MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 02 Agustus 2021 12:29
Masa Perpanjangan PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini
Setiap Hari Ada 1.000 di Indonesia yang Meninggal Akibat Covid-19
Pemakaman di Jakarta.

JAKARTA– Masa perpanjangan PPKM untuk kali kedua akan berakhir hari ini (2/8). Belum ada kepastian dari pemerintah tentang kelanjutan kebijakan pembatasan tersebut.

Melihat berbagai indikator epidemiologis, pertumbuhan kasus positif memang belum pernah lagi melampaui puncak seperti pada 15 Juli, yakni saat pertumbuhan kasus mencapai 56 ribu. Beberapa hari terakhir, pertumbuhan kasus stabil pada angka 30–40 ribuan kasus baru per hari.

Angka kesembuhan per hari juga makin meningkat menjadi 30 ribuan per hari. Dalam hari-hari tertentu jumlah kesembuhan melebihi pertumbuhan kasus. Namun, angka kematian juga menunjukkan perkembangan yang mencemaskan. Saat ini pertumbuhan angka kematian harian tidak lagi turun di bawah angka 1.000 nyawa per harinya. Itu menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kematian tertinggi di dunia.

Hingga tadi malam, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang menjadi leading sector penerapan PPKM darurat dan PPKM level 4 belum memberikan jawaban atas permintaan update PPKM level 4 yang berakhir hari ini. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pun belum mengeluarkan statemen apa pun.

Dengan kondisi selama masa PPKM, epidemiolog memperingatkan bahwa laju penularan di masyarakat hingga hari ini belum berhasil diperlambat secara signifikan. Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama, itu setidaknya terlihat dari tingkat kepositifan (positivity rate) yang masih tinggi. Selama satu bulan lebih menerapkan pengetatan atau PPKM, Indonesia belum berhasil menurunkan angka positivity rate ke batas aman yang ditentukan WHO, yakni 5 persen.

Yoga memaparkan, pada 3 Juli 2021 saat dimulainya PPKM, angka kepositifan totalnya adalah 25,2 persen. Jika murni didasarkan pada tes PCR/TCM maka menjadi 36,7 persen. Dibandingkan dengan menjelang masa akhir PPKM kemarin (1/8), positivity rate justru naik menjadi 27,3 persen yang jika dideduksi pada murni PCR/TCM menjadi 52,8 persen. ”WHO menentukan angka kepositifan di bawah 5 persen untuk menyatakan situasi sudah terkendali. Sedangkan angka Indonesia masih lima kali lebih besar dari patokan aman itu,” jelasnya.

Hal tersebut diperparah dengan angka tes dan telusur yang belum bisa bergerak naik dari angka 100–150 ribu per hari. Padahal, menurut saran para ahli, tes setidaknya harus mencapai 300–400 ribu orang per hari agar upaya menghadang persebaran virus bisa efektif.

Pada masa awal PPKM (3/7), jumlah tes adalah 110.983 orang dengan 157.227 spesimen. ”Hari ini (kemarin, Red) angkanya memang naik menjadi 112.700 orang. Pemerintah pernah menargetkan pemeriksaan 400 ribu sehari, yang jelas masih jauh dari tercapai,” terang Yoga.

Dari segi kasus kematian, pada awal PPKM ada 491 warga Indonesia yang meninggal dunia. Per 1 Agustus, angkanya naik menjadi 1.604 yang wafat. Sementara untuk pertumbuhan kasus, pada 3 Juli tercatat 27.913 kasus baru. Per kemarin, angkanya naik menjadi 30.738. ”Harus diingat bahwa pernah ada target agar sesudah PPKM angka dapat turun di bawah 10 ribu per hari, jadi masih jauh tampaknya,” jelas dia. (tau/c9/fal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 12:30

Wanita Cantik yang Ditusuk dan Dibuang Jasadnya di Jalan Poros Samarinda Tenggarong, Polisi: Sudah Direncanakan

SAMARINDA - Pembunuhan Juwanah alias Julia (25) di dalam mobil…

Sabtu, 25 September 2021 12:20

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah tegas terhadap…

Sabtu, 25 September 2021 10:14
Kasus Positif di Kaltim Turun Signifikan

Delapan Daerah Masih Zona Merah, Pemprov Kaltim Belum Berikan Izin PTM SMA Sederajat

BALIKPAPAN–Kasus Covid-19 yang terus melandai dari hari ke hari, membuat…

Sabtu, 25 September 2021 10:13

Awal Oktober, Level PPKM Balikpapan Bisa Turun

SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data…

Sabtu, 25 September 2021 10:11

Sidang Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas yang Sering Ditunda, Terdakwa Sakit-sakitan hingga Saksi Kompak Mangkir

Sejak bergulir perdana pada 23 Juni, baru sembilan saksi yang…

Sabtu, 25 September 2021 10:10

Geliat Papua Jelang Pembukaan PON XX, Tiap Rombongan Atlet yang Datang Disambut Tarian di Bandara

Stadion baru tempat pembukaan dihelat telah selesai berbenah. Sejumlah cabor…

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers