MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 01 Agustus 2021 14:09
Bantuan ke Pasien Covid-19 yang Meninggal, Ahli Waris Disantuni Rp 10 Juta
ilustrasi

SAMARINDA-Bantuan keuangan sebesar Rp 10 juta akan disalurkan Pemprov Kaltim kepada ahli waris pasien yang meninggal karena terpapar Covid-19. Sampai saat ini, sudah 3.271 orang di Kaltim yang wafat karena terinfeksi virus corona. Adapun Jumat (30/7), terdapat 69 orang yang dimakamkan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim HM Agus Hari Kesuma menuturkan, untuk mendapatkan santunan kematian, ahli waris harus melengkapi sejumlah persyaratan. Antara lain fotokopi kartu keluarga (KK) korban dan ahli waris, fotokopi surat keterangan meninggal dunia dari rumah sakit atau puskesmas yang telah dilegalisasi. Atau, kutipan akta kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang juga dilegalisasi. Syarat lainnya, surat keterangan bahwa korban meninggal terinfeksi Covid-19 dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat.

Tahun lalu sudah didata dan kami mintakan ke menteri sosial sebanyak 288 orang. Namun, keuangan negara tidak memungkinkan. Sehingga ditiadakan, tetapi gubernur dan wakil gubernur Kaltim mengambil kebijakan untuk memberikan santunan sebesar Rp 10 juta,” kata Agus. Tahun ini, sambung dia, pihaknya belum menerima data terbaru. Namun, bakal segera menyurati Dinas Sosial kabupaten/kota untuk mendata kembali. Bagi warga yang keluarganya meninggal dunia karena terpapar Covid-19, dia meminta agar mengurus ke Dinas Sosial setempat.

Ada beberapa formulir yang harus diisi dan dilengkapi oleh para ahli waris, apabila ingin mendapatkan santunan kematian akibat terinfeksi Covid-19. Silakan datang ke Dinas Sosial setempat,” jelas Agus. Selain bantuan keuangan, Pemprov Kaltim juga memberikan bantuan logistik kepada kabupaten/kota yang saat ini melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Seperti di Kutai Timur, pemprov mengirimkan bantuan berupa barang yang bersumber dari APBD.

Terdiri 100 paket konvensi senilai Rp 49,125 juta dan alokasi APBN Rp 118,428 juta. Kota Balikpapan dan Bontang juga mendapat 100 paket dari APBD sebesar Rp 32,75 juta dan APBN sebesar Rp 118,428 juta. Sementara Kabupaten Berau mendapat bantuan 250 paket dari APBD Rp 81,875 juta dan APBN senilai Rp 118,428 juta. Lalu, Kota Samarinda 200 paket APBD Rp 65,5 juta dan APBN Rp 118,428 juta.

Pemerintah juga melakukan monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Berdasarkan data yang masuk dari Bulog, realisasi penyaluran bantuan baru 37,04 persen. "Secara teori pelaksanaan penyaluran bantuan beras per KPM (keluarga penerima manfaat) sebanyak 10 kilogram dimulai 131 Juli 2021," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jauhar Efendi, kemarin (30/7).

Disebutkannya, penerima PKH di Kaltim sebanyak 60.454 KPM. Sementara penerima BST 51.082 KPM. "Sehingga total penerima bantuan beras 10 kg selama PPKM sebanyak 111.536 KPM," sebutnya. Data sudah tersedia di Dissos, yaitu data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Berarti jumlah beras yang akan disalurkan sebanyak 1.115,360 ton. "Sesuai janji kakanwil (kepala kantor wilayah) Bulog, pada 31 Juli besok, realisasinya bisa meningkat menjadi 80 persen," ungkapnya. Sisanya yang 20 persen, kemungkinan tercepat sampai minggu pertama Agustus nanti. "Yang terlambat penyalurannya adalah Kabupaten Mahulu dan beberapa wilayah kecamatan yang ekstrem, serta sulit dijangkau moda transportasi," pungkas Jauhar.

 

Transmisi Lokal Varian Delta di Balikpapan

 

Sementara itu, ditemukannya Covid-19 varian delta di Balikpapan diharap diwaspadai masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Varian ini diduga telah menyebabkan transmisi lokal di Kaltim. Pasalnya, indikasi penyebaran virus corona yang cepat dan membuat angka kasus aktif yang naik pesat, diduga merupakan varian delta. Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan baru mendapatkan data tiga kasus varian delta, dari hasil pemeriksaan sampel dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Spesimen yang terkonfirmasi varian delta tersebut, berasal dari warga yang ber-KTP luar Balikpapan. Orang tersebut masuk Balikpapan untuk keperluan pekerjaan. Setelah tiba di Balikpapan selama empat hari, mereka langsung sakit. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan Covid-19 hasilnya positif, dan langsung dirawat di RS Bhayangkara dan RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Mereka adalah pendatang yang baru tiba di Balikpapan. Dari daerah Jepara, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saat tiba di Balikpapan, langsung menjalani perawatan. Belum sempat kontak erat dengan orang banyak. Karena belum sempat bekerja,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan juga masih menanti hasil sampel yang dikirimkan ke Balitbangkes. Namun, ketika melihat gejala varian delta yang ditandai dengan cepatnya penularan dan membuat daya tahan tubuh melemah dengan cepat, perempuan yang akrab disapa Dio ini menduga, sudah terjadi transmisi lokal penyebaran varian delta ini. Kita udah bisa lihat di klaster keluarga. Dugaan sudah ada transmisi lokal varian delta di Balikpapan,” katanya. (nyc/kip/riz/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 12:30

Wanita Cantik yang Ditusuk dan Dibuang Jasadnya di Jalan Poros Samarinda Tenggarong, Polisi: Sudah Direncanakan

SAMARINDA - Pembunuhan Juwanah alias Julia (25) di dalam mobil…

Sabtu, 25 September 2021 12:20

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah tegas terhadap…

Sabtu, 25 September 2021 10:14
Kasus Positif di Kaltim Turun Signifikan

Delapan Daerah Masih Zona Merah, Pemprov Kaltim Belum Berikan Izin PTM SMA Sederajat

BALIKPAPAN–Kasus Covid-19 yang terus melandai dari hari ke hari, membuat…

Sabtu, 25 September 2021 10:13

Awal Oktober, Level PPKM Balikpapan Bisa Turun

SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data…

Sabtu, 25 September 2021 10:11

Sidang Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas yang Sering Ditunda, Terdakwa Sakit-sakitan hingga Saksi Kompak Mangkir

Sejak bergulir perdana pada 23 Juni, baru sembilan saksi yang…

Sabtu, 25 September 2021 10:10

Geliat Papua Jelang Pembukaan PON XX, Tiap Rombongan Atlet yang Datang Disambut Tarian di Bandara

Stadion baru tempat pembukaan dihelat telah selesai berbenah. Sejumlah cabor…

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers