MANAGED BY:
SABTU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 15 September 2021 13:00
Kasus Pencabulan, Oknum Dosen Dijerat Pasal Berlapis
Tersangka (tengah baju oranye)

Kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur menimpa seorang pelajar asal Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU). Terduga pelakunya adalah AL, oknum dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Balikpapan.

 

PENAJAM–Kasus asusila ini menarik perhatian publik, khususnya di PPU dan Balikpapan. Sebab, AL adalah publik figur. Pada pilkada serentak tahun lalu, dia tampil sebagai bakal calon wali kota Balikpapan melalui jalur independen.

AL kini ditahan di Polres PPU sejak Kamis, 9 September 2021. Korban berinisial P, pelajar berusia 14 tahun disebut-sebut sempat dibawa lari oknum dosen tersebut. Kasusnya terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polsek Babulu, yang kemudian dikembangkan penyidikannya oleh Satreskrim Polres PPU.

Dari hasil penyidikan, AL diduga kuat membawa korban tanpa sepengetahuan orangtuanya. Padahal, saat itu korban sedang menjalani proses pembelajaran di sekolahnya di Babulu.

“Tersangka ini membawa lari kemudian melakukan persetubuhan di salah satu hotel di Balikpapan,” kata Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasatreskrim Iptu Dian Kusnawan, sebagaimana siaran pers yang dikutip Kaltim Post.

Atas perbuatannya, AL dijerat pasal berlapis. Yaitu Pasal 81 Ayat 2 UU RI Nomor 17/2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1/2016, tentang Perubahan Kedua atas UU 23/2003 tentang Perlindungan Anak, menjadi UU jo Pasal 76 D UU 6/2014 tentang Perlindungan Anak.

Kemudian, Pasal 332 Ayat 1 KUHP tentang membawa lari seseorang. “Pelaku dipersangkakan dengan pasal berlapis, yang ancaman hukumannya 7 tahun dan 15 tahun penjara,” terang Iptu Dian.

Tersangka AL diketahui memiliki seorang istri dan dua anak. Terkait adanya korban lain, Dian menyatakan masih dalam proses pengembangan penyidikan. Sementara dari hasil visum kondisi fisik korban menyatakan adanya bekas persetubuhan antartersangka dan korban.

Dijelaskan Dian, saat ini korban dalam kondisi sehat dan tidak mengalami trauma psikis berat. “Korban sudah dibawa oleh orangtuanya dan sementara masih mendapat pendampingan dari Dinas Sosial,” tandasnya.

Sementara itu, kuasa hukum AL, Agus Wijayanto dan rekan, memberi klarifikasi, kemarin. “Kasus ini sangat memprihatinkan kita semua karena korban masih di bawah umur, ya,” kata Agus Wijayanto.

Pihaknya mendampingi sejak kali pertama kliennya itu berurusan dengan Polres Balikpapan, dan sampai saat ini ditahan di Mapolres PPU. “Nanti, yang banyak mendampingi AL adalah rekan Supriyadi,” katanya.

Ia mengatakan, memang awalnya cerita AL kepada kuasa hukum sedikit berbeda dengan temuan penyidik. Namun, dengan perkembangan penyidikan dan release media oleh Polres PPU itu nanti dibuktikan di persidangan.

“Saat ini, kita hormati proses yang sudah berjalan di penyidik Polres PPU,” ujarnya.

Menurut dia, kemungkinan ada rencana pemeriksaan kejiwaan terhadap kliennya. Mengingat, psikisnya agak berubah-ubah. “Kalau kita lihat profil AL ini kan aktivis dan pengamat sosial, dosen, dan pernah bakal calon wali kota. Tapi melihat adanya kejadian ini, sepertinya ada yang kurang pas. Perlu pemeriksaan kejiwaan agar jelas kondisi psikisnya bagaimana,” tambahnya.

Menurut AL, kata Agus Wijayanto, motifnya adalah menolong korban untuk dibawa ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PTP2A) Balikpapan karena korban curhat kepada AL sedang ada masalah.

“Jadi, bukan AL menculik atau membantu mencarikan pekerjaan. Karena selama ini AL juga sering mendampingi anak-anak yang mengalami kekerasan atau kabur dari rumah. Katanya sudah ada sembilan anak yang ditolong ke PTP2A Balikpapan, bisa dicek di sana,” katanya. (ari/kri/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 10:23

Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini,…

Sabtu, 18 September 2021 10:22

Pengumpul Koin untuk APBD di Penajam Paser Utara Diteror

PENAJAM - Pengumpulan uang koin dari masyarakat yang dikoordinasi oleh…

Jumat, 17 September 2021 20:36

BNPT Berikan Vaksinasi Bagi Mitra Binaan dan Warga Samarinda

SAMARINDA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Dinas…

Jumat, 17 September 2021 19:19

Perusahaan Sawit di Tabang Terancam Dicabut HGU, Anggota DPRD Kukar Anggap Disbun Sangat Tegas

Prokal.co, enggarong - Dinas Perkebunan (Disbub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

Jumat, 17 September 2021 10:43

Kata Bupati, Bandara Paser yang Sempat Mangkrak Itu Bakal Dilanjutkan Pembangunannya

TANA PASER - Angin segar berembus dari hasil kunjungan Bupati…

Jumat, 17 September 2021 10:40

Defisit Bukan Hanya PPU, Pengumpulan Koin Terus Bergerak di Masyarakat

PENAJAM - Fenomena defisit anggaran tidak hanya dialami Kabupaten Penajam…

Jumat, 17 September 2021 10:37

Wujudkan Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah, Bupati Tandatangani Kesepakatan Bersama BPD Kaltimtara

Dalam rangka mewujudkan digitalisasi transaksi keuangan daerah, Bupati Mahakam Ulu…

Jumat, 17 September 2021 10:35

Percepat Vaksinasi di 50 Kampung, Satgas Covid-19 Mahulu Jadwalkan Vaksin Jemput Bola

UJOH BILANG – Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) terus melaksanakan vaksinasi…

Jumat, 17 September 2021 10:12

Baru Difungsikan Plafon Puskesmas Berjatuhan

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini beredar video di tengah…

Jumat, 17 September 2021 10:08

PT Indexim Coalindo Serahkan Alat Kesehatan Kepada Satgas Covid-19 di Empat Kecamatan

SANGATTA - Dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 di Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers