MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 06 Agustus 2021 11:28
Minta Kajian Surat Suara Pemilu 2024 Dibahas Segera
ilustrasi

JAKARTA - Komisi II mengingatkan KPU agar melakukan kajian mendalam tentang rencana perubahan desain surat suara untuk Pemilu 2024. Hasil kajian ini diharapkan sudah bisa dirapatkan dalam rapat pembahasan persiapan pemilu pada bulan ini. 

Anggota komisi II Guspardi Gaus menyatakan, dirinya menyetujui usulan dari KPU tersebut. Namun, dia menggarisbawahi bahwa perubahan surat suara harus dipersiapkan matang, termasuk kemungkinan adanya masalah dalam pencoblosan nanti. Sebab, ada konsekuensi yang timbul dengan perubahan surat suara tersebut. 

Surat suara yang semula ada lima jenis akan disederhanakan menjadi satu atau dua jenis saja. Menurut Guspardi, hal itu bisa berimbas pada terbatasnya ruang memuat nama-nama para calon legislatif tingkat nasional maupun daerah. "Ini harus dikaji secara mendalam dan komprehensif sehingga jangan ada pihak yang nantinya dirugikan seperti pemilih maupun yang dipilih dalam menggunakan hak politiknya," jelasnya (5/8). 

Selain itu, Guspardi juga menyebutkan adanya pilihan antara mencontreng, mencoblos, atau menulis di surat suara. Apabila ingin menggunakan metode lain, KPU harus betul-betul memperhitungkan tingkat efektivitas dan kemudahannya. Pada Pemilu 2009, pernah digunakan metode mencontreng, namun akhirnya dikembalikan ke cara mencoblos. 

”Jadi harus diperhatikan metode mencontreng lebih mudah disalahgunakan sehingga mengakibatkan banyaknya surat suara menjadi tidak sah," lanjut politikus PAN tersebut. 

Sebelumnya, Komisioner KPU Evi Novida Ginting menjelaskan, ada enam model surat suara disiapkan. Pihaknya sudah melakukan simulasi internal. "Saat simulasi, kami lakukan survei kecil yang diharapkan bisa menjadi langkah ke depan untuk melakukan simulasi berikutnya," jelas Evi. 

Untuk sementara, usulan yang sedang diujicobakan adalah model satu surat suara dengan lima jenis pemilihan. Yakni pemilihan Presiden, DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD. Tata cara pemberian suara dengan menuliskan nomor urut pada kolom yang tersedia. (deb/bay)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

ICW Duga Ada Kekuatan Besar yang Menghambat KPK Menangkap Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum bisa menangkap daftar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:44

Biaya Minimal Umrah Bisa Kurang dari Rp 26 Juta

Sambil menunggu dibukanya pengiriman jamaah umrah, Kementerian Agama (Kemenag) menggodok…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:18

Syarat Karantina Bisa Hambat Wisatawan

JAKARTA -Syarat karantina selama 5 hari bagi para pelancong yang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:37
KontraS Dorong Polres Proses Hukum Pelaku

Kejadian Mahasiswa Di-Smackdown Polisi Langgar Prinsip HAM

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:34

Penggerebekan Kantor Pinjol Diwarnai Isak Tangis

JAKARTA - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjam online (pinjol)…

Jumat, 15 Oktober 2021 12:14

Novel Baswedan Kini Jadi YouTuber Antikorupsi

Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mulai…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:25

19 Negara Boleh Masuk Bali, Hanya Berlaku Untuk Penerbangan Langsung ke Bali dan Kepulauan Riau

JAKARTA- Pemerintah memberikan izin pada wisatawan dari 19 negara di…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:12

Target Pangkas Populasi Masyarakat Miskin

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, Indonesia masih memiliki…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:49

Parpol Buka Peluang Koalisi ke Gerindra, Urusan Figur Capres-Cawapres Masih Cair

JAKARTA - Sejumlah partai politik (parpol) membuka diri untuk berkoalisi…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:46

83 Atlet PON XX Positif Covid-19, Biaya Tes dan Karantina Ditanggung Pemda

JAKARTA – Jumlah atlet PON XX yang yang positif Covid-19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers