MANAGED BY:
SABTU
04 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13
Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai
ilustrasi

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam karena pandemi Covid-19. Indonesia National Air Carriers Association (INACA) pun berharap pemerintah memberikan keringanan pada industri maskapai agar bertahan. Maskapai berharap ada keringanan terkait dengan beban pajak, biaya operasional, serta jasa.

Ketua Umum INACA Denon Prawiratmaja menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah dapat berupa kebijakan sesuai dengan kewenangan pihak masing-masing. ”Misalnya, insentif pajak, avtur, biaya pelayanan jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat udara,” ujar Denon (22/7).

Selain itu, maskapai saat ini mendapat tekanan berat dari lessor atau perusahaan yang menyediakan jasa penyewaan pesawat yang sebagian besar bersifat internasional. ”Lessor tentu juga tidak mau menanggung biaya perawatan pesawat yang dikembalikan,” tambahnya.

Karena itu, INACA meminta bantuan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk mengusulkan lembaga pembiayaan nonbank ke pemerintah. Tujuannya, membantu pemulihan industri penerbangan nasional jangka menengah dan jangka panjang. ”Kami berharap juga bisa menyusun bersama kajian untuk mendapatkan pinjaman lunak sehingga membantu proses recovery dari pasar yang turun sebesar 90 persen,” tegasnya.

Dari data INACA, maskapai penerbangan nasional telah kehilangan 65 juta penumpang pada 2020. Jumlah penumpang biasanya mencapai 100 juta orang per tahun.

Menurut Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, usulan dari INACA untuk membentuk lembaga keuangan nonbank khusus bidang penerbangan tentu akan menjadi pertimbangan. Pihaknya juga mendorong lembaga nonbank untuk memberikan bantuan soft loan pada maskapai nasional. ”Hal itu diharapkan dapat terealisasikan dalam waktu dekat ini sehingga maskapai dapat terus melakukan aktivitas bisnisnya tanpa ada kekhawatiran kepailitan yang menghantui banyak bisnis transportasi di tanah air,” tuturnya. (agf/c12/dio)


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 10:25

November, Inflasi Kaltim Capai 0,17 Persen

SAMARINDA - Kaltim pada November 2021 mengalami inflasi sebesar 0,17…

Jumat, 03 Desember 2021 10:24

Beri Atensi Petani Mandiri, Pemerintah Daerah Diminta Fokus Hilirisasi Kelapa Sawit

Komoditas kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan…

Jumat, 03 Desember 2021 10:22

Dorong Pemerintah Elektrifikasi Kendaraan, Kurangi Emisi Gas, Atasi Efek Rumah Kaca

BALIKPAPAN – Pengusaha mendorong pemerintah segera melakukan pengendalian emisi dunia.…

Kamis, 02 Desember 2021 21:02

Daihatsu Ikut Lindungi Penyu

KEBUMEN - Daihatsu concern terhadap pelestarian penyu sebagai hewan langka…

Kamis, 02 Desember 2021 15:05

All New Xenia Kini Hadir dengan Penggerak Depan

SEMARANG - Setelah resmi diluncurkan pada pertengahan November lalu, Daihatsu…

Kamis, 02 Desember 2021 11:21

Penyebaran Covid-19 Melandai, Transportasi Paling Tinggi Sumbang Inflasi Kaltim November 2021

SAMARINDA - Pada November 2021, Kaltim mengalami inflasi yang rendah…

Kamis, 02 Desember 2021 10:34

Waspadai Percepatan Kebijakan Moneter, Butuh Active Income, Bukan Passive Income

BALIKPAPAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan bertekad untuk…

Kamis, 02 Desember 2021 10:32

Usulkan Balikpapan Jadi Destinasi MICE

BALIKPAPAN - Wakil Ketua II Bidang Pemasaran, Promosi dan Destinasi…

Kamis, 02 Desember 2021 10:31

Terbukti Bisa Bertahan, Waktunya Memacu Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu sektor usaha yang bisa…

Kamis, 02 Desember 2021 10:28

Meski Masih Proses Pemulihan, Pelaku Pariwisata Samarinda Harus Optimistis

SAMARINDA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers