MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 16 September 2021 14:33
Undang-Undang Direvisi, Keistimewaan Kaltim Diatur
Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim disepakati masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.

BALIKPAPAN-Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim disepakati masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. RUU tersebut merupakan usulan Komisi II DPR RI yang turut membidangi pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah. Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan, masuknya RUU Kaltim dalam prolegnas prioritas bukan mengatur pembentukan provinsi baru.

Akan tetapi, hanya mengubah dasar hukum dari pembentukan provinsi yang bersangkutan. “Oleh karenanya, kami menyepakati dalam kumulatif terbuka,” katanya pada Rapat Kerja Badan Legislasi DPR RI dengan menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dan DPD RI, Rabu (15/9). Dia melanjutkan, pengertian RUU kumulatif terbuka adalah RUU tertentu yang dapat diajukan oleh DPR RI maupun presiden berdasarkan kebutuhan.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menyampaikan, pada Prolegnas Prioritas RUU 2021, RUU tentang Ibu Kota Negara (IKN) masih menunggu permohonan surat presiden (surpres). Bersama dengan RUU perubahan atas UU 35/2009 tentang Narkotika. “Mudah-mudahan saya dengan Pak menko (Menko Polhukam) bisa mempercepat (RUU) ini,” katanya. Yasonna menuturkan, pemerintah pada prinsipnya sepakat mempercepat penyelesaian RUU prioritas Prolegnas 2021 yang menjadi kewajiban bersama-sama DPR, DPD, dan pemerintah tanpa mengesampingkan sisi kualitas substansinya.

Mengenai adanya usulan RUU tentang Provinsi Kaltim, anggota Komisi II DPR RI Aus Hidayat Nur sempat mengusulkan wacana pemindahan ibu kota Provinsi Kaltim. Dari sebelumnya Samarinda menjadi Balikpapan. Dia beralasan, pemindahan ibu kota Kaltim untuk lebih memudahkan koordinasi pemerintahan. Karena jarak ibu kota provinsi dengan IKN baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), relatif dekat dengan Kota Balikpapan. “Jadi tidak sulit secara untuk koordinasi (pemerintah) provinsi dan (pemerintah) pusat di ibu kota negara. Jangan sampai, Balikpapan hanya sebagai tempat untuk lewat saja. Makanya lebih bagus, kalau ibu kota provinsi di Balikpapan,” usul dia, saat ditemui Kaltim Post, akhir pekan lalu.

Selain itu, menurut politikus PKS ini, secara infrastruktur, Kota Balikpapan dinilai lebih siap dari Kota Samarinda sebagai penyangga IKN. “Makanya (Balikpapan) ini bisa jadi (kota) penyangga utama (IKN) nanti,” sambung anggota DPR RI dapil Kaltim ini. Sebagai mitra Kementerian Dalam Negeri (Kemendari), Aus yang tergabung dalam Komisi II DPR RI mengungkapkan, revisi UU provinsi masih berjalan. “Yang akan panjang nanti pembahasannya, adalah UU Kalimantan, UU DKI Jakarta, UU Bali, dan UU Jogjakarta. Karena ada keistimewaan pada daerah tersebut,” ungkapnya.

Pria kelahiran Garut, 20 Juli 1961 juga menuturkan, saat ini, yang menjadi alas Pemerintahan Provinsi Kaltim berupa UU lama. Yang dibentuk sejak era Presiden Soekarno. Yakni UU 27/1959 tentang Penetapan UU darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Perpanjangan Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan. Selain itu, ada UU 25/1996 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Otonom Provinsi Kalbar, Kalsel, dan Kaltim. “Makanya ada semangat untuk cepat-cepat mengubah UU itu. Dan saya pikir itu harusnya kita selesaikan. Kita juga bisa belajar memindahkan ibu kota provinsi dari Samarinda ke Balikpapan. Dan juga, masyarakat intinya tidak kecewa, kalau misalnya IKN tidak jadi,” tandas Aus. (kip/riz/k16)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Sulitnya Pelabuhan Feri Terbebas dari Praktik Cashback, Sepi di Kariangau, Kini Masif di Penajam

Pengondisian muatan di pelabuhan feri belum sepenuhnya hilang. Nyatanya masih…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Klaim Beri Contoh, ASDP Menolak Cashback

KANTOR ASDP Indonesia Ferry Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes sepi…

Minggu, 17 Oktober 2021 22:07

Polisi Kantongi Hasil Visum Perempuan yang Tewas di Kamar Hotel, Ada 17 Luka Tusukan

SAMARINDA - Hasil visum dari tim forensik Rumah Sakit Umum…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:16
Pusat-Pemprov Keroyokan Bebaskan Lahan

Biar Tak Disebut Jembatan Abunawas, Segera Bangun Pendekat Pulau Balang

DOK/KP Jembatan Pulau Balang sudah tersambung. Namun, akses pendekatnya di…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:15
Studi Kelayakan Beres, Tahun Depan Mulai Dibangun

Tiongkok Lirik Tol Samarinda-Bontang

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut feasibility study (FS) atau studi…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:29

PASTINYA..!! Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara Perhatikan Kondisi Geologis

Pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara,…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:26

Segini Anggaran Pembangunan Ibu Kota Negara Tahap Satu

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Muliadi…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:24

Puluhan Lubang Bekas Tambang Menganga di IKN

PENAJAM - Tema seputar ibu kota negara (IKN) baru di…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:13
Angin Segar Berembus ketika Indonesia Bakal Kembali Memberangkatkan Jamaah Umrah

Mulai Berangkat Awal November, Biayanya Naik 15–25 Persen

Calon jamaah umrah Indonesia bisa mulai bersiap. Setelah ada lampu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers