MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 02 September 2021 11:30
Potensi Ekonomi Kreatif Kaltim Menyambut IKN, Siapkan Enam Kebijakan Prioritas
POTENSIAL: Pemerintah terus membuat terobosan untuk para pelaku ekraf di Kaltim agar lebih berkembang. DOK/KP

Kuliner, kriya, dan aplikasi pengembangan permainan menjadi tiga subsektor unggulan ekraf Bumi Etam.

SAMARINDA–Dominasi industri ekstraktif dalam pendapatan daerah di Kaltim memang belum terbantahkan. Namun, bukan berarti sektor lain tak perlu dilirik. Apalagi ibu kota negara (IKN) akan pindah ke Bumi Etam di sebagian PPU dan Kutai Kartanegara. Salah satu yang dinilai sangat potensial adalah ekonomi kreatif (ekraf).

Pada 2020, ekraf menyumbang angka yang relatif besar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Data yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni, kontribusinya menyentuh Rp 1.100 triliun. “Itu secara nasional,” kata dia.

“Untuk Kaltim, pada 2016, BPS mencatat kontribusi 0,01 persen,” sambung Sri Wahyuni. Dia menyebut, data untuk Kaltim hanya tercatat hingga 2016. Setelah tahun tersebut, belum ada update lagi.

Secara nasional, ekraf di Indonesia didominasi tiga subsektor. Yakni, kuliner, fashion, dan kriya. Di Kaltim sendiri, kata Sri Wahyuni, ada tiga subsektor yang menjadi unggulan ekraf. Yaitu, kuliner, kriya, dan aplikasi pengembangan permainan. “Kemudian ada subsektor juga yang potensial yakni seni pertunjukan, musik, serta film, animasi, dan fotografi,” sebut dia.

Saat ini, pemerintah membuat enam kebijakan prioritas pengembangan ekraf di Kaltim. Mulai pemberdayaan pelaku ekraf, peningkatan pembiayaan, penyediaan infrastruktur, serta teknologi yang memadai dan kompetitif.

Lalu, ada juga upaya membantu pemasaran dan promosi karya kreatif di dalam dan luar negeri. Kemudian, pengembangan standardisasi-sertifikasi dan praktik usaha yang baik. “Yang terakhir, peningkatan perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual,” jelas Sri.

Sementara itu, langkah-langkah terobosan pengembangan ekraf di Kaltim ada lima. Dimulai dengan mendorong rancangan Pergub tentang Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Talanpekda) Kaltim. Beleid ini akan menjadi payung hukum nantinya.

Sri juga menyebut pemerintah sudah membentuk komite ekraf, menyusun program kerja pengembangan ekraf, serta mengupayakan program beasiswa sertifikasi kompetensi pelaku ekraf.

Lainnya, pemerintah juga sedang membangun aplikasi berbasis web untuk sistem informasi ekonomi kreatif di Kaltim agar memudahkan para pelaku ekraf mengembangkan diri. “Kita juga akan bikin creative hub, matchmaking forum, serta pekan kreatif Kaltim,” urai Sri.

Semuanya itu bertujuan membangun ekosistem yang baik sehingga membantu pelaku ekraf untuk mengembangkan diri hingga memasarkan produk-produk yang dihasilkan.

Sri juga menjabarkan bahwa pengembangan ekraf di Kaltim sudah di jalur yang baik. Bahkan, dua daerah yang beririsan langsung dengan calon IKN yang baru nantinya, yakni Balikpapan dan Kukar, sudah ditetapkan sebagai kota dan kabupaten kreatif oleh Kemenparekraf pada 2018.

“Kukar sebagai kabupaten kreatif dengan ekosistem terbaik pada subsektor seni pertunjukan di luar Jawa. Sementara Balikpapan, terbaik untuk subsektor aplikasi dan pengembangan permainan,” tutup dia. (*/dwi/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:46

Drama Pencopotan Makmur Bakal Panjang, Berlanjut ke Pengadilan, Golkar Singgung Senioritas dan Legawa

SAMARINDA–Langkah Makmur HAPK untuk mengadang upaya DPD Golkar Kaltim yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Masih Ada Cashback, Operator Diminta Lapor

Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan diyakini sudah terbebas dari praktik cashback atau uang…

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Sulitnya Pelabuhan Feri Terbebas dari Praktik Cashback, Sepi di Kariangau, Kini Masif di Penajam

Pengondisian muatan di pelabuhan feri belum sepenuhnya hilang. Nyatanya masih…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Klaim Beri Contoh, ASDP Menolak Cashback

KANTOR ASDP Indonesia Ferry Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes sepi…

Minggu, 17 Oktober 2021 22:07

Polisi Kantongi Hasil Visum Perempuan yang Tewas di Kamar Hotel, Ada 17 Luka Tusukan

SAMARINDA - Hasil visum dari tim forensik Rumah Sakit Umum…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:16
Pusat-Pemprov Keroyokan Bebaskan Lahan

Biar Tak Disebut Jembatan Abunawas, Segera Bangun Pendekat Pulau Balang

DOK/KP Jembatan Pulau Balang sudah tersambung. Namun, akses pendekatnya di…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:15
Studi Kelayakan Beres, Tahun Depan Mulai Dibangun

Tiongkok Lirik Tol Samarinda-Bontang

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut feasibility study (FS) atau studi…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:29

PASTINYA..!! Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara Perhatikan Kondisi Geologis

Pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara,…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:26

Segini Anggaran Pembangunan Ibu Kota Negara Tahap Satu

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Muliadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers