MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 29 Juni 2021 10:55
Kunjungan Kerja Gubernur ke Utara Kaltim Saat Pandemi Masih Melanda
Tempuh 1.000 Km dengan Prokes Ketat, Hadiri 14 Acara serta Bagi Bantuan Senilai Rp 40 M
Gubernur Kaltim Isran Noor ikut mengumpulkan telur di Berau.

Setelah 10-11 Juni lalu melakukan kunjungan kerja ke wilayah tengah (Kutai Kartanegara dan Kutai Barat) Kaltim, Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur (Wagub) H Hadi Mulyadi melakukan lawatan ke wilayah utara Kaltim. Dengan menerapkan protokol Kesehatan amat ketat, Gubernur dan rombongan memulai kunjungan kerja 4 hari lewat perjalanan darat, sejak 24-28 Juni.

Bontang menjadi tujuan pertama gubernur dan rombongan. 24 Juni siang, pukul 10.41 rombongan gubernur tiba di Kota Bontang. Rombongan langsung menuju Pangkalan Pendaratan Ikan Tanjung Limau. Gubernur disambut Wakil Wali Kota Bontang Hj Najirah, Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati bersama jajaran Forkopimda dan OPD lingkup Kota Bontang.

“Ini kunjungan kedua kami, mestinya sebelumnya sudah kunjungan tapi di akhir 2019 musibah datang (wabah corona). Bersyukur, kita masih bisa melakukannya di tahun ketiga ini," kata Gubernur yang mantan Bupati Kutai Timur. Kunjungan resmi kedua ini menurut orang nomor satu Benua Etam ini, tidak lain ingin bersilaturahmi sekaligus menguatkan koordinasi dan memastikan program-program pembangunan terus berjalan.

Gubernur Isran Noor panen lobster di Bontang.

 

Walaupun Covid-19 masih melanda dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, namun dia meyakinkan pemerintah terus melaksanakan kegiatan pembangunan meski dengan segala keterbatasan. Diakuinya, selama tiga tahun kepemimpinannya bersama Wagub Hadi Mulyadi tentu tidak sempurna dan belum banyak hasil menggembirakan, meski pun tidak sedikit hasil pembangunan telah dilaksanakan.

Namun demikian tambahnya, kondisi yang dialami Kaltim tidak jauh berbeda dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia, dampak dari pandemi Covid-19. "Semuanya terbatas, bahkan Covid ini ikut memangkas anggaran kita. Tapi, yakinlah bahwa sebuah usaha yang sungguh-sungguh pasti mendapatkan hasil yang baik," ungkapnya. "Semoga Bontang selalu menjadi bagian dalam kontribusi membangun Kaltim. Terimakasih Ibu Wawali, juga selamat bagi masyarakat Bontang yang ikut terlibat membangun kota ini, prestasi dan perekonomiannya," ucap Isran Noor.

Di Bontang, Gubernur Isran Noor juga menyerahkan bantuan kepada kelompok nelayan berupa bibit ikan dan rumput laut, serta bantuan peralatan perikanan. Berikut melakukan panen lobster dan menebar benih ikan kerapu di Keramba Jaring Apung (KJA) Program Creating Shared Value (CSV) PT Pupuk Kaltim. Juga melakukan kunjungan ke wisata hutan mangrove. "Tata kelola kota bagus, lingkungan bagus. Ni kada memujungi pang (ini tidak menyanjung), Bontang memang bagus," ucapnya di hadapan Wakil Wali Kota Bontang.

Bentangan kawasan mangrove ini ujarnya, terdapat mulai dari Tanjung Aru (paling selatan wilayah Kaltim), hingga kawasan pesisir Kabupaten Berau. "Kita memiliki kawasan seperti ini hampir 95 persen di Kaltim, kawasan bakau yang indah sekali," sebut Isran.

Menurut dia, tidak bisa dipungkiri kawasan mangrove atau hutan bakau merupakan kawasan atau tempat habitat hayati laut berkembang biak, baik ikan, udang maupun lobster, kepiting serta hewan lainnya. "Terimakasih nelayan dan kelompoknya yang masih mau melestarikan bahkan menjaga hutan mangrove kita. Ini penting untuk keberlangsungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat dan kelestarian alam,"

***

Jumat 25 Juni 2021, Gubernur Isran Noor dan rombongan akhirnya tiba juga di Kutai Timur (Kutim). Kabupaten ini sangat berkesan buat sosok Isran Noor, ya karena tak lain, Isran Noor pernah menjabat sebagai bupati di kabupaten kaya tambang ini. Di Kutim, Gubernur Isran Noor didampingi Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan manajemen Sinar Mas Group meresmikan secara simbolis tiga gedung sekolah yang dibangun oleh Eka Tjipta Foundation (ETF), yaitu SMP ETF-01 Jak Luay, SMP ETF-02 Kongbeng dan SD ETF-01 Telen di Mess Management Jak Luay PT Tapian Nadenggan Sinar Mas Region Kaltim 2, Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur, Jumat (25/6/2021).

 

Gubernur Isran Noor (dua kiri kemeja batik oranye) bersama Wagub Hadi Mulyadi (paling kiri), Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman (dua kanan) dan Wabup Kutim Kasmidi Bulang.

"Agenda peresmian sekolah ini menjadi ajang silaturahim atas kunjungan ke wilayah utara Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wata'ala memberikan berkah kepada kita semua, masyarakat Kaltim, masyarakat Kutai Tinur dan khususnya bagi masyarakat Kutai Timur yang ada di sekitar perkebunan kelapa sawit di Wahau ini," ucap Isran Noor.

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengaku bangga dan bahagia melihat perkembangan perkebunan kelapa sawit di Kutai Timur. Salah satunya PT Tapian Nadenggan dibawah naungan Sinar Mas Group. Dimana, lanjut Isran, 16 tahun yang lalu dibangun kebun ini dan sekarang perkembangannya begitu pesat. Saat ini luas kebun inti 25 ribu hektare, kebun plasma 6.800 hektare, dan kebun plasma swadaya 8.900 ribu hektare dengan petani swadaya 2.400 orang lebih.

"Dari luasan itu, seorang petani swadaya memiliki kurang lebih 3 hektare lahan kebun sawit. Artinya tidak ada lagi orang miskin di wilayah Kongbeng, Telen, Muara Wahau, Rantau Panjang, Muara Bengkal sampai Muara Ancalong karena ada sekitar 35 PKS (pabrik kelapa sawit) di wilayah tersebut," pungkas Isran.

Pada kunjungan kerja dan peninjauan lapangan di Kutai Timur, gubernur dan wakil gubernur menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemkab Kutai Timur yang diterima Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, serta masyarakat Kutai Timur. Bantuan tersebut di antaranya di sektor kelautan dan perikanan, yakni bantuan kepada nelayan dan pembudidaya ikan, berupa slinger yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Isran Noor kepada Kelompok Nelayan Jaya Mandiri, kemudian bantuan benur (benih udang) kepada Pokdakan Hidup Baru selaku pembudidaya ikan, serta bantuan bibit rumput laut kepada Pokdakan Kandolo, Teluk Kabba Berjaya dan Teluk Kabba Bersatu.

"Semoga ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan nelayan di wilayah Kutai Timur," harap Isran Noor. Tidak hanya itu, Gubernur Isran Noor juga menyerahkan plakat PLTS Off Grid 65,34 Kwp Desa Sandaran dan PLTS Off Grid 27,72 Kwp Dusun Labuan Mili, Kecamatan Sandaran, serta surat hibah PLTS kepada Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

***

Usai di Kutim, rombongan lanjut ke kabupaten paling utara Kaltim, Kabupaten Berau. Tiba di Kabupaten Berau Gubernur dan Wakil Gubernur meninjau kandang ayam petelur dan berdialog dengan pelaku usaha masyarakat. Tepatnya, Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Surya Jaya Abadi Kampung Labanan Makarti Kecamatan Teluk Bayur Kabupaten Berau yang mengelola kegiatan usaha ayam petelor.

Rombongan kunker Pemprov Kaltim disambut Bupati Berau Hj Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati H Gamalis, Sekdakab Muhammad Gajali beserta jajaran Forkopimda, Pemkab Berau dan jajaran aparatur kecamatan/kampung. "Dana desa sangat meningkatkan kapasitas desa," kata Gubernur Isran Noor menyemangati aparat desa dan anggota/pengurus BUMK Surya Jaya Abadi serta warga kampung.

Kalau soalnya dukungan permodalan, jelas mantan Bupati Kutai Timur ini, provinsi tidak ada kewenangan, tapi kabupaten memang ranahnya. "Kalau soal SK Bupati, itu bisa direvisi sesuai kondisi dan kebutuhan. Selain itu, dana desa transfer pusat langsung ke kabupaten," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kepala Kampung Labanan Makarti/Ketua BUMK Surya Jaya Abadi Mudawi menjelaskan BUMK mereka telah berdiri sejak 2018 dengan modal awal Rp300 juta untuk pembukaan lahan, pembuatan kandang, kantor BUMK dan pembelian bibit ayam petelor. "Produksi telor September, sebab peralihan anggaran dari kampung ke BUMK itu Juli," sebutnya. Dan tahun berikutnya, tambah Mudawi, kampung melalui dana desa menyertakan modal Rp100 juta, serta Rp120 juta pada tahun berikutnya. "Sehingga total Rp620 juta. Karena ada keuntungan sekitar Rp104 juta setahunnya. Produksi 44.000 butir per bulan dikirim ke Kalimantan Utara," jelasnya.

Ditambahkannya, tahun ini ditarget 3.500 ekor ayam petelor, agar mampu meraih keuntungan Rp300 juta per tahun, serta membuat piring telor sendiri, diawali pembangunan pabrik senilai Rp360 juta. "Efeknya, selain keuntungan dan penyerapan tenaga kerja, juga mampu memproduksi pakan ternak berbahan baku dari petani jagung setempat," bebernya

Di kabupaten yang sarat dengan wisata indah ini, gubernur dan rombongan disambut Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati H Gamalis dan Sekdakab Berau Muhammad Gajali. Dalam kesempatan ini, Gubernur Isran Noor selain mengucapkan selamat, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan penyambutan Pemkab Berau sejak kedatangan hingga pelaksanaan kegiatan dan berakhir kunker di kabupaten paling utara Benua Etam ini. "Kami terimakasih sudah disambut dengan hangat Bu Bupati dan Pak Wakil Bupati. Terimakasih," ucap gubernur.

Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Bupati Berau Sri J.

 

Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal menjelaskan, kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim, yakni kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau selama 4 (empat) hari. Perjalanan diawali dari Halaman Kantor Gubernur pada hari Kamis pagi (24/6) dan tiba Kembali pada hari Minggu (27/6) malam. “Perjalanan panjang Gubernur Isran Noor dan rombongan kali ini tak terasa telah menempuh perjalanan lebih dari 1.000 km pulang pergi melalui jalan darat, karena jarak tempuh Samarinda ke Tanjung Redeb saja sekitar 542 km, dengan menghadiri 14 acara selama 4 hari untuk menemui warganya,” kata Muhammad Faisal, Kadiskominfo Provinsi Kaltim.

Kunjungan kerja dipadati dengan berbagai kegiatan dan acara dengan masyarakat. Yang menarik adalah pada setiap acara selalu dipenuhi dengan antusias warga untuk melihat langsung dan menyapa pemimpinnya. Bahkan ketika acara di Labanan Kabupaten Berau rombongan kami disambut hujan yang lebat namun itu tidak mengurangi animo warga dan acara tetap berlangsung seperti yang direncanakan,

“Antusias masyarakat besar sekali untuk bisa bertemu Pak Isran dan Pak Hadi, bahkan sekedar disetujui bisa berswafoto saja mereka sangat senang dan bangga sekali,” lanjut Faisal.

Gubernur Kaltim juga menyerahkan bantuannya untuk masyarakat setempat melalui perangkat daerah seperti dari Dinas Perkebunan, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dan Dinas Kelautan & Perikanan. “Kalau ditotal semua bantuan yang diberikan pada kunjungan kerja kali ini lebih dari Rp 40 miliar dalam beragam bentuk sesuai sasaran dan kebutuhannya melalui OPD terkait,” ujar Faisal.

Selain itu, beliau juga melakukan kontrol lapangan terhadap kegiatan fisik yang dilakukan oleh provinsi atau pemerintah pusat serta realisasi bantuan keuangan provinsi terhadap kabupaten kota tersebut. “Pak Adji Firnanda Kadis PU, terus menjelaskan secara detail via handy talky selama perjalanan mengenai proyek fisik seperti jalan, drainase, pemeliharaan jalan maupun pelebaran jalan yang sudah diselesaikan maupun yang sedang dikerjakan, wah kalo ini dihitung dengan angka pasti sudah lebih dari Rp 200 miliar baik yang melalui APBN maupun APBD provinsi,” bebernya.

Kunjungan kali ini memang jauh lebih berat dibanding dengan kunjungan kerja sebelumnya ke wilayah barat, tapi dibanyak kesempatan sambutan Gubernur Isran Noor selalu optimistis. ”Saya happy sekali, walaupun sedih karena kasus Covid terus bertambah di Kaltim,” tutup Faisal. (pro)

 


BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 09:52

Lengkapi Surat Kendaraan, Mulai Hari Ini Polres Samarinda Gelar Operasi Patuh Mahakam 2021

SAMARINDA - Polresta Samarinda menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka…

Senin, 20 September 2021 05:20

Walikota Andi Harun Bawa Persoalan Banjir Samarinda ke Kementerian PUPR di Jakarta

SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun beserta jajaran pemerintah kota…

Minggu, 19 September 2021 16:56

Mahasiswa Farmasi UMKT Teliti Tanaman Bajakah sebagai Antibiofilm

Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur memanfaatkan tumbuhan asli Kalimantan,…

Minggu, 19 September 2021 15:16

Gubernur Komitmen dengan Pemuda Disabilitas

Raut wajah sumringah terpancar dari para wajah para pengurus Forum…

Minggu, 19 September 2021 14:00

Mayat Mr X Mengapung di Sungai Mahakam 

SAMARINDA - Sesosok mayat tanpa identitas atau Mr X mengapung…

Minggu, 19 September 2021 11:24

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh Luka

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh…

Minggu, 19 September 2021 11:22

Kreatif..!! Mahasiswa UMKT Manfaatkan Pangan Buah Naga dan Nanas Jadi Cemilan Sehat Rendah Gula

Kasus diabetes melitus di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Menurut…

Minggu, 19 September 2021 10:27

Dugaan Tambang Ilegal di Lahan Pemkot Samarinda, Ada Pembiaran?

Pengerukan “emas hitam” tanpa izin seakan tak pernah ada habisnya…

Minggu, 19 September 2021 10:24

Drainase Sempit Jalan Diponegoro Dibenahi Tahun Depan

DRAINASE yang sempit di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Bukuan, rencananya…

Minggu, 19 September 2021 10:23
Tidak Bisa Dipindah, DLH Akan Pasang Plang

AWAS..!! Ada Buaya di Taman Tepian Jalan Slamet Riyadi

Sisi sungai taman tepian Mahakam, Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers