MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 08 Juli 2021 12:34
Bansos Digulirkan Lagi, Masih Rawan Dikorupsi
Penyaluran bantuan sosial kembali digulirkan di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, mitigasi korupsi dalam pelaksanaan program jaminan sosial itu dinilai belum memadai.

JAKARTA- Penyaluran bantuan sosial kembali digulirkan di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, mitigasi korupsi dalam pelaksanaan program jaminan sosial itu dinilai belum memadai. Itu menyusul targetting error akibat permutakhiran data yang masih bermasalah meski bansos tak lagi disalurkan dalam bentuk sembako. 

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana mengatakan potensi korupsi bansos Covid-19 tak serta merta hilang. Sebab, pemberian bansos tunai dan bantuan usaha rentan disalurkan tidak tepat sasaran. Terlebih lagi terdapat persoalan pemutakhiran data dan penerima ganda. "Petty corruption (korupsi kecil, Red) dalam bentuk pungli dan pemotongan bansos juga masih bermunculan," paparnya, (6/7). 

Kurnia menjelaskan potensi korupsi pengadaan barang dan jasa pun masih tinggi. Pasalnya, pemerintah daerah umumnya masih menyalurkan bantuan dalam bentuk barang. Seperti sembako, masker, dan obat-obatan. "ICW sepakat bahwa program bansos perlu ditingkatkan, khususnya di tengah PPKM darurat, namun perlu ada mitigasi korupsi," katanya. 

Dia menyebut korupsi pengadaan dapat dimitigasi dengan mengefektifkan peran pengawas internal dan mengaktifkan pengawasan masyarakat yang diawali dengan keterbukaan informasi terkait program-program pemerintah. Termasuk informasi pengadaan dan realisasinya. "Sedangkan untuk menghindari dan menangani petty corruption (korupsi kecil, Red) perlu dibuat mekanisme komplain yang lebih efektif dan berkelanjutan," imbuhnya. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, penyaluran bantuan sosial tunai (BST) sudah mulai disalurkan. Ada sebanyak 10 Juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang bakal mendapat bantuan ini, termasuk keluarga-keluarga miskin baru.”Sekarang ini secara bertahap sudah tersalurkan,” katanya. 

Artinya, sudah dikirim ke rekening- rekening untuk yang lewat Bank Himbara. Begitu pula yang melalui PT. POS. Sudah mulai ada pengantaran uang langsung kepada keluarga penerima manfaat. Ia optimis penyaluran bansos pada masa PPKM Darurat kali ini akan berjalan lebih baik dari pada masa PSBB ketat tahun lalu. Hal itu dikarenakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) saat ini sudah terverifikasi lebih baik sejak masa penyaluran bansos tahun lalu. 

”Insya Allah data yang sekarang ini jauh lebih rapi. Lebih bisa dipertanggungjawabkan daripada data tahun lalu,” ungkapnya. Menurutnya, berkaca dari tahun lalu, di mana penyalurannya hanya melalui data yang dihimpun melalui RT, RW dan musyawarah desa tanpa verifikasi tingkat kabupaten kota. Meskipun demikian, dia menegaskan, bahwa penyaluran itu semata-mata ditujukan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

 "Nah untuk sekarang ini semua sudah kita rapikan, kita sempurnakan dan sekarang tinggal pengendalian di lapangan," tutur Mantan Mendikbud tersebut. Pengendalian ini dimaksudkan agar dana yang disalurkan pemerintah tidak hanya terendap di rekening penerima. Tetapi agar bisa dibelanjakan untuk menghidupkan roda perekonomian. 

Karenanya, dana yang dikirim melalui Bank Himbara tidak boleh hanya dikirim. Harus dipastikan terdeliver. Artinya si penerima tahu ada uang di rekeningnya dan bisa segera mengambil untuk dibelanjakan secara benar. 

Selain itu, Menko Muhadjir juga menekankan partisipasi masyarakat dari pihak RT dan RW agar ikut serta dalam kontrol penyaluran. Hal itu perlu dilakukan agar tak ada penyelewengan. Misalnya, dengan memampang nama-nama penerima bansos di balai kantor desa agar transparan dan setiap orang bisa tahu siapa saja yang sudah menerima bantuan. (tyo/mia)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers