MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 13 Juli 2021 13:19
ProP2KPM Ternyata Dianggap Boros Anggaran dan SDM
Anda Rusmansyah Tata

Wacana evaluasi terhadap kinerja Program Pembangunan, Pemberdayaan Kelurahan dan Perdesaan Mandiri (ProP2KPM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditanggapi Pusat Kajian Kebijakan Daerah (PK2D) PPU.

 

PENAJAM – Menurut pihak PK2D, anggaran ProP2KPM terlalu besar dan sudah ada pendamping desa, yaitu program dari pusat yang bisa membantu perkembangan desa.

“Di sini terjadi dua pemborosan. Pertama, pemborosan anggaran. Kedua pemborosan sumber daya manusia (SDM) itu sendiri yang seharusnya bisa saja dialokasikan ke program yang lain,” kata Sekretaris Eksekutif PK2D PPU Anda Rusmansyah Tata kepada Kaltim Post, Senin (12/7).

Ia menyinggung juga tentang masalah pandemi yang mengakibatkan tren ekonomi mikro terkena imbas. Dana ProP2KPM yang cukup besar bisa dialokasikan untuk menunjang dan membantu kegiatan usaha kecil menengah (UKM) masyarakat.

Berkaitan desakan evaluasi kinerja ProP2KPM, ia mengatakan, setiap program kerja yang dibuat dan telah dilaksanakan harus ada evaluasi. Setelah evaluasi dan diketahui program tersebut tidak ada kontribusi yang sepadan dengan biaya operasional, maka sebuah hal yang lumrah program tersebut ditiadakan atau dihentikan.

“Apalagi program ProP2KPM adalah murni program daerah yang penghentian program tersebut lebih mudah, karena berada di tingkat pemerintah daerah setempat,” katanya.

Ia menambahkan, program tersebut jika mau dilihat secara objektif harus dinilai dari masyarakat, apa output positif dari program tersebut. “Jika yang menilai dari pihak pembuat program, tentu penilaiannya condong menjadi subjektif. Secara garis besar, saya sepaham dengan statement Eko Cahyo Riswanto (yang mengajukan wacana evaluasi kinerja ProP2KPM PPU) itu,” tandasnya.

BERDESAKAN

Pengamat Sosial-Politik dan Kemasyarakatan PPU Sugeng Supriyanto mengatakan, saat desa masih sulit dan hanya disentuh oleh mahasiswa melalui program kuliah kerja nyata (KKN) tidak ada yang bersedia merambah desa.

“Sekarang, setelah tiap desa ada alokasi anggarannya, baru berdesak-desakan masuk ke sana. Ada apa? Saya mendukung dilakukannya evaluasi. Bahkan, bila perlu dibubarkan saja,” kata Sugeng, alumni Universitas Mulawarman 1981 itu.

Wacana evaluasi kinerja ProP2KPM PPU ternyata sudah masuk lembaga legislatif. Ketua Komisi I DPRD PPU Andi Muhammad Jusuf, kemarin memanggil para pihak berkompeten di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PPU, dan penyelenggara ProP2KPM kabupaten.

“Setelah itu bagaimana kesimpulannya bisa disampaikan ke publik,” kata Andi Muhammad Jusuf menjawab koran ini.

Seperti diwartakan sebelumnya, ProP2KPM di PPU diwacanakan Ketua Forum Pendamping Desa Kaltim Eko Cahyo Riswanto untuk dievaluasi. Ia memberi alasan, program tersebut tidak signifikan dengan alokasi anggaran yang besar untuk membiayai ProP2KPM. Tahun lalu saja hampir Rp 11 miliar. Di samping Kementerian Desa sudah mengalokasikan Program Pendampingan di seluruh desa.

Sekretaris DPMD PPU Usep Supriatna menyebut, tidak ada Forum Pendamping Desa Kaltim. “Kami sudah konfirmasi ke kawan-kawan di Konsultan Pendamping Wilayah Kaltim, Satker P3MD, dan Plt Kepala BPPMDDTT,” kata Usep.

Namun, soal kinerja ProP2PKM, ia membeberkan output-nya ada 82 jenis pelatihan dengan 1.192 masyarakat yang dilatih sesuai kompetensi dan potensi selama 2020. (ari/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 10:58

Program Redistribusi Lahan Berlanjut, Pemkab Fasilitasi Kepemilikan Warga

SANGATTA – Pembebasan lahan kawasan hutan yang sudah dihuni masyarakat…

Senin, 20 September 2021 10:56

Batching Plant Belum Berizin, Mutu Beton Dipertanyakan, Pemkab Janji Tindak Tegas

SAMBALIUNG – Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemkab akan mengambil…

Senin, 20 September 2021 10:54

Vaksinasi Sasar Santri Pesantren, Kejar Target Herd Immunity hingga Akhir Tahun di Berau

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Berau Iswahyudi memastikan…

Senin, 20 September 2021 10:53

Tak Kunjung Beroperasi, Pemprov dan Pemkab Kelola Mandiri KEK Maloy Batuta

Belum jelasnya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Senin, 20 September 2021 05:17

Polsek Loa Kulu Sudah Periksa Empat Oknum Penambang Ilegal dan Sita Excavator yang Garap Lahan MHU

Terkait adanya penemuan oknum lain yang melakukan kegiatan pengerukan baru…

Senin, 20 September 2021 05:13

Lahan MHU di Desa Margahayu Kukar Digarap Oknum

Tim Patroli PT Multi Harapan Utama (MHU) menemukan adanya kegiatan…

Minggu, 19 September 2021 22:20

Konsesi PT MHU Dikupas Pihak Lain, Perusahaan Lapor Polisi, Alat Berat Diamankan

TENGGARONG - Dugaan aktivitas tambang ilegal di konsesi PT Multi…

Minggu, 19 September 2021 14:03

Pupuk Kaltim Raih 3 Kategori Penghargaan ISDA 2021

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meraih tiga kategori penghargaan…

Sabtu, 18 September 2021 10:23

Vaksinasi di Paser Masih 22 Persen

TANA PASER – Sejak dimulai program vaksinasi awal tahun ini,…

Sabtu, 18 September 2021 10:22

Pengumpul Koin untuk APBD di Penajam Paser Utara Diteror

PENAJAM - Pengumpulan uang koin dari masyarakat yang dikoordinasi oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers