MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 30 Juli 2021 09:54
Wajib Lampirkan Bukti Vaksinasi
Imbas Pemberlakuan Aturan Baru, Ratusan Calon Penumpang Telantar
TELANTAR: Ratusan calon penumpang KM Pantokrator tujuan Parepare, Sulsel, terpaksa menunda keberangkatan akibat pemberlakukan aturan baru yang mengharuskan penumpang kapal mengantongi bukti vaksinasi Covid-19.

Ratusan calon penumpang KM Pantokrator tujuan Parepare, Sulawesi Selatan, harus menelan pil pahit, gagal berangkat karena kurang salah satu persyaratan administrasi, yakni melampirkan bukti vaksinasi minimal satu kali.

 

SAMARINDA – Sebagaimana tertuang dalam surat edaran (SE) Nomor 59/2021 tentang Petunjuk Teknis Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Laut di Masa Pandemi Covid-19 yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain menunjukkan surat keterangan hasil negatif polymerase chain reaction (PCR) 2x24 jam, atau rapid antigen 1x24 jam, penumpang diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi pertama. Akibatnya, hanya 115 penumpang tercatat bisa berangkat dan sekitar 250 orang tertunda.

Sinar (35), calon penumpang KM Pantokrator menyebut, tiba di Pelabuhan Samarinda pada Selasa (27/7) sekitar pukul 22.00 Wita dari Sangkulirang, Kutai Timur. Bersama 10 orang lainnya, dia menyewa truk dan berencana pulang kampung ke Pinrang. “Tadi pagi (kemarin) kami sudah naik dan menginap di kapal, diminta turun untuk pemeriksaan berkas. Tetapi ternyata dinyatakan tidak lengkap. Kami tidak bisa membuktikan kartu vaksinasi, jadi ya gagal pulang,” ucapnya.

Kebingungan pun melanda, karena agen tiket kapal yang dihubungi tidak mengabarkan sebelumnya. Hanya membawa surat bukti rapid antigen. Kalau itu, semua rombongan sudah lengkap. “Informasinya aturan baru berlaku Senin (26/7),” ucapnya.

Dia pun tidak tahu harus ke mana, karena mes di Sangkulirang sudah ditinggalkan. Dia sangat berharap ada solusi, termasuk jika memang ada stok vaksin tersedia, siap untuk mengikuti. “Kami tidak tahu harus bagaimana. Kalau ada vaksin dan harus bayar pun kami siap. Bahkan kami juga siap kalau harus ditangkap, karena kesalahan administrasi yang baru kami ketahui asal di kampung halaman,” sesalnya.

Sementara itu, agen tiket kapal Sahar mengatakan tidak bisa berbuat banyak. Sebab, informasi adanya tambahan surat keterangan vaksinasi baru diketahui Selasa (27/7). Dia pun terpaksa membatalkan transaksi tiket 21 orang yang meminta bantuannya. “Hanya empat yang bisa berangkat. Kami harapkan hal semacam itu tidak terulang. Sosialisasi seharusnya jauh hari bukan H-1. Kami juga antisipasi bagi calon penumpang KM Aditya yang akan berangkat Kamis (29/7) yang tidak memiliki bukti vaksinasi untuk menunda,” keluhnya.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda Capt Slamet Isyadi mengatakan, pihaknya telah rapat bersama beberapa instansi terkait perjalanan laut dalam rangka penerapan SE 59/2021. Memang kebanyakan penumpang belum mengetahui persyaratan terbaru soal bukti vaksinasi, tapi aturan harus ditegakkan. “Kami minta calon penumpang yang persyaratannya tidak lengkap untuk turun. Bagi yang sudah telanjur membeli tiket bisa melakukan penjadwalan ulang, atau meminta pengembalian,” singkatnya. (dns/dra/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 09:52

Lengkapi Surat Kendaraan, Mulai Hari Ini Polres Samarinda Gelar Operasi Patuh Mahakam 2021

SAMARINDA - Polresta Samarinda menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka…

Senin, 20 September 2021 05:20

Walikota Andi Harun Bawa Persoalan Banjir Samarinda ke Kementerian PUPR di Jakarta

SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun beserta jajaran pemerintah kota…

Minggu, 19 September 2021 16:56

Mahasiswa Farmasi UMKT Teliti Tanaman Bajakah sebagai Antibiofilm

Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur memanfaatkan tumbuhan asli Kalimantan,…

Minggu, 19 September 2021 15:16

Gubernur Komitmen dengan Pemuda Disabilitas

Raut wajah sumringah terpancar dari para wajah para pengurus Forum…

Minggu, 19 September 2021 14:00

Mayat Mr X Mengapung di Sungai Mahakam 

SAMARINDA - Sesosok mayat tanpa identitas atau Mr X mengapung…

Minggu, 19 September 2021 11:24

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh Luka

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh…

Minggu, 19 September 2021 11:22

Kreatif..!! Mahasiswa UMKT Manfaatkan Pangan Buah Naga dan Nanas Jadi Cemilan Sehat Rendah Gula

Kasus diabetes melitus di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Menurut…

Minggu, 19 September 2021 10:27

Dugaan Tambang Ilegal di Lahan Pemkot Samarinda, Ada Pembiaran?

Pengerukan “emas hitam” tanpa izin seakan tak pernah ada habisnya…

Minggu, 19 September 2021 10:24

Drainase Sempit Jalan Diponegoro Dibenahi Tahun Depan

DRAINASE yang sempit di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Bukuan, rencananya…

Minggu, 19 September 2021 10:23
Tidak Bisa Dipindah, DLH Akan Pasang Plang

AWAS..!! Ada Buaya di Taman Tepian Jalan Slamet Riyadi

Sisi sungai taman tepian Mahakam, Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers