan, banjir terjadi sejak Rabu (15/9) hingga kemarin, air masih merangkak naik. Tidak saja merendam rumah warga. Melainkan juga merendam jalan trans Kalimantan, akses Kubar-Samarinda.

Petinggi Muara Tae Sinta mengatakan, banjir kali ini lebih besar. Hampir sama banjir pada 2005. “Kalau tahun-tahun di antaranya banjir hanya beberapa sentimeter ketinggian air. Banjir kali ini sangat besar. Bahkan jika masih hujan sehingga banjir bisa lebih parah,” kata Sinta.

Sementara banjir di Muara Pahu juga merugikan 17 hektare lahan padi. “Lahan sawah siap panen yang terendam banjir gagal panen itu 17 hektare meliputi tiga kampung, yakni Kampung Sebelang 9 hektare, Tepian Ulaq 3 hektare, dan Jerang Dayak 5 hektare,” kata Aspar.

Sementara banjir ini pun memutuskan akses jalan ke Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu. “Akses jalan sepanjang 9 kilometer terendam air semua. Warga hanya bisa menggunakan ketinting,” kata Hermadi, kepala Adat Muara Beloan.

Banjir pun menyulitkan warga ke ibu kota kabupaten. “Kita berharap peningkatan jalan oleh Pemkab Kubar harus menjadi perhatian. Karena banjir memuat kampung kami (Muara Beloan) terisolir,” katanya. (rud/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 21:24

Proyek Jalan Lingkar IKN Bisa Dimulai 2022

BALIKPAPAN–Perencanaan infrastruktur kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota negara…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:21

Imbas Curah Hujan Tinggi dan Pembukaan Lahan, Akses Bandara Lumpuh

SAMARINDA-Lalu lintas di Samarinda Utara nyaris lumpuh Senin (18/10). Banjir…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:18

Fungsi Kaltim “Disunat”, Tak Bisa Banyak Berbuat

  HARGA batu bara lagi tinggi-tingginya. Kondisi itu bisa memicu terjadinya…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:12

Membebaskan Pelabuhan Feri Penajam dari Praktik Cashback Perlu Ketegasan dari Regulator

SAMARINDA–Praktik cashback di pelabuhan feri masih terjadi. Terutama kendaraan yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:46

Drama Pencopotan Makmur Bakal Panjang, Berlanjut ke Pengadilan, Golkar Singgung Senioritas dan Legawa

SAMARINDA–Langkah Makmur HAPK untuk mengadang upaya DPD Golkar Kaltim yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:44

IKN yang Tanpa Merusak Hutan

Oleh: Dr Isradi Zainal Rektor Universitas Balikpapan   GREEN city merupakan…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Masih Ada Cashback, Operator Diminta Lapor

Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan diyakini sudah terbebas dari praktik cashback atau uang…

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Sulitnya Pelabuhan Feri Terbebas dari Praktik Cashback, Sepi di Kariangau, Kini Masif di Penajam

Pengondisian muatan di pelabuhan feri belum sepenuhnya hilang. Nyatanya masih…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Klaim Beri Contoh, ASDP Menolak Cashback

KANTOR ASDP Indonesia Ferry Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes sepi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers