MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 19 Juni 2021 13:31
Angka Pengangguran Kaltim Masih Tinggi
Isran Noor

PROKAL.CO,

SAMARINDA – Pada awal tahun ini, kondisi ketenagakerjaan Kaltim mengindikasikan penurunan. Hal itu terlihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kaltim yang meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, TPT Bumi Etam meningkat dari 6,72 persen menjadi 6,81 persen, didorong oleh kinerja pada hampir seluruh lapangan usaha yang belum sepenuhnya membaik. Sehingga, serapan tenaga kerja belum optimal.

Peningkatan ini menjadikan TPT Kaltim berada di atas TPT kawasan Kalimantan lainnya, yang mengindikasikan bahwa penyerapan tenaga kerja di Kaltim relatif lebih rendah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan. TPT Kalbar tercatat 5,73 persen, Kalteng 4,25 persen, Kalsel 4,33 persen, Kaltara 4,67 persen, sedangkan TPT Kaltim tercatat sebesar 6,81 persen.

Secara nasional, Kaltim menempati 10 besar dengan TPT tertinggi dan berada di atas level TPT nasional sebesar 6,26 persen. Tingginya level TPT tersebut menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di Kaltim cenderung masih belum sepenuhnya pulih.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, permasalahan terkait ketenagakerjaan tidak hanya terjadi di Kaltim, melainkan di seluruh daerah di Indonesia, bahkan di negara-negara besar dunia. Hal itu tentunya tak lepas dari pengaruh Covid-19 yang melanda. Untuk itu perlu penanganan khusus dari stakeholder terkait, baik pemerintah maupun dunia usaha, sehingga permasalahan itu bisa teratasi.

“Kita akui, masalah-masalah ketenagakerjaan tidak sedikit dan tentunya di masing-masing daerah berbeda permasalahannya. Jadi penanganan harus dilakukan sesuai kepentingan dan kebutuhan di daerah,” katanya, Kamis (17/6).

Selama pandemi, terdapat lebih dari 411 ribu orang yang terdampak atau 12,04 persen terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 30,99 ribu orang, dengan rincian baik karena Covid-19 (14,34 ribu), tidak bekerja karena Covid-19 (221,20 ribu) dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (344,85 ribu). Sehingga wajar jika jumlah pengangguran meningkat.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:13

Usul Bentuk Lembaga Nonbank Khusus Maskapai

Sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang terdampak paling dalam…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:06

Target Pertumbuhan Ekonomi Dikoreksi, BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:05

Dana CSR Diminta Digunakan Membantu Masyarakat Miskin

SAMARINDA – Perusahaan yang beroperasi di Kaltim diharapkan ikut membantu…

Jumat, 23 Juli 2021 12:47

Sistem Lebih Adil, Perlahan Beralih ke Syariah

SEJAK memulai usaha Istana Laundry pada 2014 lalu, Syamsudin Hamade…

Jumat, 23 Juli 2021 11:24

Ekspansi Kredit UMKM Masih Sulit

SAMARINDA – Belum teratasinya Covid-19 membuat ekspansi kredit perbankan terhadap…

Jumat, 23 Juli 2021 11:22

Investor Lokal Bangun Depo Kontainer Rp 200 M

BALIKPAPAN - Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Balikpapan yang…

Kamis, 22 Juli 2021 11:05

Penurunan Bunga Kredit Butuh Waktu

Tak hanya berpatok pada penurunan suku bunga acuan atau BI…

Minggu, 18 Juli 2021 19:41

Penataan Lahan Perkebunan, Moratorium Disebut Bukan Solusi

Pemerintah diminta mengevaluasi kembali izin perkebunan yang diberikan kepada pelaku…

Minggu, 18 Juli 2021 14:35

PPKM Darurat, UMKM di Balikpapan Terancam Gulung Tikar

BALIKPAPAN- Surat edaran Wali Kota Balikpapan terbaru tentang pemberlakuan pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers