MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 13 Agustus 2021 11:28
Vaksinasi Bisa Jadi Syarat Petugas Pemilu

JAKARTA- Desain tahapan pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2024 yang dimulai awal tahun depan akan disesuaikan dengan kondisi pandemi. Sebab bisa jadi, saat tahapan pemilihan umum dimulai Januari 2022, pandemi Covid-19 belum dapat dikendalikan.

Komisioner KPU RI Hasyim Asyari mengatakan, tidak ada yang bisa memastikan kondisi pandemi tahun depan. Oleh karenanya, pelaksanaan pemilu harus berdasarkan mitigasi dan manajemen resiko. Termasuk mengantisipasi kemungkinan tahapan berjalan di era pandemi Covid-19. ''Sekiranya masih, apapun harus diantisipasi," ujarnya (11/8).

Hasyim mengatakan, KPU memiliki pengalaman menggelar pilkada dalam kondisi pandemi. Di mana sejumlah tahapannya dilakukan penyesuaian, dengan mengutamakan protokol kesehatan yang direkomendasikan Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan. "Pengalaman kemarin akan kita gunakan sebagai bahan kita merumuskan," imbuhnya.

Dia mencontohkan, bisa saja rekrutmen petugas ad hoc di level panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau panitia pemungutan suara (PPS) di Pemilu 2024 diperketat. Misalnya dengan mensyaratkan usia maksimal 45-50 tahun, punya fisik sehat, dan terbebas dari Covid-19. "Kalau perlu dipersyaratkan sudah vaksin dua kali," kata pria asal Jawa Tengah itu.

Sejauh ini, proses pembahasan dan penggodokan berbagai rancangan peraturan KPU (PKPU) masih berlangsung. Sehingga, hal-hal tersebut belum merupakan kepastian. "Itu berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan, alternatif yang akan ditempuh KPU untuk persiapan Pemilu 2024," tegasnya. 

Persiapan jelang dimulainya tahapan juga dilakukan Bawaslu RI. Salah satunya dengan menggelar Sekolah Pengawasan Pemilu serial Investigasi. Setelah digelar di Kabupaten Sambas pada Selasa (10/8), hari ini (12/8) akan digelar di Kubu Raya. Dilanjutkan di Kota Pontianak (18/8), Bengkayang (19/8), dan Sintang (24/8). 

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, sekolah investigasi sangat penting bagi jajaran Bawaslu. Terutama saat menghadapi dugaan pelanggaran pemilu maupun pilkada. "Pengawas harus bisa melakukan investigasi setiap permasalahan. Baik itu temuan atau laporan dari masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Abhan menyebut, kerja investigasi bukan hal yang mudah. Untuk mendapat titik terang, dibutuhkan kerja keras. Pasalnya informasi yang didapat dari publik terkadang masih mentah. Sehingga jajaran pengawas harus bisa menggali lebih dalam informasi tersebut. (far/bay)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

ICW Duga Ada Kekuatan Besar yang Menghambat KPK Menangkap Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum bisa menangkap daftar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:44

Biaya Minimal Umrah Bisa Kurang dari Rp 26 Juta

Sambil menunggu dibukanya pengiriman jamaah umrah, Kementerian Agama (Kemenag) menggodok…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:18

Syarat Karantina Bisa Hambat Wisatawan

JAKARTA -Syarat karantina selama 5 hari bagi para pelancong yang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:37
KontraS Dorong Polres Proses Hukum Pelaku

Kejadian Mahasiswa Di-Smackdown Polisi Langgar Prinsip HAM

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:34

Penggerebekan Kantor Pinjol Diwarnai Isak Tangis

JAKARTA - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjam online (pinjol)…

Jumat, 15 Oktober 2021 12:14

Novel Baswedan Kini Jadi YouTuber Antikorupsi

Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mulai…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:25

19 Negara Boleh Masuk Bali, Hanya Berlaku Untuk Penerbangan Langsung ke Bali dan Kepulauan Riau

JAKARTA- Pemerintah memberikan izin pada wisatawan dari 19 negara di…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:12

Target Pangkas Populasi Masyarakat Miskin

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, Indonesia masih memiliki…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:49

Parpol Buka Peluang Koalisi ke Gerindra, Urusan Figur Capres-Cawapres Masih Cair

JAKARTA - Sejumlah partai politik (parpol) membuka diri untuk berkoalisi…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:46

83 Atlet PON XX Positif Covid-19, Biaya Tes dan Karantina Ditanggung Pemda

JAKARTA – Jumlah atlet PON XX yang yang positif Covid-19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers