MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Minggu, 01 Agustus 2021 12:18
Buntut Evaluasi Ulang Lelang Penurapan Sungai Bontang, Kontraktor Ancam Menuntut
ilustrasi

Sanggahan adalah hal yang lumrah dalam proses lelang. Peserta lain memang diberi hak untuk menempuh mekanisme tersebut. Hanya saja, jangan sampai merugikan pihak tertentu.

 

BONTANG–Proses lelang pengerjaan penurapan Sungai Bontang kembali menuju tahapan evaluasi, karena ada sanggahan dari salah satu peserta. Dirut PT Karya Teknikindo Utama (KTU) Amriadi, yang sebelumnya dinyatakan sebagai pemenang, angkat suara.

Dijelaskan dia, masa sanggah itu merupakan bagian dari proses pelelangan tender. Namun, dia tidak mengetahui materi sanggahan dan siapa yang menyanggah. Nantinya pokja akan memberikan keputusan sehubungan sanggahan tersebut.

“Hanya kalau dilihat dari proses ini kami dirugikan. Karena waktunya menjadi molor,” ucapnya.

Langkah PT KTU akan dilakukan setelah pokja memberikan jawaban atas sanggahan. Ia menyatakan keberatan jika nantinya penetapan sebagai pemenang dianulir dari mekanisme ini, (penetapan pemenang pada 23 Juli 2021). Bentuknya dengan melakukan sanggahan. “Jika dianulir pasti ada surat keberatan termasuk hal tuntutan,” tutur dia.

Menurutnya, seluruh tahapan telah dilakukannya. Mulai evaluasi awal, klarifikasi, hingga pembuktian dokumen administrasi. Tetapi jika ada perubahan metode yang dilakukan pokja, ia mempertanyakannya. Menurut dia, kenapa ini tidak diinformasikan sejak awal.

“Ini waktu lama, empat kali perpanjangan waktu masak ada kesalahan dari pokja, harusnya dari awal pokja teliti dalam tahapan evaluasi dan klarifikasi. Kita jangan berkutat di situ terus. Ini merugikan semua pihak,” sebutnya.

Kerugiannya ialah 20 persen atau sebesar Rp 4,6 miliar dari HPS paket mencapai Rp 22.954.137.955 penawaran perusahaan dari harga perkiraan sendiri (HPS) tidak bergerak selama dua bulan akibat dari ketentuan proses tender ini.

“Secara imateriil kami dirugikan. Waktu pikiran tenaga hingga waktu ini molor. Secara asas kemanfaatan, masyarakat sangat dirugikan dengan mundurnya proses yang bolak-balik ini. Mengingat pekerjaan turap ini bagian dari pengendali banjir,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Agung Santoso membantah jika proses lelang dibatalkan. “Informasi pokja sanggahannya diterima. Jadi dievaluasi ulang,” kata Agung.

Terkait dengan teknis materi yang disanggah pun tidak bisa ia bocorkan. Mengingat kewenangannya berada di tugas kelompok kerja (pokja) proyek tersebut. Bahkan, yang bisa membuka username dan password dari materi sanggahannya juga pokja.

“Bukan saya atau kepala dinas. Pokjanya ada lima orang, Arwin, Santi, Ibrahim, Diah, dan A Rafiq. Pokja ini sifatnya independen,” ucapnya.

Jika melihat jadwal yang telah dirilis di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), seharusnya penandatanganan kontrak terjadi akhir bulan ini. Tetapi kondisinya demikian, maka proses pengerjaan dipastikan mundur dari target awal.

Untuk diketahui, proyek ini bersumber dari Bankeu Pemprov Kaltim. Nilainya Rp 23 miliar. Nantinya penurapan ini menyambungkan konstruksi lama. Tepatnya dari jalan Brokoli, samping SD 010 Bontang Utara hingga jembatan di dekat SD Betlehem. Konstruksinya berbeda dengan sebelumnya.

Kali ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) menggunakan gabungan beton dengan batu. Bukan lagi pemancangan seperti proyek sebelumnya. “Karena lahannya di area itu banyak permukiman sehingga alat pancang tidak bisa masuk. Kali ini kami pakai komposit saja,” kata Kepala Dinas PUPRK Tavip Nugroho.

Ia menjelaskan terdapat satu lahan yang cukup digunakan untuk mobilisasi kendaraan alat berat pengangkut material. Dinas PUPRK pun telah meminta izin kepada pemilik lahan dan mendapatkan restu. Total panjang penurapan sebesar 500 meter. Kanan dan kiri sisi sungai. Dengan ketebalan di ujung atas mencapai setengah meter. (*/ak/ind/k8) 

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 10:23

Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini,…

Sabtu, 18 September 2021 10:22

Pengumpul Koin untuk APBD di Penajam Paser Utara Diteror

PENAJAM - Pengumpulan uang koin dari masyarakat yang dikoordinasi oleh…

Jumat, 17 September 2021 20:36

BNPT Berikan Vaksinasi Bagi Mitra Binaan dan Warga Samarinda

SAMARINDA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Dinas…

Jumat, 17 September 2021 19:19

Perusahaan Sawit di Tabang Terancam Dicabut HGU, Anggota DPRD Kukar Anggap Disbun Sangat Tegas

Prokal.co, enggarong - Dinas Perkebunan (Disbub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)…

Jumat, 17 September 2021 10:43

Kata Bupati, Bandara Paser yang Sempat Mangkrak Itu Bakal Dilanjutkan Pembangunannya

TANA PASER - Angin segar berembus dari hasil kunjungan Bupati…

Jumat, 17 September 2021 10:40

Defisit Bukan Hanya PPU, Pengumpulan Koin Terus Bergerak di Masyarakat

PENAJAM - Fenomena defisit anggaran tidak hanya dialami Kabupaten Penajam…

Jumat, 17 September 2021 10:37

Wujudkan Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah, Bupati Tandatangani Kesepakatan Bersama BPD Kaltimtara

Dalam rangka mewujudkan digitalisasi transaksi keuangan daerah, Bupati Mahakam Ulu…

Jumat, 17 September 2021 10:35

Percepat Vaksinasi di 50 Kampung, Satgas Covid-19 Mahulu Jadwalkan Vaksin Jemput Bola

UJOH BILANG – Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) terus melaksanakan vaksinasi…

Jumat, 17 September 2021 10:12

Baru Difungsikan Plafon Puskesmas Berjatuhan

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini beredar video di tengah…

Jumat, 17 September 2021 10:08

PT Indexim Coalindo Serahkan Alat Kesehatan Kepada Satgas Covid-19 di Empat Kecamatan

SANGATTA - Dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 di Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers