MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 26 Juli 2021 10:37
Anak Belajar di Rumah, Orangtua Harus Bisa Beradaptasi
Kondisi pandemi Covid-19, membuat anak-anak kini harus belajar di rumah. Orangtua pun mesti mendampingi anak mereka.

KONDISI pandemi Covid-19, membuat anak-anak kini harus belajar di rumah. Orangtua pun mesti mendampingi anak mereka. Memang, belajar dari rumah tak semudah jika belajar di sekolah. Namun, anak, sekolah, dan orangtua mesti beradaptasi.

Psikolog Ayunda Ramadhani menjelaskan, pada dasarnya orangtua harus memahami bahwa pandemi saat ini adalah kondisi yang tak bisa diprediksi. Sehingga, mau tidak mau harus diterima. Jadi, harus siap menerima perubahan yang tak bisa diterima sehari-hari. Untuk mendampingi anak belajar di rumah, Ayunda punya kiat khusus.

Seperti yang pertama urusan waktu yaitu harus disepakati waktu mengerjakan tugas. “Lakukan ini bersama anak karena orangtua diharapkan bisa mendampingi hingga tugas selesai sebelum deadline pengumpulan,” ucap Ayunda.

Kemudian, memastikan keperluan biologis anak terpenuhi. Di antaranya, makan dan istirahat cukup adalah modal utama agar bisa fokus mengerjakan tugas. Selain itu, orangtua harus menciptakan situasi belajar yang kondusif. Mulai suhu ruangan, tempat yang nyaman, hingga jaringan internet. Jangan lupa memberikan reward dengan pujian atau makanan favoritnya, tiap anak bisa menyelesaikan tugas.

Meski begitu, bukan berarti hal itu bisa langsung berjalan baik dan lancar. Jika tak berjalan sesuai harapan, ada baiknya berhenti sejenak. Misal ketika mendampingi anak belajar, muncul rasa kesal atau marah, maka istirahat sejenak dianjurkan. Selain itu, bisa mengucapkan kalimat positif untuk menyemangati diri sendiri. Berolahraga, mengatur napas, tidur cukup dan makan bergizi, juga salah satu cara agar proses belajar optimal. Jangan lupa memberikan hiburan sendiri dan self reward.

“Namun, jika kasusnya adalah pada anak yang memang berkebutuhan khusus, dalam artian mengalami gangguan konsentrasi. Sehingga tidak dapat fokus, maka perlu strategi lain. Hal ini perlu berkolaborasi dengan terapis dan guru untuk menyesuaikan dengan kondisi anak,” jelas dosen Universitas Mulawarman Samarinda itu.

Ayunda melanjutkan, misal ketika anak dengan diagnosis hiperaktif, maka tugas sekolah tidak bisa dengan metode duduk tenang di atas meja. Namun, dengan tetap bergerak. Orangtua perlu kreatif dan guru pun harus kreatif untuk mendesain tugas belajar untuk anak attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Bisa misalnya dengan membuat tugas yang melibatkan olah tubuh.

Namun, jika bagi anak-anak umum, maka agar tugas bisa selesai di rumah, perlu pendampingan dari orangtua. “Menyesuaikan dengan gaya belajar mereka, tetapkan target/deadline penyelesaian dengan kesepakatan bersama. Saat belajar usahakan tidak ada gadget/alat elektronik seperti TV yang bisa memecah konsentrasi. Namun, kebanyakan tugas saat ini melalui online, sehingga, gadget akan sulit dihindari. Nah, inilah pentingnya peran orangtua,” paparnya.

Di sisi lain, diketahui kasus kekerasan pada perempuan dan anak mengalami peningkatan selama masa pandemi. Penyebabnya multifaktor, mulai kebijakan di awal pandemi hingga saat ini. Kebijakan tersebut membuat banyak menghabiskan waktu di rumah, bersama anggota keluarga lainnya. Tentu juga harus tetap bekerja dan sekolah, tapi dari rumah.

“Nah di sini rentan muncul konflik. Ada anak yang harus menggunakan laptop/ handphone bergantian. Belum lagi jika ayah/ibu juga harus bekerja di rumah tetapi laptop hanya satu. Belum lagi keperluan akan kuota internet. Di luar kebutuhan primer seperti kebutuhan pokok,” jelas dia.

Sementara itu, hingga saat ini, tanda-tanda pembelajaran tatap muka bisa dimulai di seluruh Kaltim juga belum ada. Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Anwar Sanusi menjelaskan, pihaknya membuka pembelajaran tatap muka jika situasinya sudah cukup aman, sesuai instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor.

Namun, saat ini kondisi Kaltim tak memungkinkan. Kasus Covid-19 terus membeludak. Seperti kemarin (24/7), penambahan kasus mencapai lebih dari 2 ribu orang. Seluruh daerah di Kaltim pun masuk zona merah. (rom/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 Januari 2022 13:48

Keluarkan Asap Putih, KM Pantokrator di Pelabuhan Samarinda Terbakar

Keluarkan Asap Putih, KM Pantokrator di Pelabuhan Samarinda Terbakar SAMARINDA…

Selasa, 25 Januari 2022 21:39

Ditpolair Ungkap Illegal Logging Senilai Rp 2 Miliar

BALIKPAPAN-Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus illegal…

Selasa, 25 Januari 2022 12:59

PKPU Perlu Segera Dituntaskan

KESEPAKATAN tanggal pemungutan suara akan menandai dimulainya tahapan pemilu. Apa…

Selasa, 25 Januari 2022 12:58

Pileg-Pilpres 14 Februari, Pilkada 27 November 2024

JAKARTA – Pemerintah melunak terkait tarik ulur penetapan tanggal pemungutan…

Selasa, 25 Januari 2022 12:24

Pasca-Blokade Tol Balsam Selama 7 Jam, Rugi Materi, Rugi Layanan

BALIKPAPAN–Penutupan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Kilometer 6, Manggar, selama tujuh…

Selasa, 25 Januari 2022 12:23

Manipulasi Data Royalti Tambang, Dituntut Delapan Tahun Penjara

SAMARINDA–Jaksa Melva Nurelly dan Rosnaeni Ulva menilai ada kerugian negara…

Selasa, 25 Januari 2022 12:23

Jadi Teladan, Rusdiansyah Aras Terima Penghargaan sebagai Tokoh Pers

Selalu menjaga prinsip jurnalistik dalam memberikan informasi kepada masyarakat, jadi…

Selasa, 25 Januari 2022 12:21

Edy Mulyadi Minta Maaf, Jangan Sampai Substansi Pemindahan IKN Teralihkan

SAMARINDA–Publik dihebohkan dengan pernyataan Edy Mulyadi, yang dianggap merendahkan warga…

Selasa, 25 Januari 2022 12:20
Kecelakaan Maut di Turunan Muara Rapak

Bukan Hanya Sopir, Pemilik Kendaraan sampai Petugas Uji Kir Harus Diusut

Servis rem terakhir truk kontainer yang memicu kecelakaan lalu lintas…

Selasa, 25 Januari 2022 11:27

Pimpinan DPD Berharap Kepala Otorita IKN dari Putra Daerah Kalimantan

 Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengusulkan Kepala Otorita Ibu Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers