MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 24 Juli 2021 11:06
Target Pertumbuhan Ekonomi Dikoreksi, BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen
Gubernur BI Perry Warjiyo

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI seven days reverse repo rate (BI 7DRR) sebesar 3,5 persen pada Juli 2021. Pun tingkat suku bunga deposit facility dan bunga lending facility masing-masing tetap 2,75 persen dan 4,25 persen.

 

BALIKPAPAN - Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi di global maupun domestik. Dari sisi global, Perry menilai pemulihan ekonomi masih berlanjut meski ketidakpastian belum mereda di tengah penyebaran Covid-19, khususnya karena varian delta.

Hal ini terlihat dari perbaikan ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Selain itu, sejumlah negara di Eropa juga membaik setelah lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu. "Kenaikan ini seiring dengan percepatan vaksinasi dan berlanjutnya stimulus fiskal di negara-negara tersebut," ungkap Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI periode Juni 2021 secara virtual, Kamis (17/6).

Namun, ekonomi India diperkirakan menurun. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 terus melonjak dan pemerintah setempat menerapkan pembatasan mobilitas yang ketat. "Dengan perkembangan tersebut BI merevisi ke atas perkiraan pertumbuhan ekonomi global 2021 menjadi 5,8 persen dari sebelumnya 5,7 persen," kata Perry.

Sementara itu, ketidakpastian di pasar keuangan global meningkat. Hal ini dampak kekhawatiran pasar terhadap penyebaran kasus Covid-19 di dunia dan kebijakan moneter bank sentral AS. "Situasi ini mendorong aliran modal terhadap aset keuangan yang dianggap aman sehingga mengakibatkan terbatasnya aliran modal dan tekanan nilai tukar negara-negara berkembang termasuk Indonesia," terangnya.

Di dalam negeri, Perry memproyeksi ekonomi Indonesia lebih rendah pasca penyebaran varian delta Covid-19. Menurutnya, ekonomi kuartal IIII 2021 turun dari posisi kuartal sebelumnya. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 3,5-4,3 persen pada tahun ini. Angkanya turun dari proyeksi sebelumnya, yakni 4,1-5,1 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah sebesar 3,9 persen titik tengahnya," ungkap Perry. Menurutnya, penurunan proyeksi ekonomi domestik dipengaruhi oleh perkembangan kasus penularan Covid-19, khususnya penularan dari varian delta. "Pertumbuhan ekonomi domestik diperkirakan lebih rendah dari sebelumnya pasca penyebaran varian delta Covid-19," sambungnya.

Menurut Perry, potensi pertumbuhan ekonomi sebenarnya masih cukup baik hingga kuartal II 2021. Ekonomi periode itu didorong oleh kenaikan kinerja ekspor, belanja fiskal, dan investasi non bangunan. "Perkembangan sejumlah indikator dini pada Juni 2021 seperti penjualan eceran dan PMI mengindikasikan pemulihan ekonomi domestik yang masih berlangsung," paparnya.

Namun, ekonomi kuartal III 2021 diperkirakan lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Sebab, pemerintah menerapkan berbagai pembatasan untuk menekan laju penularan Covid-19. "Penurunan pertumbuhan terutama terjadi pada konsumsi rumah tangga karena terbatasnya mobilitas di tengah peningkatan stimulus bantuan sosial oleh pemerintah dan tetap kuatnya kinerja ekspor," jelasnya.

Selanjutnya, ia memperkirakan ekonomi domestik kembali membaik pada kuartal IV 2021. Hal ini dipengaruhi akselerasi vaksinasi, protokol kesehatan, dan potensi kenaikan nilai ekspor. "Secara spasial penurunan pertumbuhan ekonomi tercatat lebih kecil di luar Jawa, khususnya Sulawesi, Maluku, dan Papua didukung kinerja ekspor yang kuat," pungkas Perry.

Sementara itu, BI mencatat rupiah terdepresiasi 3,39 persen dibanding akhir Desember 2021. Lalu, inflasi diklaim tetap terjaga rendah dan berada di kisaran target BI sebesar 3 persen plus minus 1 persen. Tercatat, inflasi Juni 2021 sebesar 1,33 persen secara tahunan atau lebih rendah dari posisi Mei 2021 yang sebesar 1,68 persen. (ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 11:09
Dari Kunjungan Nutrifood ke Kaltim Post secara Virtual

Komitmen Makanan Sehat hingga Isu Lingkungan

Tidak hanya memproduksi makanan dan minuman sehat, PT Nutrifood Indonesia…

Sabtu, 25 September 2021 11:04

Siasat Bertahan di Tengah Pandemi, Blue Sky Tambah 60 Kamar Baru

BALIKPAPAN – Blue Sky Hotel Balikpapan layak jadi panutan. Hampir…

Sabtu, 25 September 2021 10:58

Transaksi Kartu Kredit Melonjak

Transaksi nontunai masyarakat Kaltim menggunakan kartu kredit mengalami peningkatan signifikan…

Sabtu, 25 September 2021 10:56

Penerimaan Pajak Mulai Membaik

JAKARTA – Kinerja APBN semakin menunjukkan perbaikan pada Agustus. Kementerian…

Jumat, 24 September 2021 13:21
Karyawan Hampir 100 Persen Tervaksin, Berharap Level PPKM Turun

Okupansi Hotel di Bawah 30 Persen

Batalnya penurunan status penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4…

Jumat, 24 September 2021 13:20

Tingkatkan Kualitas Survei di Kaltim

SAMARINDA – Tahun ini Kaltim diprediksi mengalami peningkatan inflasi tahunan.…

Jumat, 24 September 2021 09:36

UPDK Mahakam Gelar Program Care For Asset di Dua Kabupaten

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset negara sekaligus menjaga…

Rabu, 22 September 2021 17:10

PT Astra Internasional Tbk Difasilitasi PAMA Baya Bagikan Paket Sembako

Tenggarong – PT Astra International, Tbk (Astra) yang difasilitasi oleh…

Senin, 20 September 2021 13:24

Setengah Hati Hilirisasi Minerba

BALIKPAPAN-Pembangunan smelter atau pemurnian hasil tambang tampaknya masih jauh panggang…

Senin, 20 September 2021 12:19

PHM Uji Coba Pemancangan Pipa Pengeboran Buatan Lokal

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memulai uji coba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers