MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 05 Juli 2021 12:07
Beri Contoh untuk Bangga Angkat Budaya

SEMENJAK pandemi, pemasaran via media sosial begitu terasa bagi Ahmad dengan usahanya Makkita Wood Art. Menjual produk ukiran kayu dengan motif khas Dayak. Pembelinya kini berasal dari berbagai daerah.

“Ke Tangerang itu termasuk sering. Kayak tempat kartu nama, perisai juga,” jelasnya. Produk yang dia buat berdasarkan pesanan. Disesuaikan jenis motif yang dimau, ukuran hingga termasuk jenis kayu.

Bicara Bangga Buatan Indonesia, secara jujur diakui Ahmad tak terlalu berdampak. Seharusnya, pemerintah yang membuat kebijakan dapat memberi contoh. “Usaha saya kan ukiran kayu. Kalau maunya Bangga Buatan Indonesia, ya dari mereka (pemerintah) dulu yang memberi contoh. Misal di kantornya ada ukiran kayu khas, atau ada meja ukir,” ungkapnya.

Termasuk salah satu seni kerajinan etnik asli Kalimantan, dia ingin setidaknya setara dengan kerajinan lain di Samarinda. Misal sarung samarinda atau kerajinan manik-manik.

Memang jumlahnya tidak sebanyak perajin lainnya. Namun dia ingin mengenalkan jika Samarinda juga memiliki perajin ukir kayu dengan karya yang tentu punya kualitas. Umumnya mereka yang memiliki nilai estetika tinggi yang memesan karyanya.

Selain itu, image kerajinan ukiran kayu yang dikenal mahal dan berat membuat pembeli seperti menjauh duluan. “Kalau dari kami perajin, harga tentu worth it dengan hasil. Ini manual, mahal tapi enggak kemahalan. Sesuai. Nah, waktu di toko harganya bisa dua sampai tiga kali lipat, itu yang buat usaha saya juga akhirnya kurang dikenal,” lanjut dia.

Oleh sebab itu, harapannya untuk membuat galeri pribadi semakin tinggi. Sehingga masyarakat bisa melihat langsung dan membeli dari perajin. Juga menjadikan ukir kayu sebagai bagian dari kerajinan khas, identitas budaya.

Media promosi yang dia gunakan saat ini masih sebatas Instagram. Calon pembeli bisa melihat langsung hasil karyanya. Terbatas tenaga kerja, serta pengerjaan manual, tentu barang yang dipesan melalui proses pre-order.

“Ada sih diajak pameran, tapi menurut saya kurang dapat. Produk kita ini besar. Jadi ya memang harapannya pengin lebih diperhatikan lagi. Misal gerakan Bangga Buatan Indonesia, setidaknya dari mereka memberi contoh dulu dengan pakai produk dari saya. Contoh saja Lamin Etam (Kantor Gubernur) itu sudah enggak ada lagi ukirannya,” ujar Ahmad.

Justru pembelinya, sedikit banyak berasal dari luar daerah. Yang terpesona dengan keindahan ukiran kayu yang lahir dari tangan Ahmad. Proses pengerjaan ukiran yang tak sebentar, membuatnya mesti atur waktu ketika pesanan lain datang dan estimasi selesai. (rdm)


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 11:13

Marah Pada Anak Tidak Harus Berkata Kasar

Masuk kamar adik, lihat sekilas kamar super berantakan. Mainan di…

Sabtu, 04 Desember 2021 10:44

Gejala Khas Covid-19 Omicron, Kelelahan, Sakit Kepala, dan Nyeri Otot

VARIAN baru Covid-19 menunjukkan gejala yang berbeda jika terinfeksi. Terbaru, Omicron…

Kamis, 02 Desember 2021 14:17

Tuntaskan Masalah Rambut dan Kulit Lewat 3 Penelitian

Masalah rambut dan kulit seringkali dikeluhkan oleh laki-laki maupun perempuan.…

Rabu, 01 Desember 2021 09:46

Penny K. Lukito, Seni Memimpin

PENNY K. Lukito sudah lima tahun memimpin Badan Pengawas Obat…

Minggu, 28 November 2021 12:08
Nur Khoma Fatmawati

Menggeluti Fashion karena Cinta

Ketika mengenakan seragam putih biru, kemampuannya menggunakan mesin jahit semakin…

Minggu, 28 November 2021 12:08

Layani Pasien dan Klien

MENURUT Nur Khoma Fatmawati, tak ada beda ketika dia berprofesi…

Kamis, 18 November 2021 09:44

Ternyata Begini Alasan Tulisan Resep Dokter Sulit Dibaca

Tulisan resep dokter atas diagnosis penyakit tertentu kerap terkesan sulit…

Kamis, 18 November 2021 09:43

Diabetes Bisa Berujung Kebutaan, Ini Lima Cara Mencegahnya

Penyakit diabetes akibat kadar gula darah yang tinggi memicu berbagai…

Kamis, 18 November 2021 09:41

Cara Sehat Lindungi Tubuh dari Penyakit Menular dan Tak Menular

Menjaga kesehatan merupakan hal penting. Di tengah tantangan penyakit menular…

Rabu, 17 November 2021 13:59
Guntur Subrata & Seristina

Digitalisasi Jadi Senjata, Produk Lokal Dikenal Dunia

Lulus dengan gelar sarjana, orangtuanya menggantungkan harapan tinggi. Namun setelah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers