MANAGED BY:
KAMIS
29 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 17 Juli 2021 10:35
Aset Syariah Capai Rp 1.862,7 Triliun

PROKAL.CO,

JAKARTA– Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta kinerja pasar modal syariah terus didorong. Dia menjelaskan bahwa pasar modal syariah baru bergeliat sejak 2011 meski dimulai pada 1997. Strateginya adalah meningkatkan literasi kepada masyarakat, korporasi, dan investor potensial.

Ma’ruf menyatakan, pasar modal syariah memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Apalagi, Indonesia adalah negara dengan 87 persen penduduknya beragama Islam. Kemudian, RI menduduki peringkat ekonomi syariah keempat dunia.

”Market share keuangan syariah di Indonesia saat ini masih rendah, yaitu 9,89 persen dari total aset keuangan nasional. Termasuk pasar modal syariah,” katanya dalam konferensi internasional Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Jakarta (15/7).

Menurut Ma’ruf, ada sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah untuk penguatan pasar modal syariah. Salah satunya, penguatan kelembagaan perbankan syariah dengan menggabungkan tiga bank syariah BUMN menjadi PT Bank Syariah Indonesia (BSI). ”Pada 2025, ditargetkan akan masuk dalam 10 besar bank syariah dunia,” jelasnya.

Kemudian, pemerintah juga menerbitkan surat berharga syariah negara (SBSN). Wapres menyebutkan bahwa total penerbitan SBSN atau sukuk ritel untuk masyarakat umum sudah mencapai 203 triliun dengan total investor 347.145 orang. Ada pula penerbitan green sukuk. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan izin penerbitan investasi syariah di pasar modal seperti reksa dana syariah dan saham syariah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa perkembangan keuangan syariah berada dalam tren yang menggembirakan. Dia memerinci, aset keuangan syariah RI per Maret 2021 sudah mencapai Rp 1.862,7 triliun. Nilai aset itu belum termasuk kapitalisasi saham syariah di pasar modal. ”Sektor keuangan syariah Indonesia selama ini tumbuh kuat,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Juli 2021 14:05

Pulihkan Pariwisata lewat Konsep Smart Tourism

SAMARINDA- Konsep smart tourism bakal dijadikan solusi untuk mengembangkan kawasan…

Rabu, 28 Juli 2021 14:03

Pembatasan Ketat Mobilitas, Ekonomi Kaltim Diyakini Masih Kukuh

Pembatasan ketat mobilitas masyarakat yang terus berlanjut membuat Bank Indonesia…

Rabu, 28 Juli 2021 11:34

Cash Flow Menipis untuk Tutupi Kerugian Selama 2020, Gelombang PHK Mengintai

Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang penerapan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) Level…

Rabu, 28 Juli 2021 11:32

Realisasi KUR Capai Rp 143 Triliun

SAMARINDA – Pemerintah mencatat realisasi serapan kredit usaha rakyat (KUR)…

Rabu, 28 Juli 2021 11:21

Bayang-Bayang PHK di Tengah Pemberlakuan PPKM Level 4

Pandemi Covid-19 gelombang kedua memang membuat para pengusaha kembali melakukan…

Selasa, 27 Juli 2021 12:13

Pinjaman Online di Kaltim Diklaim Makin Produktif

Kucuran dana pinjaman online (pinjol) dari financial technology (fintech) berbasis…

Selasa, 27 Juli 2021 12:12

PPKM Level IV Diperpanjang, Kadin Minta Mal Dibuka

BALIKPAPAN – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir…

Selasa, 27 Juli 2021 11:42

Hemat Rp 29,9 Triliun karena Biodiesel

JAKARTA– Program mandatori B30 atau pencampuran 30 persen biodiesel dengan…

Selasa, 27 Juli 2021 10:59

Unmul dan GO-JEK Siapkan MBKM Program Kedaireka, Rekrut UMKM

SAMARINDA - Universitas Mulawarman dan GO-JEK Indonesia kini tengah mengembangkan…

Senin, 26 Juli 2021 11:11

Bayang-Bayang PHK dari Sektor Keuangan, Katanya Penutupan Bank Bagian dari Strategi

Perkembangan teknologi telah menimbulkan disrupsi di berbagai sektor, termasuk keuangan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers