MANAGED BY:
SENIN
26 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 24 Juni 2021 12:52
PR The Three Lions Hadapi Fase Knockout
Depan Inggris Tumpul, Belakang Oke
MASIH NIRGOL: Aksi Harry Kane dalam laga melawan Republik Ceko di Wembley Stadium (23/6).

PROKAL.CO,

LONDON – Timnas Inggris memastikan diri finis sebagai juara grup di Euro 2020. Di klasemen akhir Grup D, The Three Lions –julukan Timnas Inggris-- mengungguli Kroasia, Republik Ceko, dan Skotlandia setelah mencatat dua kali kemenangan dan sekali seri. Tapi, melihat performa The Three Lions, ada PR (pekerjaan rumah) yang dihadapi tactician Gareth Southgate di fase knockout atau 16 besar.

Yaitu produktivitas di lini serang. Hanya mencetak dua gol jelas tidak cukup bagi timnas yang selama kualifikasi mampu mencetak rata-rata hampir lima gol per laga. Produktivitas Inggris sangat inferior kalau dibandingkan juara grup lainnya seperti Belanda (delapan gol) maupun Italia dan Belgia (tujuh gol). The Three Lions pun masuk daftar juara grup dengan produktivitas terminim dalam histori Euro.

Harry Kane sebagai ujung tombak sekaligus mesin gol yang diharapkan The Three Lions masih nirgol. Dua gol justru lahir dari wide attacker Raheem Sterling. Pemain yang sepanjang musim lalu banyak terpinggirkan dari starting eleven di Manchester City.

Padahal, Southgate sudah mencoba sembilan pemain yang ada di lini serang The Three Lions. Antara lain Kane dan Sterling yang selalu bermain starter dalam tiga laga. Lalu, Marcus Rashford (tiga kali pengganti), Jadon Sancho (sekali pengganti), Jack Grealish (sekali starter dan sekali pengganti), Phil Foden (dua kali starter), Mason Mount (dua kali starter), hingga Bukayo Saka (sekali starter) dan Dominic Calvert-Lewin (sekali pengganti).

“Susah membayangkan kalau Inggris menghadapi tim-tim yang lebih kuat di 16 besar. Mereka sama sekali belum teruji (di fase grup),” kata pandit ITV sekaligus mantan bintang Manchester United Roy Keane.

Ucapan Keane ada benarnya. Calon lawan The Three Lions di 16 besar adalah runner-up di Grup F yang notabene dihuni timnas-timnas tangguh seperti Prancis, Jerman, dan Portugal. “Dalam satu waktu, Anda memang harus berhadapan dengan tim terbaik dan dalam sebuah turnamen. Hal itu merupakan tantangan yang tidak terhindarkan,” ucap Sterling kepada ITV.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 26 Juli 2021 11:26
Prancis U-23 vs Afrika Selatan U-23

Hidupkan Kans, tapi Jepang Sudah Menghadang

SAITAMA– Keputusan tim sepak bola Olimpiade Prancis memilih Andre-Pierre Gignac…

Senin, 26 Juli 2021 10:08

Lampard Mau Pulang ke Swansea?

Jika Louis van Gaal sudah resmi kembali melatih tim nasional…

Minggu, 25 Juli 2021 13:04

Cetak Rekor Dunia, Australia Sabet Emas Estafet 4×100 Gaya Bebas Putri

 Juara bertahan tim putri Australia menciptakan rekor dunia dan rekor…

Minggu, 25 Juli 2021 13:00

Windy Teruskan Tradisi Lifter Perempuan

 “Lifter senior saja susah dan butuh waktu panjang (untuk menembus…

Sabtu, 24 Juli 2021 12:19

Vaksinasi Penentu Nasib Liga

LAMONGAN–Pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan menjalani vaksinasi di Dinas Kesehatan…

Sabtu, 24 Juli 2021 12:18

Ketidakjelasan Bikin Bosan

SAMARINDA—Hingga kini belum ada kepastian kapan Liga 1 2021 akan…

Sabtu, 24 Juli 2021 10:57

Comeback dari Pensiun, Van Gaal Tangani Oranje

AMSTERDAM– Belanda seperti sudah kehabisan stok pelatih top. Bukti terakhir,…

Sabtu, 24 Juli 2021 10:50

Di Rijeka, di Ansan, Para Bintang Muda Menapaki Mimpi

Saat kompetisi di tanah air entah kapan dimulai, Brylian Aldama…

Sabtu, 24 Juli 2021 10:39

Liga 1 Segera Umumkan Sponsor dan Tunggu Rekomendasi Baru dari BNPB

JAKARTA– PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus fokus menyiapkan Liga…

Sabtu, 24 Juli 2021 10:37

Pogba Menuju Hengkang, ke PSG?

JIKA Harry Kane gagal mencatatkan rekor rekrutan termahal dalam sejarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers