MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 27 Juli 2021 12:36
Soal Rencana Pemindahan Terminal Penajam, Organda Tidak Setuju
TRANSPORTASI: Terminal Penajam sedang diupayakan pemerintah daerah untuk dipindahkan ke Km 4 Nenang.

Pemkab PPU berencana memindahkan Terminal Aji Raden Kusuma (Terminal Penajam) di Jalan Provinsi, Km 5, Penajam, dengan membangun terminal yang sama di Jalan Provinsi, Km 4, Nenang. Namun, rencana tersebut ditolak Organda.

 

PENAJAM – Menurut Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda), rencana pemerintah itu tidak tepat. Semestinya Terminal Aji Raden Kusuma yang sudah ada itu ditingkatkan menjadi tipe B.

“Soal surat-menyurat atas alas hak lahan Terminal Aji Raden Kusuma yang belum ditemukan hingga sekarang, mari bersama-sama ditelusuri sampai ketemu,” kata Sekretaris DPC Organda Penajam Paser Utara (PPU) Amiruddin Lambe, kemarin (26/7).

Sejauh ini, Amiruddin Lambe sudah melakukan berbagai upaya agar terminal yang dibangun oleh perusahaan minyak dan gas (migas) PT Unocal Indonesia Company era 1990-an itu bisa ditingkatkan dengan penambahan luas lahan dan fasilitas.

Pertemuannya dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Arih Frananta Filifus Sembiring di Samarinda bulan lalu menghasilkan janji. Bahwa Dishub Kaltim bersedia membangunkan terminal tipe B di Penajam.

Namun, Dishub Kaltim memerlukan dukungan titik lokasi serta surat-menyuratnya untuk pembangunan terminal itu. “Di belakang Terminal Aji Raden Kusuma masih terdapat lahan cukup luas sekira 2 hektare milik masyarakat. Itu yang perlu dibebaskan untuk menambah perluasan area terminal,” katanya.

Ia beralasan, Organda menolak rencana pemerintah membangun terminal di Km 4 agar terjadi pemerataan pembangunan dan ekonomi di sisi lain wilayah Penajam.

“Kalau terminal dibangun di lokasi pasar, ya, ekonomi yang berkembang hanya di sekitar pasar. Sementara masyarakat di kawasan Penajam lainnya tidak dapat merasakan perkembangan pembangunan,” tuturnya.

Ketua DPRD PPU Jhon Kenedi turut memberi apresiasi dengan menghubungi para pihak untuk menelusuri sertifikat atas lahan terminal Penajam. Jhon memanggil Kepala Bidang Pertanahan dan Permakaman Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan PPU Supriyadi.

Sebab, persoalan terminal berkaitan dengan aset pemerintah yang menjadi wewenang dinas ini. “Betul saya dipanggil pak ketua dewan. Saya memberi penjelasan sudah meminta perihal surat ini ke Dishub, tapi belum ada penyerahan ke kami,” kata Supriyadi, kemarin.

Dishub, kata dia, sudah menelusuri keberadaan dokumen pendukung Terminal Aji Raden Kusuma mulai Pemkab Paser hingga Pemkot Balikpapan, tapi belum mendapatkan titik terang hingga sekarang.

“Sebenarnya, kalau mau, kalau penguasaan fisik terminalnya atas nama pemkab atau Dishub, saya bisa menguruskannya untuk menjadi sertifikat. Kabarnya sudah mau dibuatkan segel atas nama kadishub tapi belum jadi. Menurut saya, segel itu segera saja ditandatangani agar terminal bisa dibangun lebih representatif,” katanya.

Kesulitan menemukan sertifikat lahan terminal, diakui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub PPU Firman, seperti diwartakan sebelumnya. Kata dia, Dishub Kaltim benar meminta dokumen lahan untuk pembangunan terminal tipe B, tanpa menunjuk letak lahan di PPU.

Namun, sampai kini Dishub PPU belum memberi jawaban ke Dishub Kaltim karena hingga kini masih kesulitan menemukan dokumen dimaksud. Terminal Aji Raden Kusuma Penajam itu saat pelimpahan dari Pemkab Paser ke Pemkab PPU dekade 2002-an tidak tuntas tanpa melampirkan bukti sertifikat lahannya.

“Sepanjang belum ada penyerahan ke Pemprov Kaltim, (terminal itu) masih jadi kewenangan kami, karena tidak ada sertifikatnya. Namun, tidak dianggarkan untuk pemeliharaannya,” kata Kadishub PPU Ahmad dalam sebuah kesempatan berbincang dengan media ini.

Ia pula yang mewacanakan membangun terminal baru di area Pasar Induk Penajam di Jalan Provinsi Km 4 Nenang, Penajam. (ari/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 10:58

Program Redistribusi Lahan Berlanjut, Pemkab Fasilitasi Kepemilikan Warga

SANGATTA – Pembebasan lahan kawasan hutan yang sudah dihuni masyarakat…

Senin, 20 September 2021 10:56

Batching Plant Belum Berizin, Mutu Beton Dipertanyakan, Pemkab Janji Tindak Tegas

SAMBALIUNG – Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemkab akan mengambil…

Senin, 20 September 2021 10:54

Vaksinasi Sasar Santri Pesantren, Kejar Target Herd Immunity hingga Akhir Tahun di Berau

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Berau Iswahyudi memastikan…

Senin, 20 September 2021 10:53

Tak Kunjung Beroperasi, Pemprov dan Pemkab Kelola Mandiri KEK Maloy Batuta

Belum jelasnya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Senin, 20 September 2021 05:17

Polsek Loa Kulu Sudah Periksa Empat Oknum Penambang Ilegal dan Sita Excavator yang Garap Lahan MHU

Terkait adanya penemuan oknum lain yang melakukan kegiatan pengerukan baru…

Senin, 20 September 2021 05:13

Lahan MHU di Desa Margahayu Kukar Digarap Oknum

Tim Patroli PT Multi Harapan Utama (MHU) menemukan adanya kegiatan…

Minggu, 19 September 2021 22:20

Konsesi PT MHU Dikupas Pihak Lain, Perusahaan Lapor Polisi, Alat Berat Diamankan

TENGGARONG - Dugaan aktivitas tambang ilegal di konsesi PT Multi…

Minggu, 19 September 2021 14:03

Pupuk Kaltim Raih 3 Kategori Penghargaan ISDA 2021

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meraih tiga kategori penghargaan…

Sabtu, 18 September 2021 10:23

Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini,…

Sabtu, 18 September 2021 10:22

Pengumpul Koin untuk APBD di Penajam Paser Utara Diteror

PENAJAM - Pengumpulan uang koin dari masyarakat yang dikoordinasi oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers