MANAGED BY:
SABTU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 27 Agustus 2021 21:34
LOH..!! Bupati dan Sejumlah Pejabat Jember Dikabarkan Terima Honor Pemakaman
Bupati Jember Hendy Siswanto. (Diskominfo Jember/Antara)

Bupati Jember Hendy Siswanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, yakni sekretaris daerah, Plt Kepala BPBD, hingga Kabid Kedaruratan Logistik BPBD, dikabarkan menerima honor sebagai tim pemakaman jenazah pasien Covid-19. 

Nilai honor yang diterima masing-masing pejabat tersebut sebesar Rp 70 juta lebih dari total 705 kali pemakaman atau jumlah warga Jember yang meninggal akibat Covid-19 berdasar kode rekening 5.1.0204.01.0003 pada Juni. Sehingga, total anggaran yang dikeluarkan untuk empat pejabat tersebut mencapai Rp 282 juta.

”Kami menyayangkan honor pemakaman yang diberikan kepada pejabat Pemkab Jember,” kata anggota Pansus Covid-19 Hadi Supaat seperti dilansir dari Antara di Jember, Jumat (27/8). Menurut dia, para pejabat tidak etis menerima honor di tengah penderitaan masyarakat. Apalagi honor tersebut dari kegiatan pemakaman pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Jember.

”Kami tidak pernah mendapatkan data surat keputusan (SK) terkait struktur petugas pemakaman Covid-19. Namun, memang benar ada honor untuk petugas relawan yang membantu pemakaman Covid-19,” tutur Hadi Supaat. 

Bupati Jember Hendy Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan terkait penerimaan honor tersebut sesuai dengan aturan yang ada. ”Memang benar saya menerima honor sebagai pengarah tim pemakaman. Di regulasi, ada pengarah, tim, ketua, dan anggota terkait monitoring dan evaluasi,” kata Hendy.

Menurut dia, setiap ada pasien Covid-19 yang meninggal, honornya Rp 100 ribu. Namun, honor tersebut tidak dipakai untuk kepentingan sendiri. ”Saya memang menerima dan terus terang itu sesuai regulasi. Tapi honor itu saya berikan kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia,” ujar Hendy.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak mengharapkan ada warga yang meninggal akibat Covid-19. Honor tersebut sebagai konsekuensi bupati yang menjadi pengarah dalam melakukan monitoring kegiatan pemakaman. ”Pada Juni–Juli tercatat pemakaman warga yang meninggal akibat Covid-19 cukup tinggi, sehingga honor kegiatan pemakaman terlihat banyak,” terang Hendy. (jpc)

 


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers