MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 19 Agustus 2021 13:00
Bed Occupancy Rate Bali Masih Tertinggi, Kaltim Nomor Dua

BOR Nasional Turun ke 44 Persen

RS IA Moeis di Samarinda. Beberapa provinsi memang mencatatkan BOR kategori oranye atau diatas 60 persen. Namun masih di bawah 80 persen. Provinsi Bali mencatatkan BOR tertinggi dengan angka 75,55 persen. Disusul Kalimantan Timur 64,4 persen.

JAKARTA -Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) turun di bawah angka 50 persen. Beberapa provinsi di Jawa bahkan mencatatkan BOR terendah diantara provinsi lainnya. Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, bahwa sejak puncak kasus pada pertengahan Juli lalu, kasus aktif nasional kini telah berkurang lebih dari 37 persen.

“Kalau minggu lalu turun 25 persen, sekarang sudah lebih dari seperempatnya. Penurunan ini terus progressing. Sejauh ini konsisten turun belum ada kenaikan lagi,” kata Dewi (18/8). Sementara untuk BOR, Dewi mengatakan bahwa rata-rata BOR nasional per 18 Agustus 2021 adalah 44,05 persen. Dari semua provinsi, sudah tidak ada yang mencatatkan BOR dengan level kritikal atau kategori merah diatas 80 persen.

Beberapa provinsi memang mencatatkan BOR kategori oranye atau diatas 60 persen. Namun masih di bawah 80 persen. Provinsi Bali mencatatkan BOR tertinggi dengan angka 75,55 persen. Disusul Kalimantan Timur 64,4 persen, dan Sulawesi Tengah 63,57 persen. Bahkan 3 provinsi di Jawa Yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta berhasil mencatatkan BOR kategori hijau atau dibawah 30 persen. 

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa turunnya grafik pertumbuhan kasus Covid-19 di Indonesia dibarengi dengan terjunnya BOR di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet. Pada 30 Juli lalu, Hadi mendapat laporan bahwa BOR rumah sakit tersebut mencapai 97 persen. Dengan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 7.167 orang. Terakhir, BOR di rumah sakit itu sudah berada pada angka 19,04 persen.

Menurut Hadi, penurunan angka BOR di rumah sakit yang kendalinya berada di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I dan Kodam Jaya itu tidak lepas dari peran semua pihak. ”Bagian dari upaya dan kerja keras para tenaga kesehatan dan non kesehatan, prajurit TNI dan Polri, BNPB, pemda dan ormas,” imbuhnya. Meski angka-angka itu menjadi kabar baik sekaligus hadiah istimewa peringatan HUT Republik Indonesia ke-76, dia meminta semua pihak tetap waspada.

Panglima TNI tidak ingin capaian positif yang sudah didapat pasca memuncaknya persebaran Covid-19 beberapa waktu lalu membuat pejuang penanggulangan Covid-19 lengah. ”Kalau kita lengah, maka hal yang terburuk bisa terjadi,” ujarnya. Untuk itu, sebagai orang nomor satu di institusi militer tanah air, dia meminta seluruh jajarannya tetap bekerja optimal. Sesuai arahan tersebut, TNI AL memastikan langkah-langkah yang sudah dilaksanakan selama ini terus dilanjutkan.

Mereka bahkan mengupayakan supaya semua potensi yang dimiliki Angkatan Laut bisa dimaksimalkan. Salah satunya kapal perang. Sampai kemarin, TNI AL masih membantu pemerintah daerah yang membutuhkan tambahan pasokan oksigen. Untuk memperluas jangkaun bantuan tersebut, mereka akan menambah dua kapal sebagai pemasok oksigen. Yakni KRI Teluk Hading-538 dan KRI Teluk Manado-537. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut, dalam waktu dekat dua kapal itu sudah bisa beroperasi sebagai kapal penyuplai oksigen.

Dengan begitu, kedua kapal tersebut bisa membantu tugas KRI dr Soeharso-990 dan KRI Semarang-594 sebagai kapal bantu rumah sakit. "Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan sudah jadi (siap operasi sebagai kapal penyuplai oksigen). Sehingga nanti ada permintaan dari pemerintah daerah di luar Jawa, kami bisa geser ke sana," beber Yudo. Keputusan menambah dua kapal perang sebagai penyuplai oksigen diambil oleh TNI AL setelah melihat perkembangan situasi di luar Jawa.

TNI AL melihat masih ada daerah yang kerap kesulitan memenuhi kebutuhan oksigen seperti pernah dialami Semarang. Belum lama, Kepulauan Bangka Belitung yang dilanda kelangkaan oksigen. Sehingga mereka menggeser KRI Semarang-594 dari Surabaya ke daerah kepulauan tersebut. Setelah kondisi di Bangka Belitung mereda, saat ini Dumai yang bermasalah dengan ketersediaan oksigen. "KRI Semarang-594 menuju ke Dumai karena ada permintaan dari pak Bupati," ujarnya. Di daerah tersebut oksigen mulai langka. Sehingga dibutuhkan suplai oksigen tambahan.(tau/syn)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 00:07

Sabar, PTM SMA dan SMK di Kaltim Tunggu Izin Gubernur

 Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas untuk jenjang SMA,…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:47

Wacana Terapkan Parkir Berlangganan, Berencana Gandeng Polda Kaltim

SAMARINDA–Karut-marut pengelolaan parkir di berbagai penjuru ruas jalan Samarinda, menjadi…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:24

Proyek Jalan Lingkar IKN Bisa Dimulai 2022

BALIKPAPAN–Perencanaan infrastruktur kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota negara…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:21

Imbas Curah Hujan Tinggi dan Pembukaan Lahan, Akses Bandara Lumpuh

SAMARINDA-Lalu lintas di Samarinda Utara nyaris lumpuh Senin (18/10). Banjir…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:18

Fungsi Kaltim “Disunat”, Tak Bisa Banyak Berbuat

  HARGA batu bara lagi tinggi-tingginya. Kondisi itu bisa memicu terjadinya…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:12

Membebaskan Pelabuhan Feri Penajam dari Praktik Cashback Perlu Ketegasan dari Regulator

SAMARINDA–Praktik cashback di pelabuhan feri masih terjadi. Terutama kendaraan yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:46

Drama Pencopotan Makmur Bakal Panjang, Berlanjut ke Pengadilan, Golkar Singgung Senioritas dan Legawa

SAMARINDA–Langkah Makmur HAPK untuk mengadang upaya DPD Golkar Kaltim yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:44

IKN yang Tanpa Merusak Hutan

Oleh: Dr Isradi Zainal Rektor Universitas Balikpapan   GREEN city merupakan…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Masih Ada Cashback, Operator Diminta Lapor

Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan diyakini sudah terbebas dari praktik cashback atau uang…

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers