MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 29 Juli 2021 11:37
Pemerintah Baru Bisa Penuhi 30 Persen Kebutuhan Vaksin

Penyuluh Agama Hingga TNI Digandeng untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi di Kaltim. (ANGGI)

JAKARTA- 21,2 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac (27/7) sampai di Indonesia. Ini kedatangan yang terbesar sejauh ini. Meski bahan baku terus berdatangan, stok vaksin di Tanah Air hanya 30 persen dari target.

Hingga kemarin, total vaksin Covid-19 dari seluruh jenis vaksin yang didatangkan pemerintah berjumlah 173,1 juta dosis. Juru Bicara terkait Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan jumlah tersebut merupakan vaksin jadi maupun bahan baku atau bulk. Sehingga perlu diolah lagi. Diprediksi jumlah vaksin siap jadinya hanya 151,9 juta dosis.

“Di Juni ini beberapa daerah mengeluh belum bisa melakukan vaksinasi karena vaksinnya belum dikirim dari pusat,” ujarnya kemarin. 151,9 juta dosis vaksin yang dimiliki hanya 30 persen dari kebutuhan nasional. Secara keseluruhan jumlah vaksin yang dibutuhkan adalah 462 juta dosis.

462 juta dosis ini tidak bisa dipenuhi secara cepat karena kedatangan bahan baku bertahap hingga Desember. Selain itu pengolahan juga bertahap. Distribusinya pun akhirnya bertahap. “Akhirnya vaksinasi ini harus dilakukan sesuai prioritas,” bebernya. Prioritas yang dimaksud Nadia adalah kelompok rentan didahulukan untuk vaksinasi.

Pada akhir Juni lalu, pemerintah sebenarnya pernah mencapai target vaksinasi hingga 1,5 juta dosis perhari. Target Presiden Joko Widodo pun pada Juni dan Juli bisa imunisasi Covid-19 sebanyak 1 juta orang. Namun, pada Juli target ini sulit tercapai. Nadia beralasan, pemerintah fokus dengan meningkatkan kasus pada minggu pertama hingga ketiga Juli. “Sehingga fokus kami menurunan laju penularan terlebih dahulu,” katanya.

Pada kesempatan lain, Koordinator Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartanto menjelaskan pemerintah selalu memastikan keamanan, kualitas, dan khasiat vaksin yang diberikan kepada masyarakat. Dia menjabarkan, vaksin Covid-19 di Indonesia selalu atas rekomendasi BPOM dan ITAGI.

“Perlu ditekankan kembali, vaksinasi merupakan salah satu strategi untuk melawan Covid-19,” ujar Menko Perekonomian itu. Untuk mencapai herd immunity atau kekebala kelompok dibutuhkan 208 juta penduduk Indonesia yang tervaksin.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan mereka juga berupaya supaya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia berjalan lancar. Diantaranya dengan melibatkan para penyuluh agama. ’’Penyuluh agama kami minta agar intensifkan edukasi vaksinasi dan pencegahan Covid-19 kepada umat beragama,’’ katanya (27/7).

Zainut mengatakan edukasi dari penyuluh agama tersebut sangat penting. Sebab vaksinasi di tengah pandemi Covid-19 sejalan dengan ajaran agama. Dengan demikian diharapkan kesediaan masyarakat untuk ikut vaksinasi semakin meningkat. Menurut ini penting, sebab berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia (IPI), masih ada sekitar 41 persen masyarakat yang enggan ikut vaksinasi.

Di tengah masih adanya silang pendapat soal vaksinasi Covid-19 di masyarakat, edukasi tentang pentingnya keikutsertaan vaksinasi sangat penting. ’’Sebaran kasus Covid-19 masih tinggi. Perlu edukasi secara intensif oleh semua pihak, tidak terkecuali penyuluh agama,’’ katanya. Zainut mengatakan sesuai dengan arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, penyuluh agama juga berada di garda terdepan. Sebab mereka sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Khusus kepada para penyuluh agama Islam, dia berharap edukasi pentingnya ikut vaksinasi Covid-19 diharapkan ikut melibatkan para tokoh agama. Selain itu juga melibatkan tokoh amsyarakat hingga pengurus majelis taklim yang selama ini menjadi mitra penyuluh agama Islam.

Menurut Zainut rata-rata para penyuluh agama Islam memili hubungan baik dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu mereka juga memiliki binaan majelis taklim. ’’Bahkan tidak hanya satu. Bisa empat sampai lima majelis taklim,’’ tutur politisi PPP itu. Forum majelis taklim tersebut juga diharapkan dapat dimaksimalkan untuk sosialisasi pentingnya ikut vaksinasi Covid-19 serta menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu Zainut mengatakan saat ini Kemenag berupaya melakukan optimalisasi dan percepatan vaksinasi Covid-19 di rumah ibadah, pesantren, dan lembaga keagamaan lainnya. Khusus untuk pesantren, Zainut mengatakan sangat strategis untuk percepatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak-anak usia 12 tahun ke atas. ’’Ada ribuan bahkan jutaan anak-anak usia sekolah yang ada di pesantren seluruh Indonesia,’’ pungkasnya.

Demi percepatan vaksinasi terhadap masyarakat, TNI AL terus melakukan terobosan. Setelah jemput bola masyarakat kepulauan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan jajarannya mendatangi kapal-kapal yang sedang lego jangkar karena tidak sandar di pelabuhan. ”Mendatangi para ABK kapal yang sedang lego jangkar (ship to ship) menggunakan KAL (Kapal Angkatan Laut) maupun kapal-kapal dari perhubungan yang akan bersama-sama untuk memvaksinasi ABK yang ada disana,” terang dia.

Kemarin, upaya jemput bola itu dilaksanakan di Cilegon, Banten. Tidak kurang satu KAL, satu kapal patroli keamanan maritim, tiga kapal patroli milik kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta lima unit perahu karet mendatangi kapal-kapal yang sedang lego jangkar tidak jauh dari Pelabuhan Merak. Yudo berharap, terobosan yang dilakukan oleh instansinya berpengaruh baik terhadap capaian target vaksinasi. Baik di daerah maupun secara nasional.

Orang nomor satu di TNI AL itu menyatakan bahwa sasaran instansinya masih tetap sama. Yakni masyarakat yang berada di wilayah pesisir. Termasuk diantaranya para ABK. ”Nantinya akan kami lanjutkan, tidak hanya di sini saja (Banten, Red),” terang dia. Pria yang pernah mejabat sebagai panglima Komando Armada I itu pun menyatakan bahwa vaksinasi oleh TNI AL digalakkan setiap hari. Seluruh satuan di bawah jajaran Mabes TNI AL melaksanakan vaksinasi serentak.

Untuk itu, selain melakukan jemput bola ke kapal-kapal yang tidak sandar di pelabuhan, kemarin TNI AL juga melaksanakan serbuan vaksinasi di Pelabuhan Merak. Berdasar data yang dia terima, persentase vaksinasi di Cilegon masih jauh dari target. Yakni berada pada angka 18 persen dari total keseluruhan masyarakat yang harus divaksin. Tidak heran daerah terus didorong meningkatkan persentase vaksinasi. Minimal sampai tembus angka 60 persen.

TNI AL, kata Yudo, hadir untuk mengejar target tersebut. Dia berjanji, pihaknya akan memberikan layanan kepada masyarakat Cilegon selama masih ada yang ingin divaksin. ”Sampai berapa pun akan kami layanan, kalay perlu akan kami perpanjang (serbuan vaksinasi di Cilegon) hingga lima hari,” ungkap Yudo. Di lokasi tersebut, pihaknya mengerahkan 60 orang vaksinator. Mereka berasal dari Korps Marinir, Lanal Banten, Polres Bante, Kementerian Perhubungan, dan kantor kesehatan pelabuhan.

Dalam sehari mereka menarget menyuntik 1.500 masyarakat. Termasuk petugas di pelabuhan dan ABK yang tengah berada di pelabuhan. Di samping serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh tiga matra TNI, Mabes TNI juga segera memulai digital tracing. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto secara langsung memberi atensi terhadap penerapan strategi tersebut. Dia percaya dengan tracer TNI yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, digital tracing akan berjalan baik.

Serupa dengan vaksinasi, digital tracing dilaksanakan untuk menekan laju pertumbuhan pasien Covid-19. Tugas babinsa, babinpotmar, dan babinpotdira sebagai tracer sangat penting dalam memutus birokrasi yang begitu panjang. ”Para babinsa, babinpotmar, dan babinpotdirga merupakan garda terdepan yang harus mampu untuk melaksanakan upaya memitigasi atau memotong rantai penularan sampe angka paling rendah,” terang Hadi.

Setelah melaksanakan pelatihan dan simulasi, panglima TNI ingin mulai pekan depan digital tracing mulai berjalan. ”Saya sampaikan bahwa menjadi tenaga tracer digital dan tracer lapangan adalah tugas mulia yang diberikan oleh pemerintah bagi para babinsa, babinpotmar, dan babinpotdirga dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Hadi. Untuk itu, dia berharap 63 ribu tracer yang sudah tersebar di berbagai daerah juga giat melaksanakan tracing. (syn/wan/lyn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 12:30

Wanita Cantik yang Ditusuk dan Dibuang Jasadnya di Jalan Poros Samarinda Tenggarong, Polisi: Sudah Direncanakan

SAMARINDA - Pembunuhan Juwanah alias Julia (25) di dalam mobil…

Sabtu, 25 September 2021 12:20

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah tegas terhadap…

Sabtu, 25 September 2021 10:14
Kasus Positif di Kaltim Turun Signifikan

Delapan Daerah Masih Zona Merah, Pemprov Kaltim Belum Berikan Izin PTM SMA Sederajat

BALIKPAPAN–Kasus Covid-19 yang terus melandai dari hari ke hari, membuat…

Sabtu, 25 September 2021 10:13

Awal Oktober, Level PPKM Balikpapan Bisa Turun

SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data…

Sabtu, 25 September 2021 10:11

Sidang Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas yang Sering Ditunda, Terdakwa Sakit-sakitan hingga Saksi Kompak Mangkir

Sejak bergulir perdana pada 23 Juni, baru sembilan saksi yang…

Sabtu, 25 September 2021 10:10

Geliat Papua Jelang Pembukaan PON XX, Tiap Rombongan Atlet yang Datang Disambut Tarian di Bandara

Stadion baru tempat pembukaan dihelat telah selesai berbenah. Sejumlah cabor…

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers