MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 17 September 2021 12:05
Perkara Korupsi MGRM di Pengadilan Tipikor Samarinda, Minta Hadirkan Saksi secara Luring

SAMARINDA–Tim JPU Kejati Kaltim menghadirkan Rita Rosadi ke sidang lanjutan korupsi proyek tangki timbun dan terminal BBM di PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM). Dokter di Rutan Klas IIA Sempaja itu dihadirkan untuk menerangkan seperti apa kesehatan Iwan Ratman–terdakwa dalam kasus ini–dua pekan terakhir.

“Rekam medik terdakwa memang ada riwayat diabetes. Selain itu, vertigo dan syaraf tulang belakang yang terjepit,” ucapnya di depan majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda, (16/9).

Namun, semua gejala itu di hadapan majelis hakim yang dipimpin Hasanuddin itu harus diperiksa komperehensif di rumah sakit. Pada 2 September lalu, Iwan tak bisa mengikuti persidangan yang digelar secara virtual.

Pihak rutan mengonfirmasi jika terdakwa tak bisa bangun dari tempat tidurnya, dan menyarankan untuk memeriksa lebih lanjut kesehatannya ke rumah sakit pada 3 September. Kala itu, majelis hakim menerbitkan penetapan agar JPU mengawal terdakwa medical check up (MCU) ke RSUD AW Sjahranie.

Hasilnya, Iwan didiagnosis mengalami syaraf kejepit dan harus menjalani terapi. Sidang yang sempat diundur untuk digulirkan kembali pada 9 September kembali diagendakan ulang. Dalam persidangan virtual kemarin, Iwan hadir. Pihak medis rutan yang dihadirkan JPU menilai kondisi terdakwa yang ditahan sejak Februari 2021 lalu itu mulai membaik. “Masih dalam perawatan, mulai pulih,” tuturnya.

Namun, JPU mengira kondisi terdakwa masih belum fit, sehingga belum memanggil saksi-saksi yang akan diperiksa dalam persidangan, kemarin. “Kalau gitu dijadwalkan Senin 20 September untuk disidangkan kembali,” ungkap Hasanuddin.

Dia pun meminta JPU untuk bisa menghadirkan saksi ke persidangan luring lantaran pemeriksaan sering terantuk kualitas jaringan yang buruk. “Jika memungkinkan hadirkan ke sini saja (ke persidangan),” imbuhnya. Terlebih, ada sekitar 40 saksi dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) perkara tersebut.

Namun, JPU Zaenurrofiq tak bisa menjanjikan seluruh saksi itu bisa dihadirkan ke Pengadilan Tipikor secara langsung. Alasannya, sekitar 20 saksi dalam perkara yang ditenggarai merugikan negara mencapai Rp 50 miliar itu berada di Jakarta. “Sisanya di Kukar, untuk yang ini memungkinkan dan bisa diupayakan,” akunya ketika dikonfirmasi. (ryu/dra/k8)

 


BACA JUGA

Minggu, 24 Oktober 2021 12:37

Dua Pekerja Tambang dalam Mobil Tertimpa Longsor di Batuah

SAMARINDA - Dua pekerja tambang batubara, Kepala Teknik Tambang (KTT)…

Sabtu, 23 Oktober 2021 14:08

Bocah 8 Tahun Hilang Saat Banjir, Tim Penyelam dari SAR Dikerahkan

SAMARINDA - Seorang bocah 8 tahun atas nama Abdul Purnama…

Sabtu, 23 Oktober 2021 09:05

Kembangkan Growth Mindset, LP2M Unmul Gelar Pelatihan Softskill untuk Motivasi Kerja

SAMARINDA - Sebagian besar orang yang telah bekerja kerap terjebak…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:06

Tinjau Dapur Umum Bencana Banjir, Afif Rayhan Harun Beri Bantuan Keperluan Dapur dan Uang Tunai

SAMARINDA - Anggota DPRD Kota Samarinda Andi Muhammad Afif Rayhan…

Jumat, 22 Oktober 2021 11:08

Masyarakat Diintimidasi, Koalisi Dosen Unmul ke Polres Samarinda Minta Tambang Ilegal Ditindak

SAMARINDA - Perwakilan Koalisi Dosen Universitas Mulawarman sebanyak 6 orang…

Kamis, 21 Oktober 2021 20:02

Pendirian ISBI Kaltim Mendapatkan Lampu Hijau Dari Kemendikbud dan Ristek

SAMARINDA - Rencana pendirian Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI)…

Kamis, 21 Oktober 2021 17:30

Enam Kelurahan di Samarinda Masih Terendam Banjir, 11.994 Jiwa Terdampak

SAMARINDA - Sebanyak enam Kelurahan dari dua Kecamatan di kota…

Kamis, 21 Oktober 2021 17:27

Disebut Bukan Kader Lagi, Begini Komentar Pihak Makmur HAPK

SAMARINDA - Sekretaris DPD Golkar Kaltim Husni Fahruddin menyebut Makmur…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:35

Komisi II DPRD Samarinda Dukung Langkah Pemkot Kurangi Kebocoran PAD

Terobosan baru yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait sistem…

Rabu, 20 Oktober 2021 22:32

Afif Minta Antrean di SPBU Segera Ditindaklanjuti

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers