MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 18 Juli 2021 12:46
Dari Talk Show Kaltim Post: IKN, Pandemi, Asa Pengusaha
Bangun Karakter sebagai Pengusaha Nasional, Bergegas Persiapkan SDM

Perekonomian Kaltim yang terkontraksi 2,85 persen pada 2020 diprediksi akan kembali tumbuh positif pada tahun ini pada rentang 1,53–2,53 persen (year on year/yoy). Angka ini bisa lebih tinggi jika proyek pembangunan ibu kota negara baru (IKN) berjalan di Bumi Etam. Pengusaha lokal diharapkan segera bersiap menatap peluang tersebut.

CATUR MAIYULINDA, Samarinda

PEMINDAHAN IKN di Kaltim membuat banyak tantangan dan peluang usaha baru. Selain infrastruktur yang baik, sumber daya manusia (SDM) harus dipersiapkan dengan memiliki sertifikasi kompetensi sesuai bidang yang diperlukan, agar bisa menjadi fondasi ekonomi yang kuat. Selain itu, pelaku usaha di Kaltim harus bisa membangun karakter sebagai pengusaha nasional, tidak lagi pelaku di daerah.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo mengatakan, pembangunan IKN tentunya akan mendongkrak ekonomi Kaltim terutama sektor konstruksi, logistik, dan pariwisata. Karena IKN, Kaltim juga akan kecipratan dana yang lebih besar dari pusat. Sebab, selama ini dana yang dialirkan ditentukan dari jumlah penduduk.

Hadirnya IKN membuat penduduk Kaltim akan lebih besar. Setidaknya untuk pegawai IKN saja akan ada tambahan 1,5 juta orang, sehingga aliran dana untuk infrastruktur juga lebih besar. “Pembangunan IKN tidak hanya mendongkrak ekonomi daerah kita, namun juga Kalimantan dan Indonesia bagian timur,” tuturnya dalam Talk Show Kaltim Post secara daring, kemarin (16/7).

Dengan begitu, pihaknya berharap, pengusaha Kaltim mulai mempersiapkan diri dalam rangka berkontribusi terhadap IKN. Juga harus menyediakan SDM yang berkualitas. Sebab, pada 2021–2024 setidaknya dibutuhkan 3,6 juta orang yang berkompeten di berbagai bidang, untuk memenuhi kebutuhan SDM IKN.

“Kita berharap, anak-anak kita di Kaltim bisa menjadi pemain dengan memiliki sertifikasi berkompeten,” jelasnya. IKN jangan sampai membuat tenaga kerja Kaltim menjadi penonton. Sebab, sudah banyak proyek besar di Kaltim yang kebanyakan mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah karena masalah SDM Kaltim yang tidak memiliki sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan.

“IKN memang menjadi asa bagi para pengusaha di daerah, tentunya bisa mendongkrak ekonomi kita. Namun, kita juga membutuhkan SDM yang berkualitas agar tenaga kerja kita di daerah, tidak menjadi penonton,” tegasnya.

Bersamaan, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kaltim Faisal Tola mengatakan, pandemi memang membuat kinerja ekonomi menurun. Namun memasuki 2021, sebenarnya trennya sudah terus membaik. Contohnya peti kemas di Pelabuhan Kariangau saat ini sudah mengalami kenaikan 6 persen dibandingkan 2020.

Arus kapal pada 2020 hanya 255 call. Saat Juni 2021 sudah mencapai 262 call, sehingga sudah tumbuh membaik. “Saat ini ekonomi kita memiliki tren yang membaik. Meski begitu, kita tetap harus lebih bekerja keras mempersiapkan diri untuk menuju IKN,” jelasnya.

Jangan menunggu groundbreaking dulu baru mempersiapkan diri. IKN harus membuat pelaku usaha menjadi pelaku nasional, bukan lagi daerah. Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik. Pelaku usaha harus sudah bisa memupuk potensi sejak dini. Agar pelaku usaha nasional sadar, bahwa di Kaltim banyak pelaku usaha yang bisa bersaing secara sehat.

Agar IKN benar-benar menjadi asa bagi pelaku usaha. Tidak hanya menjadi penonton. Pebisnis di Kaltim sudah harus bisa membangun karakteristik menjadi pelaku usaha nasional, sudah bukan pelaku usaha daerah lagi. Dengan harapan, pelaku usaha di Kaltim dapat bersaing nantinya.

“Kita beri tahu orang luar bahwa kita ini sama dengan pelaku usaha di nasional. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di tengah banyaknya proyek yang masuk ke Kaltim saat pandemi,” pungkasnya. (*/ndu/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 12:30

Wanita Cantik yang Ditusuk dan Dibuang Jasadnya di Jalan Poros Samarinda Tenggarong, Polisi: Sudah Direncanakan

SAMARINDA - Pembunuhan Juwanah alias Julia (25) di dalam mobil…

Sabtu, 25 September 2021 12:20

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah tegas terhadap…

Sabtu, 25 September 2021 10:14
Kasus Positif di Kaltim Turun Signifikan

Delapan Daerah Masih Zona Merah, Pemprov Kaltim Belum Berikan Izin PTM SMA Sederajat

BALIKPAPAN–Kasus Covid-19 yang terus melandai dari hari ke hari, membuat…

Sabtu, 25 September 2021 10:13

Awal Oktober, Level PPKM Balikpapan Bisa Turun

SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data…

Sabtu, 25 September 2021 10:11

Sidang Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas yang Sering Ditunda, Terdakwa Sakit-sakitan hingga Saksi Kompak Mangkir

Sejak bergulir perdana pada 23 Juni, baru sembilan saksi yang…

Sabtu, 25 September 2021 10:10

Geliat Papua Jelang Pembukaan PON XX, Tiap Rombongan Atlet yang Datang Disambut Tarian di Bandara

Stadion baru tempat pembukaan dihelat telah selesai berbenah. Sejumlah cabor…

Jumat, 24 September 2021 13:51

Draf RUU Kaltim Tak Bahas IKN

BALIKPAPAN–Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kaltim terus dikebut. Ditargetkan…

Jumat, 24 September 2021 13:50

Pesut Mahakam Hidupnya Makin Terancam

Hidup pesut mahakam makin nelangsa. Hanya sungai kecil di ujung…

Jumat, 24 September 2021 13:07

Tak Mudah Mendapatkan Plasma Konvalesen

KETIKA kasus Covid-19 berada di puncaknya, Unit Transfusi Darah Palang…

Kamis, 23 September 2021 15:36

Ironi Tambang di Bukit Tengkorak, Konsep Forest City di IKN Terkesan Retorika

Gerak cepat pengungkapan kasus tambang ilegal di konsesi PT Multi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers