MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 08 Juli 2021 12:38
KPK Lelang Tas dan Anting Berlian Bekas Bupati Cantik Ini...
Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip digiring petugas saat tiba di kantor KPK. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

JAKARTA- Barang mewah dan perhiasan milik eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip bernilai puluhan juta rupiah akan dilelang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III mengumumkan rencana pelaksanaan lelang barang rampasan hasil suap proyek revitalisasi pasar di Talaud itu, (6/7). 

Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding mengatakan lelang eksekusi barang rampasan itu merujuk Putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Nomor 92/Pid.Sus-TPK/2019/JKT.PST tanggal 9 Desember 2019 atas nama terpidana Sri Wahyumi Maria Manalip. Dalam putusan itu, sejumlah barang mewah dan perhiasan Manalip berstatus dirampas untuk negara. Diantaranya tas wanita merek Balenciaga abu-abu dan anting-anting emas putih bermata berlian merek Adelle. 

Ipi menjelaskan dalam lelang nantinya harga limit tas Balenciaga dipatok Rp 14,8 juta dengan uang jaminan peserta lelang Rp 4 juta. Nilai limit itu di bawah harga pasaran, yakni Rp 32,9 juta. Sementara anting-anting bermata berlian dipatok dengan harga limit Rp 28,6 juta dengan uang jaminan Rp 8 juta. "Rencana lelang akan dilaksanakan Senin depan (12/7)," kata Ipi, (6/7). 

Eks Bupati Kepulauan Talaud sebelumnya divonis hukuman penjara 4 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 200 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Manalip juga dijatuhi hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun terhitung sejak terpidana selesai menjalani masa pemidanaan pokok. Hakim juga memerintahkan negara untuk merampas sejumlah barang yang diperoleh dari hasil suap terkait proyek revitalisasi pasar. 

Selain tas Balenciaga dan anting-anting emas putih bermata berlian merek Adelle, dalam putusan itu juga hakim memerintahkan negara untuk merampas barang mewah lain milik Manalip. Diantaranya tas wanita merek Chanel warna hitam, jam tangan wanita Rolex Oyster Perpetual Datejust dengan bandul Rolexsa Geneva, dan cincin emas putih dengan 3 mata berlian merek Adelle. Beberapa ponsel berbagai merek juga ikut masuk daftar barang yang dirampas negara. 

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) KPK mentaksir nilai keseluruhan barang-barang mewah yang dibeli menggunakan uang suap itu bernilai Rp 591 juta. Paling tinggi adalah harga jam tangan Rolex yang ditaksir mencapai Rp 224,5 juta. Kemudian cincin berlian ditaksir senilai Rp 76,9 juta. Dan tas merek Chanel senilai Rp 97,3 juta. Barang-barang tersebut diperoleh dari Bernard Hanafi Kalalo melalui Benhur Lalenoh, pihak swasta yang diminta menggarap proyek revitalisasi pasar. 

Ipi menambahkan, calon peserta lelang diberi kesempatan untuk melihat barang rampasan tersebut pada Jumat (9/7) nanti di gedung KPK. "Kalau untuk tempat lelangnya nanti di kantor KPKNL Jakarta Pusat," imbuh Ipi. (tyo)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers