MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 03 Agustus 2021 11:54
Akhirnya Kejaksaan Eksekusi Pinangki, Dijebloskan ke Lapas Perempuan Tangerang
Pinangki Mirna

JAKARTA- Terpidana korupsi, pencucian uang, dan permufakatan jahat, Pinangki Sirna Malasari akhirnya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Tangerang, Banten. Kepastian eksekusi putusan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budisantoso di Jakarta (2/8).

Eksekusi putusan Pinangki sempat disorot oleh masyarakat lantaran kejaksaan tidak kunjung mengeksekusi eks jaksa tersebut ke lapas. Padahal, vonis empat tahun penjara yang diketok oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta sudah berkekuatan hukum tetap sejak awal bulan lalu. ”Sebenarnya nggak ada apa-apa, hanya menyelesaikan urusan teknis administratif,” ungkap Riono kepada Jawa Pos.

Keterangan itu disampaikan oleh Riono untuk menjawab kekhawatiran publik. Setelah hukuman Pinangki disunat dari sepuluh tahun penjara menjadi empat tahun penjara, banyak pihak bertanya-tanya. Tanda tanya kian besar manakala Pinangki tidak kunjung dipindahkan dari rumah tahanan (rutan) di Kejagung ke lapas. Selain terkait teknis administratif, Riono menyebut, pihaknya menunggu respons Pinangki atas putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta.

Meski Kejagung tidak mengajukan kasasi atas putusan itu, Riono menyebut, Pinangki berhak memutuskan untuk mengajukan kasasi atau tidak. ”Kami memang terlebih dahulu memastikan, apakah terdakwa mengajukan kasasi atau tidak,” jelas dia. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang sempat mempertanyakan lambatnya kejaksaan mengeksekusi putusan Pinangki berharap kejadian serupa tidak terulang.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyebut, eksekusi putusan Pinangki mestinya sudah dilaksanakan sejak tiga pekan lalu. Namun, pada kenyataannya eksekusi baru dilaksanakan kemarin. ”Dan kemudian agak kecewa sedikit, eksekusi itu harus ramai-ramai dulu,” imbuhnya. Padahal, kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum harus bergerak cepat. Mereka juga harus memastikan proses hukum sama rata. Tidak membedakan satu pihak dengan pihak lainnya.

Dalam perkara Pinangki, rasa keadilan untuk masyarakat menjadi lebih penting lagi karena perkaranya termasuk besar. Selain melibatkan Pinangki sebagai mantan jaksa, perkara itu juga melibatkan Djoko Sugiarto Tjandra. ”Saya berharap, besok tidak terulang lagi lamanya eksekusi. Apalagi menyangkut kasus yang seperti Pinangki,” tutur Boyamin.

Senada, Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak menyatakan bahwa ke depan kejaksaan harus lebih cepat melaksanakan eksekusi putusan. Khususnya terhadap terpidana yang menjadi sorotan seperti Pinangki. ”Agar keadilan dan penegakan hukum itu, termasuk eksekusinya, dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat,” jelas dia.

Barita mengakui, meski belum ada laporan yang masuk terkait lambatnya eksekusi putusan terhadap Pinangki, pihaknya tetap memberi atensi. Untuk itu, Komjak juga mendorong supaya Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat sebagai jaksa penuntut umum dalam perkara Pinangki segera mengeksekusi Pinangki. ”Dan syukurlah, tadi jam 14.00, dilakukan eksekusi,” ujarnya. (syn/)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 08:46

Kata KPK: Rakyat Indonesia Miskin Akibat Tingginya Kasus Korupsi

 Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengajak sivitas…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:36

Di Pangandaran, Melihat Kegigihan Nelayan Pertahankan Orientasi Ekspor

Di perahu para nelayan Pangandaran yang rata-rata kecil, ada tangkapan-tangkapan…

Kamis, 21 Oktober 2021 23:55

Kemenkes: Situasi Covid-19 Kini Hampir Sama dengan saat Awal Pandemi

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:56

1.000 Bingkisan Diserahkan untuk Pasien Wisma Atlet dalam Giat “Kumham Peduli, Kumham Berbagi dan Empati Kumham”

JAKARTA – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menyelenggarakan bakti…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:46

KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap Izin Perkebunan

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

ICW Duga Ada Kekuatan Besar yang Menghambat KPK Menangkap Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum bisa menangkap daftar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:44

Biaya Minimal Umrah Bisa Kurang dari Rp 26 Juta

Sambil menunggu dibukanya pengiriman jamaah umrah, Kementerian Agama (Kemenag) menggodok…

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:18

Syarat Karantina Bisa Hambat Wisatawan

JAKARTA -Syarat karantina selama 5 hari bagi para pelancong yang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:37
KontraS Dorong Polres Proses Hukum Pelaku

Kejadian Mahasiswa Di-Smackdown Polisi Langgar Prinsip HAM

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:34

Penggerebekan Kantor Pinjol Diwarnai Isak Tangis

JAKARTA - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjam online (pinjol)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers