MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 14 Juli 2021 11:36
Pangsa Pembiayaan Syariah Menurun

SAMARINDA - Kinerja intermediasi perbankan di Kaltim mengalami penurunan di tengah perbaikan kualitas pembiayaan. Sejalan dengan bank konvensional, kinerja intermediasi perbankan syariah juga mengalami kontraksi pertumbuhan, dibarengi risiko pembiayaan yang relatif rendah. Penurunan ini menyebabkan pangsa pembiayaan syariah terhadap total pembiayaan perbankan menurun.

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Kaltim pada triwulan I 2021, tercatat tumbuh sebesar 7,57 persen (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 9,76 persen (yoy). Sedangkan pertumbuhan pembiayaan mengalami kontraksi sebesar 5,21 persen (yoy), lebih dalam dari triwulan sebelumnya yang tercatat terkontraksi sebesar 2,95 persen (yoy).

“Kinerja pembiayaan syariah Kaltim triwulan I 2021 terkontraksi 7,31 persen (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh positif sebesar 3,43 persen (yoy),” tutur Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono, Senin (12/7).

Dia menjelaskan, dengan relatif dalamnya kontraksi pembiayaan syariah menyebabkan pangsa pembiayaan syariah terhadap total pembiayaan perbankan tercatat 5,54 persen, menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 6,08 persen. Penurunan pembiayaan tidak disertai penurunan non-performing financing (NPF). “Risiko perbankan syariah malah memburuk,” ungkapnya.

Hal ini ditunjukkan dari peningkatan rasio NPF menjadi 4,88 persen, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sebesar 4,29 persen. Nilai rasio NPF tersebut berada di atas rasio NPL pembiayaan Kaltim sebesar 3,98 persen. Sehingga dari sisi kualitas pembiayaan, risiko pembiayaan syariah Kaltim perlu mendapatkan perhatian.

NPF perbankan syariah di Kaltim masih tinggi tentunya ada beberapa faktor. Salah satunya karena tingkat literasi masyarakat masih rendah terkait keuangan dan ekonomi syariah. Kejadiannya masyarakat cenderung masih membanding-bandingkan lebih untung mana menggunakan perbankan syariah, atau perbankan konvensional.

Perbankan syariah di Kaltim masih memiliki pekerjaan rumah, dibutuhkan konsistensi untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di Kaltim. “Namun, DPK perbankan syariah Kaltim tercatat mengalami peningkatan. DPK perbankan syariah tumbuh positif sebesar 22,93 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 17,24 persen (yoy),” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 22:48

Arsjad Rasjid Lantik Pengurus KADIN Indonesia Periode 2021 - 2026

JAKARTA --- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia,…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:22

SKK Migas dan Seluruh KKKS, Ciptakan Multiplier Effect Hulu Migas Bagi Daerah

SKK Migas dan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:55

Vaksinasi Bantu UMKM Bangkit

BALIKPAPAN - Pelaksanaan vaksinasi di Bumi Etam yang semakin masif…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:54

Penjualan Alat Berat Meroket

BALIKPAPAN - Industri alat berat menunjukkan tren kenaikan penjualan pada…

Senin, 18 Oktober 2021 11:55

Buka Opsi Pailit, Kementerian BUMN Siapkan Pelita Air Gantikan Garuda

Kementerian Negara BUMN membuka opsi memailitkan Garuda Indonesia (GIAA) yang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 20:33

FIFGROUP FEST Beri Kejuatan Promo Untuk Warga Samarinda

SAMARINDA –FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:58
Tingkatkan Literasi Pasar Modal dengan CMSE 2021

Investor Kaltim Tumbuh 65 Persen

Literasi serta edukasi pasar modal terus digencarkan oleh Self-Regulatory Organization…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:56

Bankaltimtara Dekati Milenial dengan Layanan Digital

SAMARINDA- Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) dalam…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:52

Bankaltimtara Himpun DPK Rp 1,7 Triliun

BALIKPAPAN - Alunan musik lembut bergema di lantai tiga kantor…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:03

Sudah Dilonggarkan tapi Tetap Protokol Kesehatan Ketat, Hunian Hotel Belum Naik Signifikan, Penerbangan Menggeliat

Pelonggaran yang diberikan pemerintah seiring dengan perubahan status pemberlakuan pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers