MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 26 Juli 2021 11:11
Bayang-Bayang PHK dari Sektor Keuangan, Katanya Penutupan Bank Bagian dari Strategi
Digitalisasi perbankan menjawab kebutuhan.

Perkembangan teknologi telah menimbulkan disrupsi di berbagai sektor, termasuk keuangan. Salah satu dampaknya adalah penutupan ribuan kantor cabang di daerah, dan juga penambahan ATM yang sudah kurang masif karena peningkatan transaksi secara elektronik. Di Kaltim sendiri, sudah terjadi pengurangan ratusan kantor cabang.

 

PADA 2016, jumlah kantor bank di Benua Etam mencapai 678 unit. Jumlah ini menurun signifikan pada 2020, tersisa 536 unit. Penurunan ini dinilai wajar karena beberapa bank dianggap melakukan efisiensi agar memiliki daya saing yang lebih kuat. Terlebih penurunan tersebut terjadi mayoritas berasal dari jaringan kantor bank. Seperti, kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Made Yoga Sudharma mengatakan, kebijakan bank-bank terkait penutupan jaringan kantornya merupakan bagian strategi bisnis yang secara umum ditempuh. Dalam melakukan kebijakan penutupan jaringan kantor, bank telah melakukan evaluasi, dan kajian mendalam.

Utamanya, dengan beberapa pertimbangan antara lain faktor ekonomi dan bisnis dan perkembangan teknologi. “Dari sisi ekonomi dan bisnis bank, bisa dilihat tingkat persaingan antarbank dalam industri perbankan sangat tinggi, menjadi kajian dalam mempertimbangkan penutupan jaringan kantornya,” ujarnya, Jumat (23/7).

Menurutnya, setiap bank memiliki strategi bisnis dalam layanan keuangan dengan memerhatikan cost and benefit. Namun demikian, strategi penutupan jaringan kantor tetap didukung dengan layanan prima dari bank tersebut, melalui jaringan ATM yang cukup banyak, maupun dari jaringan kantor terdekat.

Jika dulu bank banyak membuka jaringan kantornya untuk mendekatkan diri kepada nasabah, kini perbankan beralih dengan memaksimalkan perkembangan teknologi untuk melakukan hal yang sama. Dari sisi perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi, pemanfaatan perkembangan teknologi informasi sangat pesat di industri keuangan terutama sektor perbankan. Seperti layanan m-banking, SMS banking, e-banking dan layanan lainnya yang berbasis internet atau digital.

Saat ini, layanan perbankan digital memungkinkan para nasabah bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, registrasi, pembukaan rekening, transaksi perbankan, dan penutupan rekening, termasuk memperoleh informasi lain dan kebutuhan lainnya dari nasabah Bank.

“Sehingga efisiensi dan efektivitas dirasakan nasabah dalam memanfaatkan layanan digital banking, yaitu nasabah tidak harus mendatangi bank secara langsung, rasa aman, kenyamanan, dapat diakses di mana saja, mudah dan praktis,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pada dasarnya layanan perbankan secara digital merupakan, branchless banking atau delivery channel yang melengkapi jaringan kantor bank yang telah ada. Hal ini untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, di seluruh Indonesia secara efisien. Layanan perbankan digital pun dapat dimaksimalkan tanpa mengenal batasan waktu dan tempat.

“Sehingga langkah, langkah menutup jaringan kantor tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis yang dijalankan perbankan,” terangnya.

Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imansyah menyebut sepanjang 2020, setidaknya ada sekitar 1.000 kantor cabang bank yang ditutup. Dia memperkirakan penutupan terus berlanjut pada tahun ini. Penutupan kantor fisik tidak dapat dihindari seiring dengan digitalisasi dan berkembangnya bank digital yang serba cepat dan bisa diakses lewat ponsel pintar.

"Yang menarik lagi jumlah kantor cabang terus turun. Pada 2020 turun hampir 1.000 kantor cabang, 2021 tren pasti lebih turun lagi. Sebab ketika secara fisik perbankan tidak bisa berkinerja baik, lalu disubstitusi oleh sesuatu yang bersifat teknologi, yang sifatnya fisik jadi contact less atau less touch economy (Pasti itu yang dipilih)," katanya pada webinar LPPI bertajuk Menuju Bank Digital, Kamis (15/7).

Terpisah, Deputi Direktur Basel dan Perbankan Internasional OJK Tony mengatakan pada periode 2015 hingga Maret 2021, ada 3.074 kantor yang tutup. Dengan penutupan itu, kantor cabang bank yang tersisa hanya 29.889 saja per Maret 2021.

"Beberapa tahun terakhir akibat semakin maraknya transaksi bank melalui mobile. Ini berdampak bagi masyarakat sehingga semakin jarang ke kantor cabang bank. Bank jadi melihat pendirian kantor cabang menjadi tidak efisien dan mereka mulai menutup sejumlah kantor dan mulai beralih ke pelayanan elektronik atau digital banking," kata Tony.

Peningkatan transaksi digital bank salah satunya terjadi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Bank tersebut mencatat pertumbuhan transaksi internet banking 132,2 persen secara tahunan pada Desember 2020.

Bahkan, pertumbuhan transaksi di aplikasi bank, BRImo mencapai 660,5 persen secara tahunan pada periode yang sama. Sementara bank-bank lain, setidaknya mencatat pertumbuhan transaksi mobile dan internet banking sekitar 50 persen pada pengujung tahun lalu.

Pertumbuhan antara lain dicatat oleh PT Bank Central Asia Tbk atau BCA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Permata Tbk. Data lain dari Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi digital banking di Indonesia meningkat dari Rp 1.708 triliun pada 2017 menjadi Rp 2.259 triliun pada 2018, Rp 2.436 triliun pada 2019, dan Rp 2.775 triliun pada 2020.

"Peningkatannya sejalan juga dengan transaksi di e-commerce mencapai Rp 266,3 triliun pada 2020," ungkap Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ricky Satria. (ctr/ndu/k15)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 11:09
Dari Kunjungan Nutrifood ke Kaltim Post secara Virtual

Komitmen Makanan Sehat hingga Isu Lingkungan

Tidak hanya memproduksi makanan dan minuman sehat, PT Nutrifood Indonesia…

Sabtu, 25 September 2021 11:04

Siasat Bertahan di Tengah Pandemi, Blue Sky Tambah 60 Kamar Baru

BALIKPAPAN – Blue Sky Hotel Balikpapan layak jadi panutan. Hampir…

Sabtu, 25 September 2021 10:58

Transaksi Kartu Kredit Melonjak

Transaksi nontunai masyarakat Kaltim menggunakan kartu kredit mengalami peningkatan signifikan…

Sabtu, 25 September 2021 10:56

Penerimaan Pajak Mulai Membaik

JAKARTA – Kinerja APBN semakin menunjukkan perbaikan pada Agustus. Kementerian…

Jumat, 24 September 2021 13:21
Karyawan Hampir 100 Persen Tervaksin, Berharap Level PPKM Turun

Okupansi Hotel di Bawah 30 Persen

Batalnya penurunan status penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4…

Jumat, 24 September 2021 13:20

Tingkatkan Kualitas Survei di Kaltim

SAMARINDA – Tahun ini Kaltim diprediksi mengalami peningkatan inflasi tahunan.…

Jumat, 24 September 2021 09:36

UPDK Mahakam Gelar Program Care For Asset di Dua Kabupaten

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset negara sekaligus menjaga…

Rabu, 22 September 2021 17:10

PT Astra Internasional Tbk Difasilitasi PAMA Baya Bagikan Paket Sembako

Tenggarong – PT Astra International, Tbk (Astra) yang difasilitasi oleh…

Senin, 20 September 2021 13:24

Setengah Hati Hilirisasi Minerba

BALIKPAPAN-Pembangunan smelter atau pemurnian hasil tambang tampaknya masih jauh panggang…

Senin, 20 September 2021 12:19

PHM Uji Coba Pemancangan Pipa Pengeboran Buatan Lokal

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memulai uji coba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers