MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 24 Juni 2021 12:03
Soal Kader Posyandu Gunung Intan yang Mogok Kerja, Diskes Tidak Bisa Intervensi
Jansje Grace Makisurat

PROKAL.CO,

PENAJAM–Puluhan bayi di Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) tidak terlayani pos pelayanan terpadu (posyandu). Pasalnya, kader lembaga kemasyarakatan yang membantu pemerintah desa di bidang pelayanan kesehatan masyarakat, mogok kerja sejak usai Lebaran lalu.

“Jumlah tepatnya 59 bayi. Rinciannya, 2 bayi, 29 bayi tiga tahun (batita), dan 28 bayi lima tahun (balita). Sejak kader posyandu mogok mereka sudah tidak terlayani dalam bidang kesehatannya,” kata kader posyandu di Gunung Intan yang menolak disebutkan namanya kepada media ini, kemarin.

Di desa bekas transmigrasi 1979 ini terdapat Posyandu Maju, Posyandu Beringin, Posyandu Jantung Sehat, dan Posyandu Mawar. Mereka melakukan mogok kerja secara bertahap. Aksi tersebut bagian dari cara para kader posyandu menuntut hak insentif tahun 2020 yang belum dibayar oleh pemerintah Desa Gunung Intan.

Posyandu ini tersebar pada sejumlah wilayah dusun dan jadwal layanan kesehatan masyarakat dilakukan tiap bulan, namun beda tanggal pada setiap posyandu. Selain penimbangan badan biasanya bayi yang memerlukan tambahan asupan gizi diberi multivitamin atau perawatan kesehatan lanjutan.

Tidak terlayaninya puluhan bayi tersebut mengundang keprihatinan Dinas Kesehatan (Diskes) PPU. “Iya, tentu saja, kami turut prihatin dengan kejadian ini. Namun, karena tuntutannya masalah insentif, kami tidak bisa melakukan intervensi,” kata Kepala Diskes PPU Jansje Grace Makisurat kepada Kaltim Post, kemarin.

Mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung PPU itu mengatakan, menerima informasi dari pimpinan Puskesmas Gunung Intan bahwa memang benar ada mogok kader posyandu di desa itu. “Kami tidak bisa intervensi kalau soal insentif kader posyandu. Itu bergantung keberpihakan pemerintahan desa saja. Tetapi, yang jelas program Diskes tidak jalan,” kata Grace.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 20:57

Tim Pemekaran Kabupaten PPU Dukung IKN

F-ASEP SAIFI KP   YAKIN SEJAHTERAKAN: Yayasan Tim Pemekaran Kabupaten…

Selasa, 27 Juli 2021 14:02

Sekda Ikuti Video Conference Bersama Danrem 091/ASN, Bahas Kesiapan Fasilitas Penanganan

Mahulu adalah salah satu kabupaten di Kaltim yang belum harus…

Selasa, 27 Juli 2021 14:00

Awasi Perbatasan Mahulu-Malinau, Swab Antigen Acak di Poswaldalkes Km 83

UJOH BILANG – Upaya pengetatan jalur masuk ke Mahulu semakin…

Selasa, 27 Juli 2021 13:28

Padahal PPKM, THM di Sini Nekat Beroperasi hingga Dini Hari

SANGATTA – Pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kutai…

Selasa, 27 Juli 2021 12:38
Kasus Pengadaan Solar Cell Dikebut

Alasan Sakit, Sekkab Kutim Batal Diperiksa Kejari

SANGATTA – Jaksa Penyidik Kejari Kutim terus berupaya mengungkap kegiatan…

Selasa, 27 Juli 2021 12:36

Soal Rencana Pemindahan Terminal Penajam, Organda Tidak Setuju

Pemkab PPU berencana memindahkan Terminal Aji Raden Kusuma (Terminal Penajam)…

Selasa, 27 Juli 2021 12:35

Lahan Pemakaman Covid-19 di Paser Diperluas

TANA PASER - Lahan pemakaman khusus jenazah akibat pandemi Covid-19…

Selasa, 27 Juli 2021 12:34

Sengketa Lahan Bendungan Sepaku Belum Selesai, Tapi Proyek Ditarget Tuntas Tahun Ini

PENAJAM - Diam-diam, lahan untuk pembangunan Bendungan Sepaku di Penajam…

Senin, 26 Juli 2021 12:50

Kutai Timur PPKM Level 4 hingga 8 Agustus, Sekat Enam Titik Jalan Dalam Kota Sangatta

Beragam upaya telah dilakukan Pemerintah Kutai Timur (Kutim) melalui Satgas…

Senin, 26 Juli 2021 11:39

Warga Khawatir TPU Jadi Permakaman Covid-19

TANJUNG REDEB – Tempat permakaman umum (TPU) dijadikan lokasi makam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers