MANAGED BY:
SELASA
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Jumat, 16 Juli 2021 11:34
Mengenang Anastasia Dang Juk, Istri Wabup Mahakam Ulu yang Dikenal Ramah

Mudah Bergaul Tanpa Memandang Latar Belakang Seseorang

Warga berdoa untuk Anastasia.

Sosok inspirasi keluarga itu kini telah pergi. Perjalanan panjang ratusan kilometer ditempuh untuk mengobati Anastasia Dang Juk. Namun, Tuhan berkehendak lain.

 

DUKA menyelimuti Yohannes Avun. Istrinya yang sudah menemani selama 20 tahun lebih, meninggal pada Senin (12/7) malam. Kini, Yohannes Avun kembali ke kampung di Kabupaten Mahakam Ulu hanya dengan kenangan tentang istrinya. Entah apa jalan hidup Yohannes Avun dahulu tanpa sosok Anastasia Dang Juk, seorang kawan kecil yang dia persunting menjadi istri.

Anastasia, sudah dia kenal sejak 1970-an di sebuah kampung di Long Pahangai, Mahakam Ulu. Kemudian, Anastasia melanjutkan sekolah di sebuah SMEA di Kutai Kartanegara. Sementara Yohannes Avun sekolah di Samarinda. Pada 1998, Yohannes Avun mempersunting Anastasia. Sejak saat itu, Anastasia setia menemani Yohannes Avun. Dari seorang pegawai biasa hingga menjadi wakil bupati di tanah kelahiran mereka.

Begitu banyak energi yang Yohannes Avun dapatkan dari Anastasia. Ketika dia jenuh dan tak bersemangat, istrinya selalu memberi dukungan, sehingga Yohannes Avun bisa terus berjalan. "Wanita super segala hal. Sumber inspirasi keluarga. Selalu mendukung dan menyemangati kami," kenang ayah dua anak ini. Yohannes Avun pun kerap mendapat testimoni dari orang lain betapa istrinya mudah bergaul. Hal ini pun diakuinya.

Istrinya tak pernah memandang latar belakang seseorang. Entah bos atau anak buah, atau siapa pun. Anastasia selalu ramah. Tetapi, sakit yang diderita Anastasia membuat kebaikannya kini hanya bisa dikenang. Avun mengungkapkan, kondisi mendiang istrinya mulai memburuk pada Sabtu (10/7). Sebelumnya, istrinya menjalani perawatan di rumah sakit di Mahakam Ulu. Anastasia mengalami sesak napas.

Keesokan harinya (11/7), Anastasia dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar di Kutai Barat. Tujuan akhir, membawa Anastasia berobat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Perjalanan dari Mahakam Ulu ke Kutai Barat memakan waktu tiga jam. Menggunakan speedboat. Di Kutai Barat, Anastasia dirawat semalam. Namun, dalam perjalanan kondisi Anastasia semakin menurun. Perjalanan panjang, dari semula menggunakan speedboat hingga jalur darat, membuat Anastasia melemah.

Sehingga di tengah perjalanan, keluarga memutuskan merujuk Anastasia ke RSUD AM Parikesit di Tenggarong. Sekira sejam di sana, perempuan 47 tahun dinyatakan wafat. Yohanes Avun menuturkan,

perjalanan jauh dari Mahakam Ulu ke Samarinda sudah diupayakan ditempuh agar Anastasia bisa mendapat penanganan dengan alat-alat medis yang lebih baik. Anastasia meninggalkan suami dan dua anak, juga masyarakat Mahakam Ulu yang berduka dan menaikkan bendera setengah tiang karena ditinggal Anastasia. Setelah dikremasi pada Selasa (13/7) pagi, mendiang didoakan bersama di Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda. Kemarin (14/7), jenazah dimakamkan di Pemakaman Katolik Sungai Siring, Samarinda Utara. (nyc/riz/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:33

Pengabdian Nakes Berakhir Pilu di Pedalaman Papua, Sembunyi Kamar Mandi Hingga Memilih Lompat ke Jurang

Penyerangan yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo di Distrik Kiwirok,…

Sabtu, 18 September 2021 12:31

Sempat Ditembaki, Jenazah Tenaga Kesehatan Gabriella Berhasil Dievakuasi

JAYAPURA-Jenazah tenaga kesehatan (nakes) Gabriella Meilani (22) yang gugur saat…

Rabu, 15 September 2021 14:45
Kelompok Belajar Disesuaikan dengan Jumlah HT yang Ada

Cek... Cek... Cek... Melalui Handy-Talkie, Mereka Belajar Jarak Jauh

Pengalaman sebagai relawan bencana menggerakkan Yayat Hasatul Hasani memanfaatkan handy-talkie…

Rabu, 15 September 2021 13:39

Dosen UWKS Ciptakan Gula yang Ramah untuk Penderita Diabetes

Di tangan tiga srikandi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), nira…

Jumat, 10 September 2021 10:40

Ingin Ubah Monyet Ekor Panjang Jadi Potensi Wisata

Primata berekor panjang atau makaka masih dipandang sebagai hama. Lantaran…

Jumat, 10 September 2021 10:35

Kekurangan Fisik Tak Halangi Berprestasi

Keterbatasan fisik bukan hambatan. Nanda Mei tetap bisa mendulang prestasi.…

Rabu, 08 September 2021 10:28

Ke Pundong, Desa Para Miliarder Baru Dampak Kompensasi Tol Jogja–Bawen (2-Habis)

Penerima kompensasi terbanyak tak tertarik mobil baru dan memilih berinvestasi.…

Selasa, 07 September 2021 09:31

Ke Pundong, Desa Para Miliarder Baru Dampak Kompensasi Tol Jogja–Bawen (1)

Ada yang memborong tiga mobil dalam hitungan hari setelah kompensasi…

Jumat, 03 September 2021 12:54

Tiga Polwan Polda Kaltim Bawa Misi Perdamaian ke Afrika Tengah

1 September merupakan hari lahirnya polisi wanita (polwan). Menginjak usia…

Kamis, 02 September 2021 13:35

”Laboratorium” Teh Nusantara di Kedai Lokalti, Kalau Bingung, Coba Pesan Lik Yadi atau Mbak Winarsih

Teh adalah kekasih indera pengecap. Kedai Lokalti menyediakan berbagai jenis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers