MANAGED BY:
MINGGU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 01 Juli 2021 16:55
Manfaatkan Bonus Demografi, Ditjen Dikti Minta Mahasiswa Unmul Bekerja Keras
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Prof Ir Nizam dan Rektor Unmul Masdjaya.

SAMARINDA - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Prof Ir Nizam menghimbau mahasiswa Universitas Mulawarman agar berlari dan bekerja keras dalam menghadapi era bonus demografi yang dimiliki Indonesia ke depan.

Bonus demografi ini jangan sampai terlewatkan. Jika tidak, Indonesia akan bernasib dengan negara-negara di Afrika dan Amerika Latin yang gagal membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di negerinya.

"Negara yang baru berhasil manfaatkan bonus demografi adalah Korea Selatan. Perusahaan seperti Hyundai mampu mengalahkan Honda dari Jepang dan Samsung mengalahkan Sony. Sampai budaya seperti K-Pop dinyanyikan anak muda Indonesia. Kita yang miliki lagu daerah malah sudah jarang dinyanyikan," kata Prof Nizam dalam sambutannya peluncuran program merdeka belajar bersama Industri Kreatif UMKM, Rabu (30/7/2021).

Peluncuran program Merdeka belajar ini juga dirangkai dengan pembinaan UMKM oleh LP2M Unmul dan Pemerintah Kota Samarinda yang dilaksanakan Gedung Unmul Hub.

Bagi Prof Ir Nizam, tak ada pilihan lain saat ini, agar para mahasiswa yang notebene elit bangsa untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang maju bersama Cina, Korea Selatan dan Jepang.

"Mahasiswa adalah elit bangsa, karena hanya 11 persen generasi muda yang memiliki pendidikan tinggi. Sedangkan, 50 persen lulusan Sekolah Dasar (SD), 10 sampai 20 persen lulusan SMP dan sisanya lulusan SMA. Jadi nasib bangsa ditangan mahasiswa," kata Prof Ir Nizam.

Apalagi, saat ini abad 21 ini masa depan ada di negara-negara benua Asia yang telah menguasai 50 persen ekonomi dunia.

Untuk itu, Indonesia kini didorong agar segera menciptakan SDM yang handal dan unggul melalui perguruan tinggi. Dan perlunya dukungan partisipasi masyarakat yang sebagai pembayar pajak.

"Pandemi COVID-19, pemerintah berusaha pendidikan tetap berjalan. Saya memberi ilustrasi pemberian pulsa bagi adik-adik kita dari SD sampai perguruan tinggi, pemerintah harus keluar Rp 7 triliun. Ini pengorbanan juga dari masyarakat sebagai pembayar pajak," kata Prof Ir Nizam.

Adapun, ekonomi Indonesia kini tertekan karena pandemi COVID-19, maka mahasiswa mesti memahami beban ditanggung pemerintah agar dunia pendidikan tidak bergantung dari anggaran bersumber pajak. Tetapi, saatnya gotong royong.

"Banyak orang tua kini kehilangan pekerjaan dan pasar-pasar tidak bergerak di masa pandemi. Maka, saatnya kita bergotong royong, kemampuan berdikari kemampuan entrepreneurship. Insya Allah kita bisa," ujar Prof Ir Nizam.

Prof Ir Nizam juga mengajak mahasiswa manfaatkan secara optimal gedung-gedung mewah Universitas Mulawarman hasil dari investasi berbagai pihak pemerintah dan swasta.

"Ingat masyarakat yang tidak bisa mengenyam pendidikan tinggi, ingat masyarakat yang tidak bisa menikmati pendidikan SMA. Perlu kita syukuri semua ini dengan cara bekerja keras. Dengan semangat membangun secara mandiri untuk menjadi entrepreneur muda," kata Nizam.

Rektor Universitas Mulawarman Prof Masjaya dihadapan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) melaporkan bahwa mahasiswa Unmul kini melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk desa tangguh penyanggah Ibu Kota Negara (IKN).

"Alhamdulillah sudah berjalan beberapa bulan. Dan kita sudah serahkan mahasiswa KKN ke pemerintah provinsi untuk memberikan edukasi dan bimbingan bagi masyarakat sekitar IKN supaya tangguh ekonominya, tangguh teknologi nya, tangguh kesehatannya tangguh bencana terlebih lagi tangguh pendidikan," kata Prof Masjaya.

Kampus Belajar atau Kampus Merdeka yang merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka sesuai peraturan Mendikbud nomor 3 Tahun 2020, yang mana memberikan hak kepada mahasiswa untuk 3 semester belajar di luar program studinya. Melalui program ini, terbuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan passion dan cita-citanya.

Wakil Wali Kota Samarinda Dr Rusmadi yang turut hadir dalam acara ini mengharapkan melalui program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Kampus Merdeka mampu mencetak lulusan sesuai perkembangan zaman.

"Program Merdeka Belajar atau Kampus Merdeka, diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri maupun dalam dinamika masyarakat,” ucap Rusmadi. (myn)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Minggu, 23 Januari 2022 13:23

PWI Kaltim Sesalkan Pernyataan Wartawan Senior yang Sebut Kaltim Tempat Jin Buang Anak 

SAMARINDA – Seorang wartawan senior Edy Mulyadi diduga menghina Kalimantan…

Minggu, 23 Januari 2022 11:48

Tingkatkan Kapasitas, Asaski Bekali Kemampuan Komunikasi dan Budaya Kerja 

SAMARINDA – Asosiasi SMK Asisten Keperawatan (Asaski) Kalimantan Timur, rutin…

Sabtu, 22 Januari 2022 21:00

PPKM Level 2 di Samarinda Diperpanjang

INSTRUKSI Wali Kota Samarinda tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:27
Isran Noor: Orang Banjar Jangan Becakut dan Berburuk Sangka

BPP KBBKT Kaltim Dikukuhkan Gubernur

SAMARINDA- Meriah! Itulah yang terlihat dari pengukuhan Badan Pengurus (BPP)…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:00

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng, Setiap Kelurahan Disuplai 500 Liter

Intervensi harga minyak goreng oleh pemerintah terus dilakukan. Setelah menggelar…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:00

Tangani Banjir Samarinda, Perlu Kebijakan yang Tersentral

SAMARINDA–Banjir yang masih rutin menggenang di badan jalan membuat Kota…

Sabtu, 22 Januari 2022 18:20

Viral di Media Sosial, Pelaku Jambret HP Bocah di Jl Rajawali I Diringkus Polisi

SAMARINDA - Tim Unit Reserse Kriminal Polsek Sungai Pinang meringkus…

Sabtu, 22 Januari 2022 11:24

Irwan Resmi Jadi Suksesor Jaang Pimpin Demokrat Kaltim

Nakhoda DPD Demokrat Kaltim resmi dikomandoi Irwan. Politikus asal Kutai…

Sabtu, 22 Januari 2022 11:20

Dari Ajang Samarinda Design Hub, Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

Sebagai penyangga ibu kota negara (IKN) Nusantara, keterampilan warga Samarinda,…

Sabtu, 22 Januari 2022 11:19

Desain Drainase di Samarinda Mesti Ditinjau Ulang

SAMARINDA–Banjir di Jalan Pramuka dan Jalan Perjuangan menjadi persoalan menahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers