MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Selasa, 07 September 2021 10:57
Efektivitas Daring yang Dipertanyakan

Mohammad Salehudin

Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

  

Pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh telah dilaksanakan hampir dua tahun di Indonesia seiring pandemi Covid-19. Kebijakan pembelajaran daring dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan RI. Mengacu pada Surat Edaran Kemendikbud Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)”. Bagian kebijakan tersebut adalah pembelajaran daring (penetapan belajar dari rumah). 

Beberapa masalah dalam pembelajaran daring dikemukakan dan dikeluhkan berbagai kalangan. Mulai orang tua dan guru. Dapat pula ditemukan dari beberapa hasil penelitian tentang masalah atau hambatan pada pembelajaran daring, permasalahannya tentang ketersediaan kuota yang membutuhkan biaya cukup tinggi, dan masalah lainnya. 

Jauh sebelum adanya pandemi Covid-19 melanda, dalam UU Sisdiknas 20/2003 terdapat ketentuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan Pasal 31 ayat (2) yang menyebutkan fungsi PJJ adalah memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler. 

PJJ memiliki prinsip pertama, adanya keterpisahan antara pendidik dan peserta didik lintas ruang dan waktu, sehingga lebih menekankan pada belajar secara mandiri. Kedua, Interaksi pembelajaran berbasis TIK menggunakan berbagai sumber belajar TIK dan media lain. Ketiga diorganisasikan secara sistematis dalam satu organisasi sesuai aturan yang berlaku dan keempat dimungkinkan adanya tatap muka secara terbatas. 

Untuk memperjelas pemahaman kita tentang proses pembelajaran daring itu, maka pembelajaran daring adalah pembelajaran dengan memanfaatkan sumber belajar. Serta tidak harus berada pada satu tempat yang sama dengan peserta didik, menekankan belajar secara mandiri, terstruktur, dan terbimbing. Tentunya dengan menggunakan berbagai sumber belajar, menekankan interaksi pembelajaran berbasis TIK, meskipun tetap memungkinkan adanya pembelajaran tatap muka secara terbatas, menggunakan bahan ajar dalam bentuk e-learning dan kombinasinya dengan bahan ajar lain dalam beragam bentuk, format, media dan dari beragam sumber. 

Hal yang penting dan utama dalam pembelajaran daring, penggunaan TIK dalam pembelajaran dapat dideskripsikan sebagai: pertama, apabila sebagian besar atau seluruh bahan ajar diantarkan secara online, bisa tanpa porsi tatap muka sama sekali disebut dengan full online. 

Kedua, untuk pembelajaran yang mengombinasikan cara online dan tatap muka. atau ketiga ada proporsi pengantaran bahan ajar yang online, biasanya dilengkapi dengan diskusi online, dan ada pengurangan frekuensi tatap muka (disebut Blended/ Hybrid). Ketiga, apabila hanya dengan menggunakan teknologi internet untuk memfasilitasi pola tatap muka, mungkin menggunakan LMS atau situs web untuk memposkan bahan ajar dan tugas (disebut pembelajaran berbantuan akses internet).

 

Efektivitas Pembelajaran daring 

Pertanyaan pada tulisan ini adalah bagaimana efektivitas pembelajaran daring? Pembelajaran daring sebagai sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat personal computer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Semakin jauh ke depan semakin dipertanyakan, khususnya tentang efektivitasnya. 

Untuk menjawabnya kami mengemukakan hasil penelitian, Zainal Abidin el al (2020) menemukan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan saat ini cukup efektif meskipun di sana-sini masih ada beberapa hambatan yang mengganggu pembelajaran jarak jauh. Seperti masalah interaksi sosial guru dengan peserta didik dan ekonomi peserta didik yang nyaris belum siap. 

Selanjutnya kami mengemukakan upaya analisis untuk membantu mendeskripsikan efektivitas pembelajaran daring khususnya yang menggunakan teknologi informasi. 

Mengutip Davis et al (1989) dengan teori Technological Acceptance Model (TAM), teori ini dapat mengevaluasi kesuksesan penggunaan teknologi informasi dalam berbagai dimensi termasuk dalam pendidikan dan pembelajaran. 

Ada dua konstruk utama yang digunakan dalam teori ini, yaitu kemudahan yang dipersepsikan dan manfaat yang dipersepsikan. Pertama aspek kemudahan, dalam pembelajaran daring guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun peserta didik berada di rumah. 

Kedua aspek kemanfaatan; guru memerhatikan aspek ini agar memberikan arah baik dalam mendesain pembelajaran, maupun dalam menggunakan aplikasi daring yang digunakan disesuaikan dengan aspek kemanfaatan, seperti fitur yang sering digunakan untuk menunjang pembelajaran daring ini adalah room meeting (video conference/ vicon) untuk manfaat tatap muka virtual. Dengan tatap muka ini guru dapat mengetahui keadaan dan kondisi peserta didiknya. 

Keberhasilan dan kesuksesan guru dalam melakukan pembelajaran daring pada situasi pandemi Covid-19, tentu tidak mudah dan tidak lancar, karena untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam pembelajaran daring perlu adanya aspek kerja sama orang tua dan guru. 

Dengan demikian, guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan. (luc/k16)


BACA JUGA

Kamis, 23 September 2021 13:23

Portal Satu Data Hindari Polemik

Oleh : Maulana Malik Herdianto SSi, MEc Dev (Staf di…

Sabtu, 18 September 2021 10:15

Banjir Memang Bukan Preman

Pernyataan menarik diungkapkan Wali Kota Samarinda Andi Harun ketika menjadi…

Rabu, 15 September 2021 12:54

Ketika Bupati Menerima Honor Makam Covid-19

Dewi MurniPraktisi Pendidikan di Balikpapan Jagat maya pemberitaan nasional gaduh…

Selasa, 14 September 2021 11:22

Banjir Melanda Benua Etam

HAkhmad Sirodz     Ketua Takmir Masjid Nuruz Zaman Loa Bakung  …

Senin, 13 September 2021 13:43

Kunci Sukses Pembangunan IKN

Oleh: Dr Isradi zainal Rektor Uniba, Ketua PII Kaltim, Sekjen…

Jumat, 10 September 2021 13:13

Sehat, Kuat, dan Olahraga

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Jumat, 10 September 2021 12:32

Eksistensi Radio di Pusaran Kompetisi

Andi Muhammad Abdi Komisioner KPID Kaltim     Genap 76…

Kamis, 09 September 2021 10:36

Asa Pariwisata Kaltim

Oleh : Siswandi, Statistisi Ahli Muda di BPS Kutai Timur  …

Selasa, 07 September 2021 10:57

Efektivitas Daring yang Dipertanyakan

Mohammad Salehudin Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda   …

Selasa, 07 September 2021 10:29

Hapus Dikotomi Kominfo dan Humas

Oleh: Abd Kadir Sambolangi SS MA, Plt Kabag Protokol dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers