MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 27 Juli 2021 11:13
Delapan Daerah Terapkan PPKM Level 4
Kaltim Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Luar Jawa-Bali
Polisi membagikan masker kepada penumpang kapal di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

PENAJAM-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tak hanya untuk Jawa-Bali. Kini merembet ke Kaltim. Ada delapan kabupaten/kota yang mulai menerapkan status itu mulai Senin (26/7) hingga 2 Agustus mendatang.

Kepastian penerapan PPKM Level 4 itu diperoleh dari Asisten Pemerintah dan Kesra Sekprov Kaltim Mohammad Jauhar Effendi setelah mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu (24/7).

“Berdasarkan paparan Menko Perekonomian, ada 21 provinsi dan 45 kabupaten dan kota di luar Jawa-Bali yang masuk kategori penerapan PPKM Level 4,” kata Mohammad Jauhar Effendi kepada Kaltim Post, kemarin.

Khusus untuk wilayah Kaltim itu, beber dia, ada delapan kabupaten/kota yang masuk PPKM Level 4. Yaitu, Berau, Bontang, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur (Kutim), dan Penajam Paser Utara (PPU).

Dikatakan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera menerbitkan instruksi tentang penerapan PPKM level Level 4 dan Gubernur Kaltim Isran Noor agar segera menindaklanjuti mengenai hal yang sama di wilayah masing-masing.

Di samping itu, kata Jauhar, rakor juga menyinggung masalah ketersediaan oksigen, peningkatan bed occupancy rate (BOR) untuk perawatan warga masyarakat yang terkena Covid-19 agar ditingkatkan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyadi Indrawati menyampaikan tentang berbagai bantuan yang didanai oleh APBN. Juga, diingatkan tentang masih rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19 di daerah. Sementara Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) sampai pada level RT.

“Karena tidak diberikan kesempatan bertanya, usai acara, saya menelepon Dirjen Administrasi Wilayah Kemendagri Pak Suhajar Diantoro, untuk menanyakan, kenapa waktu rakor dipimpin Presiden Joko Widodo, 19 Juli 2021, Samarinda masuk level 4, tapi dalam Inmendagri tanggal 20 Juli tidak masuk level 4? Diperoleh jawaban, bahwa sesuai arahan Presiden, hanya perpanjangan PPKM Level 4 (darurat), sehingga data terkini tidak dimasukkan,” kata Jauhar.

“Tetapi untuk rakor ini, dipastikan delapan kabupaten/kota tersebut masuk PPKM Level 4,” tambah mantan camat Penajam itu. Dalam rakor itu juga mengemuka kasus aktif Covid-19 tertinggi di luar Jawa-Bali ada di Kaltim.

Adapun, untuk menekan penyebaran virus covid-19, Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang, membagi sejumlah masker kepada para penumpang KM Lambelu yang hendak bertolak ke Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (25/7) sore.

“Pembagian masker ini selain mendukung pencegahan Covid-19, juga untuk kesehatan penumpang kapal,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang AKP Abu Sangit kepada Kaltim Post.

Pihaknya mengimbau agar para penumpang menjaga jarak ketika hendak naik ke kapal. “Kami juga memberi edukasi dan menyampaikan senantiasa jaga kebersihan, keselamatan serta kesehatan,” kata mantan Kasat Lantas Polres Nunukan, Kalimantan Utara itu.

SANKSI PELANGGAR

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (25/7) mengumumkan PPKM Level 4 diperpanjang mulai hari ini sampai 2 Agustus. Ada beberapa penyesuaian yang dilakukan pemerintah dalam perpanjangan PPKM kali ini. Untuk membantu masyarakat, pemerintah juga telah menambah bantuan sosial.

Jokowi beralasan perpanjangan PPKM Level 4 itu karena pertimbangan kesehatan dan sosial ekonomi masyarakat. Dampak dari PPKM yang selama ini diterapkan, menurut presiden sudah menunjukkan positif. Dari data Satgas Penanganan Covid-19, pasien yang melakukan isolasi atau perawatan hingga kemarin turun 227 orang dibanding dua hari lalu.

Namun, efek positif jangan membuat lengah. Jokowi meminta agar semua pihak tetap waspada. Varian Delta disebutnya mudah menular dan berpotensi ada lonjakan kasus jika protokol kesehatan kendur. “Pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan,” perintah Jokowi.

Itu untuk antisipasi adanya varian baru yang lebih ganas. Selain itu perawatan untuk mereka yang sudah terdeteksi positif Covid-19 juga harus maksimal. Tujuannya agar angka kesembuhan semakin tinggi. “Tracing, testing, dan treatment (3T) akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Pada kesempatan lain, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan bahwa pemerintah akan tegas terhadap pelanggaran. Bisa jadi kalau melanggar, tempat usaha dapat ditutup.

Dia menegaskan pemerintah mendorong isolasi terpusat dari level desa hingga provinsi. Pasien positif Covid-19 yang di rumahnya ada lanjut usia (lansia), ibu hamil, orang yang menderita penyakit comorbid, dan yang belum vaksin diminta agar isolasi.

“Kami perhatikan kematian banyak terjadi pada orang yang punya comorbid dan belum vaksin,” ungkapnya. Luhut pun berjanji vaksinasi akan dimasifkan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, pemerintah saat ini tengah mematangkan sistem digital tracing melalui aplikasi Peduli Lindungi. “Ini akan di-upgrade untuk diintegrasikan untuk melakukan screening di mal ataupun merchant. Ini akan dihubungkan dengan sistem di Kemenkes dan Kominfo. Sehingga dengan QR code akan bisa men-screening mereka yang sudah tervaksinasi dan yang sudah tes PCR,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Airlangga menyebut, inovasi melalui aplikasi itu diharapkan bisa siap go live jika pemerintah akan melakukan pembukaan beberapa fasilitas umum di kemudian hari.

Terkait dengan penerapan, Airlangga memerinci, ada 45 kabupaten/kota di 21 provinsi di luar Jawa yang menerapkan PPKM Level 4. Kemudian, ada 276 kabupaten/kota di 21 provinsi di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 3. Lalu, 65 kabupaten/kota di 17 provinsi di luar Jawa Bali menerapkan PPKM Level 2.

Sedangkan di Jawa dan Bali terdapat 95 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4. Sementara PPKM Level 3 diterapkan di 33 kabupaten/kota. (ari/aim/rom/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 12:30

Wanita Cantik yang Ditusuk dan Dibuang Jasadnya di Jalan Poros Samarinda Tenggarong, Polisi: Sudah Direncanakan

SAMARINDA - Pembunuhan Juwanah alias Julia (25) di dalam mobil…

Sabtu, 25 September 2021 12:20

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah tegas terhadap…

Sabtu, 25 September 2021 10:14
Kasus Positif di Kaltim Turun Signifikan

Delapan Daerah Masih Zona Merah, Pemprov Kaltim Belum Berikan Izin PTM SMA Sederajat

BALIKPAPAN–Kasus Covid-19 yang terus melandai dari hari ke hari, membuat…

Sabtu, 25 September 2021 10:13

Awal Oktober, Level PPKM Balikpapan Bisa Turun

SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data…

Sabtu, 25 September 2021 10:11

Sidang Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas yang Sering Ditunda, Terdakwa Sakit-sakitan hingga Saksi Kompak Mangkir

Sejak bergulir perdana pada 23 Juni, baru sembilan saksi yang…

Sabtu, 25 September 2021 10:10

Geliat Papua Jelang Pembukaan PON XX, Tiap Rombongan Atlet yang Datang Disambut Tarian di Bandara

Stadion baru tempat pembukaan dihelat telah selesai berbenah. Sejumlah cabor…

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers