MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 29 Juni 2021 12:34
Eks Legislator Kaltim Divonis Setahun Penjara

SAMARINDA–Dugaan gratifikasi Rp 100 juta yang menyeret Encik Widyani ke Pengadilan Tipikor Samarinda berakhir, kemarin (28/6). Legislator DPRD Kaltim periode 2009–2014 itu divonis majelis selama satu tahun pidana penjara.

Majelis hakim yang dipimpin Parmatoni bersama Joni Kondolele dan Ukar Priyambodo menilai, uang yang diterima Encik dari almarhum Eko Sukasno merupakan pemberian yang tak patut. Terlebih, pemberian uang via transfer itu merupakan tali asih atas bantuan yang diberikan terdakwa ketika menjabat wakil rakyat di Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim. “Uang itu diberikan almarhum Eko karena Encik membantu agar LPK Eksekutif Insentif (EI) milik saksi tersebut mendapat hibah 2013 silam,” ucap Parmatoni membaca putusan.

Bantuan terdakwa kala itu berupa mengusulkan pengajuan hibah ke Pemprov Kaltim lewat fraksi partai yang dinaunginya, yakni Golkar. Di fraksi, terdakwa mengawal agar LPK EI bisa mendapat hibah dalam rapat anggaran DPRD Kaltim bersama Pemprov.

Nama LPK EI milik almarhum Eko terpilih dan mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 500 juta. Terdakwa meminta saksi untuk “tidak melupakannya”. Paham makna yang tersirat dari kalimat itu, saksi mentransfer uang Rp 100 juta medio Januari 2014 ke rekening Encik, tepat ketika hibah baru diterima.

Hal itu diperkuat keterangan anak almarhum Eko, Januar ketika bersaksi pada 3 Mei lalu. Dalam kesaksiannya, almarhum ayahnya pernah bercerita jika harus menyisihkan uang dari hibah yang diterima LPK. “Almarhum ayah pernah bilang begitu. Kirim transfer. Semula enggak tahu besarannya,” ungkap Januar kala itu.

Pada hari yang sama, ayahnya kembali mentrasfer, dan hal itu sempat ditanyakannya. “Tapi almarhum dulu bilang, yang ditrasfer kurang. Kirimnya Rp 10 juta, kurang Rp 90 juta. Hanya itu, saya tak ikut ketika transfer, hanya tahu transfer dari penuturan beliau,” sambungnya

Dengan begitu, lanjut mantan ketua Pengadilan Negeri Manna, Bengkulu, Pasal 11 juncto Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan diperbarui dalam UU 20/2001 yang diterapkan JPU Indriasari sepenuhnya terbukti. “Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun untuk terdakwa Encik,” ungkap Parmatoni.

Selain itu, Encik dibebankan denda Rp 50 juta subsider enam bulan kurungan. Sementara uang senilai Rp 100 juta yang dititipkan terdakwa ke Kejari Samarinda ditetapkan sebagai kerugian negara dalam kasus tersebut, dan dirampas untuk negara. Sebelumnya, JPU Indriasari menuntut Encik selama satu tahun enam bulan pidana penjara. (ryu/dra/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 20:42

Ulang Tahun PMI, Wagub Donor Darah

SAMARINDA – Ikut memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 Palang…

Jumat, 17 September 2021 20:23

Alami Keram, Atlet Disabilitas Tenggelam di Kolam Renang GOR Segiri

SAMARINDA - Seorang atlet nasional cabang olahraga renang di tim…

Jumat, 17 September 2021 19:36

Ketemu Kajati Kaltim, SMSI dan PWI Serahkan Data Wartawan Kompeten 

SAMARINDA – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, bertandang ke…

Jumat, 17 September 2021 12:06
“Gotong Royong” Tangani Banjir Samarinda

Begini Langkah Konkret TNI Siap Bantu Pemerintah dan Sigap Hadapi Bencana

Hampir dua pekan beberapa titik di ibu kota Kaltim tergenang.…

Jumat, 17 September 2021 12:06

Lingkungan Banyak Rusak, Selalu Tergenang saat Hujan

SAMARINDA–Permasalahan banjir rupanya tak pernah lepas dari Kota Tepian. Setiap…

Jumat, 17 September 2021 12:05

Perkara Korupsi MGRM di Pengadilan Tipikor Samarinda, Minta Hadirkan Saksi secara Luring

SAMARINDA–Tim JPU Kejati Kaltim menghadirkan Rita Rosadi ke sidang lanjutan…

Jumat, 17 September 2021 12:04

Taman Tepian Mahakam Belum Dilengkapi Fasilitas Mumpuni

SAMARINDA–Keberadaan Taman Tepian Mahakam di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai…

Jumat, 17 September 2021 12:02

Rp 6,6 Miliar Bangun Drainase Sepanjang 100 Meter, Penanganan Belum Keseluruhan

Kucuran Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim mengalir dalam proyek pembangunan…

Jumat, 17 September 2021 11:27

Vaksinasi Massal Garapan Kaltim Post-Samarinda Pos, Selanjutnya 22 dan 23 September

Gelaran vaksinasi massal dari Kaltim Post-Samarinda Pos memasuki hari kedua,…

Jumat, 17 September 2021 11:06

Terus Kejar Target Kekebalan Kelompok, Gubernur Ingatkan Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut cakupan vaksinasi dosis 1 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers