MANAGED BY:
SABTU
04 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 24 Juli 2021 12:25
Kasus Perusda AUJ Tetap Jalan, Lima Tersangka Belum Ditahan tapi Bisa Dicekal
Ali Mustofa

Kasus dugaan korupsi di Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) dipastikan tetap berjalan. Saat ini proses penyidikan masih berlangsung.

 

BONTANG – Kasi Pidsus Kejari Bontang Ali Mustofa mengatakan, telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Baik dari badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut, maupun dari Pemkot Bontang sebagai pihak yang memberi penyertaan modal. “Tujuh saksi yang sudah dimintai keterangannya tiap perkara,” kata Ali.

Ia pun menegaskan lima tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya belum ditahan. Opsi pencekalan bisa saja dilakukan jika ada indikasi tersangka tersebut berupaya melarikan diri. “Nanti dilihat kalau ada potensi melarikan diri kami akan lakukan pencekalan,” ucapnya.

Lambannya penanganan ini, lantaran pihak kejaksaan juga menangani sejumlah perkara. Menurutnya, kasus penyalahgunaan keuangan di PT Bontang Migas dan Energi (BME) menjadi sorotan prioritas. Ditambah jaksa di Pidsus Kejari Bontang sangat terbatas jumlahnya karena hanya satu orang. “Kami kekurangan SDM. Jadi, perlu skala prioritas,” tutur dia.

Diketahui, lima tersangka kasus Perusda AUJ yang telah ditetapkan meliputi AMA (mantan direktur PT Bontang Transport), YIR (mantan Direktur Bontang Investindo Karya Mandiri), YLS (mantan Direktur BPR Bontang Sejahtera), LSK (mantan Direktur Bontang Karya Utamindo).

Satu tersangka lainnya adalah ABM. Yang saat dugaan korupsi terjadi tercatat sebagai Direktur CV Cendana, rekanan Perusda AUJ yang menjalankan proyek fiktif pengaspalan.

Tersangka AMA diduga tidak membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana penyertaan modal sejumlah Rp 1 miliar. Selain itu, ia tidak patuh pada ketentuan perundang-undangan dan diwajibkan mengganti kerugian terhadap penggunaan dana tersebut.

Laporan dari inspektorat tertanggal 30 Juni 2016 tentang tiga aset mobil tidak diketahui keberadaannya. Akibatnya keuangan negara yang timbul senilai Rp 439 juta. Belum lagi adanya rangkap jabatan yakni direktur, manajer, dan kepala divisi kapal di struktur perusahaan yang dipimpinnya.

Sementara YLS memiliki peran terhadap terpidana Dandi yang memberi persetujuan pinjaman pribadi dengan jaminan deposito Perusda AUJ sebesar Rp 1 miliar. Adapun mekanismenya tidak sesuai atau tanpa specimen dari Kabag Keuangan Perusda AUJ.

Pun demikian dengan YIR. Diduga dia tidak bisa mempertanggungjawabkan dana yang diperoleh sebesar Rp 1,2 miliar. Bahkan tersangka ini memberikan pinjaman kepada LSK (tersangka lain) senilai Rp 30 juta. Tanpa peruntukan yang jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

LSK yang sebelumnya menjabat direktur PT Bontang Karya Utamindo melakukan pengambilan uang muka pada PT BIKM sebesar Rp 61 juta. Tak hanya itu, saat menjabat perusahaannya tidak membuat LPJ secara berkala dan berjenjang.

Peran ABM terkait penandatanganan cek giro kosong senilai Rp 1 miliar untuk proyek fiktif pengadaan megatron. Ia juga memiliki peran, yakni menghubungi perusahaan lain untuk pengerjaan pengaspalan lahan parkir fiktif, pengerjaan software dan galeri ATM, serta pembuatan palang parkir. (*/ak/ind/k15)

 


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 11:36

Trans Kalimantan Makin Parah, Poros Samarinda-Sendawar Ditempuh 10 Jam

Kerusakan jalan trans Kalimantan, poros Kubar-Samarinda tiada hentinya jadi sorotan.…

Jumat, 03 Desember 2021 11:09
Instruksi Bupati PPU untuk Seluruh Lingkungan RT, PPKM Level 2 Berlaku sampai 6 Desember

Dari Ingatkan Prokes 4M dan Maksimalkan Posko Penanganan, sampai Imbauan Qunut Nazilah

Kabupaten PPU telah menerapkan kebijakan PPKM Level 2 mulai 23…

Jumat, 03 Desember 2021 11:07

Harapan Ratusan Guru di PPU Kandas, Dana Hibah Tak Ada dalam APBD 2022

Harapan ratusan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia…

Jumat, 03 Desember 2021 11:05

Kontraktor di PPU Keberatan Pajak Galian C

PENAJAM - Kontraktor yang mendapatkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Kamis, 02 Desember 2021 14:13

Kades Batu Lepoq Ciptakan Herbal Immune Booster Covid 19

SANGATTA - Kepala Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai…

Kamis, 02 Desember 2021 13:03

Cegah Penyebaran Wabah, Wajib Lapor RT Digalakkan

SANGATTA - Covid- 19 menjadi tantangan baru, termasuk pembatasan mobilisasi…

Kamis, 02 Desember 2021 10:58

Mendagri Ultimatum PPU, Jelang Tutup Tahun Serapan APBD Rendah

Kinerja pemerintah daerah (Pemkab dan DPRD) Penajam Paser Utara (PPU)…

Kamis, 02 Desember 2021 10:57

Soal APBD PPU yang Telat, Sanksi seperti Dua Mata Pisau

SALAH satu poin penilaian untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah…

Kamis, 02 Desember 2021 10:56

Program TORA Terkendala Anggaran

TANA PASER - Progres usulan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA)…

Kamis, 02 Desember 2021 10:55

Soal Maraknya Aktivitas Tambang Ilegal, Legislator Kaltim Dorong Bentuk Pansus

PENAJAM - Kegiatan tambang batu bara ilegal di Kaltim, termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers