MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 23 Juni 2021 16:18
Kasus Positif Harian Melonjak di Bontang, Aturan PPKM Mikro Diperketat Akan Diterapkan
Ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Bontang masih cukup menampung pasien.

Tren paparan Covid-19 di Bontang meningkat sepekan terakhir. Ledakan kasus terkonfirmasi positif sama besarnya pada periode awal tahun lalu.

 

BONTANG - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan, jika melihat capaian persentase kasus aktif secara akumulasi memang masih rendah. Tetapi, jika ditilik pada kasus harian mencapai puluhan tiap harinya. “Kalau persentasenya memang kecil karena dibagi dari jumlah terkonfirmasi yang mencapai enam ribuan. Tetapi, kasus harian akumulasinya besar. Itu yang menjadi warning,” kata Adi.

Berkenaan temuan varian virus baru, Satgas pun telah mengirimkan 23 sampel kasus terkonfirmasi ke Litbangkes pusat. Tetapi, hingga kini belum ada jawaban dari sana. Padahal sampel itu sudah dikirimkan pada 17 Mei lalu.

Kalau pun sekarang hasilnya keluar, sudah telat karena masa inkubasi virus telah terlewati. “Melihat jenis variannya dan susunan DNA tidak bisa di sini. Harus ke Jakarta,” ucapnya.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati mengatakan, akan menyesuaikan kembali poin-poin pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro. Rencananya akan dikembalikan seperti pada tahap keempat. Satgas dalam waktu dekat akan kembali mengadakan pertemuan untuk mengevaluasi program penanganan Covid-19.

“Habis ini akan kumpulkan Satgas untuk mereview kembali aturan PPKM mikro. Mudah-mudahan hari ini (kemarin) bisa keluar keputusannya,” tutur pejabat yang akrab disapa Iin ini.

Disinggung mengenai langkah pengetatan apakah sesuai dengan regulasi pusat, ia belum bisa merincikannya. Namun, mengacu kebijakan PPKM jilid keempat, perubahan hanya terjadi empat aspek. Saat ini pembatasan kapasitas pengunjung di pusat kuliner ialah 50 persen. Sementara di regulasi yang dimaksud sebelumnya hanya 25 persen.

Durasinya juga terkesan longgar. Saat ini, batas waktu makan dan minum di tempat ialah 22.00 Wita. Sebelumnya, hanya diputuskan hingga 20.00 Wita. Selebihnya warga dapat memesan dan membawa pulang makanan tersebut. Pusat olahraga dan kebugaran juga rencananya diperketat.

Pada PPKM mikro kali ini kapasitas maksimal kunjungan ialah 50 persen. Merujuk PPKM jilid keempat hanya 30 persen. Waktu operasional usaha juga dibatasi. Poin lainnya ialah penutup fasilitas umum dan taman. Serta pembatasan kegiatan pernikahan.

“Nantinya akan diperketat dibandingkat saat ini yang terkesan longgar,” terangnya.

Diketahui, pemerintah pusat akan memperpanjang PPKM mikro hingga 5 Juli. Sejumlah aturan diperketat pada kebijakan kali ini. Langkah ini sebagai respons dalam menyikapi situasi penyebaran Covid-19 yang masif.

Dikutip dari Jawa Pos (induk Kaltim Post), skema tersebut terpaksa diberlakukan atas arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) karena angka penularan Covid-19 melonjak tinggi sehingga membuat keterisian fasilitas rumah sakit melebihi 70 persen di 29 provinsi dan 87 kabupaten/kota.

“Terkait dengan penebalan dan penguatan PPKM mikro, arahan Presiden tadi untuk melakukan penyesuaian, jadi ini akan berlaku mulai 22 Juni-5 Juli, dua minggu ke depan, bahwa penguatan PPKM mikro akan dituangkan dalam instruksi Mendagri,” tutur Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto. (*/ak/ind/k15)

 

Perbandingan Kebijakan terkait PPKM

 

Instruksi Pusat PPKM Mikro terakhir PPKM jilid keempat

1 WFH di zona merah 75 persen - 25 persen WFO WFH 75 Persen WFH 50 persen

2. Kapasitas maksimal di pusat kuliner 25 persen Kapasitas maksimal di pusat kuliner 50 persen Kapasitas maksimal di pusat kuliner 25 persen

3. Durasi makan di tempat hingga 20.00 Wib Durasi makan di tempat hingga 22.00 Wita Durasi makan di tempat hingga 20.00 Wita

4. Jam operasional pusat perbelanjaan max 20.00 Wib Jam operasional pusat perbelanjaan max 21.00 Wita Jam operasional pusat perbelanjaan max 20.00 Wita

5. Pusat olahraga ditutup Kapasitas pusat olahraga 50 persen Kapasitas pusat olahraga 30 persen

Jam operasionalkan disesuaikan pengelola Senin-Jumat 16.00-20.00 Wita, Sabtu-Minggu 07.00-16.00 Wita

Stadion Bessai Berinta dibuka Stadion Bessai Berinta dtutup

6. Pusat Hiburan tidak dirincikan kapasitas max50 persen. Jam operasional sesuai Maksimal 50 persen, jam operasional Senin-Jumat 19.00-23.00 Wita

pub dan diskotik tutup Sabtu-Minggu 10.00-17.00 Wita. Pub dan diskotik ditutup

7. Tempat Wisata ditutup kapasitas max 50 persen kapasitas max 50 persen. Pulau Beras Basah Sabtu-Minggu tutup

8. Fasilitas umum dan taman ditutup max kunjungan 50 persen Fasilitas umum dan taman ditutup

9. Tidak menyelenggarakan ibadah di tempat ibadah zona merah dioptimalkan pelaksanaannya di rumah max kapasitas 50 persen

selain zona merah kapasitas max 50 persen

10. Acara pernikahan maksimal kapasitas 25 persen Boleh menggelar resepsi di rumah atau tempat lain Melaksanakan Akad di KUA pada Senin-Jumat. Dilarang menggelar resepsi Dengan pembatasan tamu undangan 50 persen

dari kapasitas ruangan

11. Kegiatan seni dan budaya ditutup pembatasan peserta 25 persen dari kapasitas kegiatan seni/budaya yang menimbulkan keramaian dibubarkan

12. melarang kegiatan rapat/seminar secara luring

13. pembelajaran dilakukan secara daring

14. menyerahkan kebijakan pembatasan di transportasi umum

ke pemerintah daerah

 

 

Sumber : Beberapa regulasi dari pemerintah pusat dan Pemkot Bontang


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:14

Perempuan Tewas di Kamar Hotel, Penuh Luka Tusuk, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

SAMARINDA – Kamar 508 Hotel MJ Samarinda menjadi pusat perhatian…

Senin, 18 Oktober 2021 15:11

Stok Darah di Berau Mulai Terpenuhi

TANJUNG REDEB – Sempat terjadi kelangkaan stok darah di Markas…

Senin, 18 Oktober 2021 15:11

Masuk 5 Besar Komoditas Andalan, Produksi Kakao Berau Capai 787,66 Ton

TANJUNG REDEB – Kakao saat ini menjadi satu di antara…

Senin, 18 Oktober 2021 15:09

SMP 1 Bidukbiduk Masih Disegel, Legislator Minta Pemkab Cari Solusi

  TANJUNG REDEB – Penyegelan SMP 1 Bidukbiduk, sampai ke…

Senin, 18 Oktober 2021 15:07

Dorong Bank Turunkan Bunga Pinjaman

TANJUNG REDEB - Kebijakan pemerintah pusat memberikan nilai kurs kepada…

Minggu, 17 Oktober 2021 20:58

Polda Kaltim dan PT Indexim Coalindo Gelar Vaksinasi Massal

SANGATTA – Bersama PTIndexim Coalindo (IC), Polda Kaltim secara serentakmenggelar…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:01

Ketika Gubernur Kaltim Isran Noor Subuh-Subuh Kunjungi Gunung Boga, “This is So Beautiful and Amazing” - Judul

Untuk pertama kalinya, Gubernur Kaltim Isran Noor mengunjungi kawasan wisata…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:00

Kerusakan Hutan Parah, Sinyalemen Kuat Penyebab Banjir Paser dan PPU

Peneliti mencatat kerusakan hutan parah akibat deforestasi oleh perusahaan pemegang…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:57

Warga Adat Harus Dilibatkan Diskusi IKN

PENAJAM - Aspirasi kontra terhadap rencana ibu kota negara (IKN)…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:10

Pasar Induk Kecamatan Anggana Segera Terealisasi

Prokal.co, Tenggarong - Pasar induk di Kecamatan Anggana saat ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers