MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 03 Agustus 2021 10:43
Bersiasat saat Pandemi, Budi Daya Jamur Tiram, Setiap Baglog Hasilkan 0,5 Kilogram Per Hari
Dimas dengan usaha jamur tiramnya.

Banyak cara agar tetap bertahan secara ekonomi di sela-sela terbatasnya akses sosial dampak dari pandemi Covid-19. Yaitu, mengembangkan budi daya jamur tiram putih sebagai cara mendapatkan tambahan uang belanja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Usaha yang satu ini, seperti yang ditekuni pemuda berusia belasan tahun bernama Dimas Lintar Anugerah. Warga Kompleks Perumahan Nenang Permai, Jalan Provinsi Km 4 Nenang, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) itu memanfaatkan luasan garasi rumahnya untuk menaruh ratusan baglog, wahana penyemaian tumbuhnya jamur kaya gizi itu.

“Kira-kira satu minggu lagi terhitung sejak sekarang (kemarin) segera tumbuh jamur-jamur tiram dari ujung baglog. Meski belum panen sudah ada pedagang, terutama pedagang sayur yang memesan untuk mereka jual lagi ke pelanggan,” kata Dimas Lintar Anugerah, kemarin.

Bibit jamur ia datangkan dari petani budi daya jamur dari Gunung Intan, Kecamatan Babulu, PPU, yang sudah meraup keuntungan rupiah cukup signifikan dibandingkan modal awal yang tidak sampai puluhan juta rupiah. Ia menyatakan senang karena juga mendapatkan bimbingan praktis dari pembudi daya jamur tiram dari Gunung Intan itu.

Sebenarnya, semula ia ingin mencari pekerjaan di luar rumah. Tetapi, lantaran situasi dan kondisi yang tidak menentu seperti sekarang ini ditambah pemberlakuan pemerintah agar warga tidak terlalu banyak melakukan aktivitas luar rumah, ia memutuskan untuk membuka usaha dari rumah saja. “Kebetulan ada garasi yang lama tidak dipakai. Ya, sudah, saya manfaatkan saja untuk pengembangan jamur tiram,” ujarnya.

Untuk kali pertama produksi jamur tiram dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan warga di lingkungan kompleks perumahannya saja. Apabila jumlah panennya melimpah kemungkinannya merambah pasar yang lebih luas. “Saya dibantu om saya Sugeng Supriyanto memasarkan hasil panen jamur tiram. Nah, saat ini sudah ada pedagang yang bersedia membantu membeli dan sekaligus memasarkannya,” kata dia.

Sugeng Supriyanto pula yang membuatkannya rak sederhana terbuat dari kayu sungkai. Ada dua rak di sisi kiri dan kanan dinding garasi, yang mampu menampung sampai tiga ribu baglog. “Ya, untuk sementara ini masih di bawah 200 baglog. Kemungkinannya nanti ditambah,” kata Sugeng Supriyanto yang alumni Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu.

Dimas Lintar Anugerah mengatakan, budi daya jamur ini sangat mudah dan tidak membutuhkan modal besar. Cukup mengandalkan suhu ruangan yang stabil, dan lembap, hasil panennya pun dapat dipetik setiap hari. Setiap baglog diperkirakan menghasilkan jamur sebesar 0,5 kilogram per hari. “Harga satu kilogram jamur tiram saya patok Rp 30 ribu saja. Jadi, masih ada margin untuk pedagang sayur menjualnya lagi ke pelanggannya dengan harga di atas itu,” katanya.

Dia menambahkan, keunggulan jamur ini cukup baik untuk kesehatan. Referensi yang dia dapatkan jamur ini mengandung banyak zat yang penting bagi tubuh, di antaranya serat, beta glucan (membantu menjaga kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh), vitamin B, mineral, kalium, dan beberapa jenis karbohidrat. Jamur ini juga baik dikonsumsi karena bebas lemak, rendah kalori, dan bebas kolesterol. “Saya optimistis usaha ini mendatangkan pundi-pundi rupiah. Apalagi, masih sangat jarang warga yang menekuni budi daya jamur ini, terkhusus di wilayah Penajam,” katanya, menandaskan.(a/pro)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 10:58

Program Redistribusi Lahan Berlanjut, Pemkab Fasilitasi Kepemilikan Warga

SANGATTA – Pembebasan lahan kawasan hutan yang sudah dihuni masyarakat…

Senin, 20 September 2021 10:56

Batching Plant Belum Berizin, Mutu Beton Dipertanyakan, Pemkab Janji Tindak Tegas

SAMBALIUNG – Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemkab akan mengambil…

Senin, 20 September 2021 10:54

Vaksinasi Sasar Santri Pesantren, Kejar Target Herd Immunity hingga Akhir Tahun di Berau

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Berau Iswahyudi memastikan…

Senin, 20 September 2021 10:53

Tak Kunjung Beroperasi, Pemprov dan Pemkab Kelola Mandiri KEK Maloy Batuta

Belum jelasnya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Senin, 20 September 2021 05:17

Polsek Loa Kulu Sudah Periksa Empat Oknum Penambang Ilegal dan Sita Excavator yang Garap Lahan MHU

Terkait adanya penemuan oknum lain yang melakukan kegiatan pengerukan baru…

Senin, 20 September 2021 05:13

Lahan MHU di Desa Margahayu Kukar Digarap Oknum

Tim Patroli PT Multi Harapan Utama (MHU) menemukan adanya kegiatan…

Minggu, 19 September 2021 22:20

Konsesi PT MHU Dikupas Pihak Lain, Perusahaan Lapor Polisi, Alat Berat Diamankan

TENGGARONG - Dugaan aktivitas tambang ilegal di konsesi PT Multi…

Minggu, 19 September 2021 14:03

Pupuk Kaltim Raih 3 Kategori Penghargaan ISDA 2021

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meraih tiga kategori penghargaan…

Sabtu, 18 September 2021 10:23

Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini,…

Sabtu, 18 September 2021 10:22

Pengumpul Koin untuk APBD di Penajam Paser Utara Diteror

PENAJAM - Pengumpulan uang koin dari masyarakat yang dikoordinasi oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers