MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Sabtu, 19 Juni 2021 13:30
Melirik Potensi Ekonomi Non-Pertambangan di Kaltim (2)
Prospek Cerah Petani Karet, Sawit, Lada, hingga Kakao
Karet dan lainnya bisa jadi unggulan Kaltim.

PROKAL.CO,

Ada sejumlah kendala yang dihadapi petani dalam menumbuhkan ekosistem perkebunan selain sawit. Mulai bagaimana menjaga harga, hilirisasi, hingga bermitra dengan pabriknya.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Kutai Barat

 

KELAPA sawit masih menjadi komoditas dengan luasan lahan paling besar di Kaltim. Tetapi, Kaltim punya potensi besar lain di sektor perkebunan. Diam-diam, pasarnya sudah sampai di Eropa. Di karet, kakao, lada, kelapa dalam, dan aren. "Itu yang termasuk memiliki nilai ekonomi tinggi. Rata-rata hasil perkebunan untuk ekspor," kata Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmat. Dia melanjutkan, saat ini biji kakao dari Kaltim sudah diekspor ke Eropa. Biasanya, diekspor dalam bentuk biji yang sudah difermentasikan atau dikeringkan. Di Benua Biru, kakao digunakan sebagai bahan makanan.

Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur merupakan sentra penanaman kakao di Kaltim. Di beberapa tempat lainnya juga terdapat areal perkebunan kakao dalam luasan yang relatif kecil. Luas areal pertanaman kakao menurut data pemerintah pada 2019, kurang lebih 7.328 hektare dengan produksi biji kakao kering sejumlah 2.513 ton. Sektor potensial lain adalah perkebunan karet. Di Kaltim saat ini, pengolahan karet sudah mencapai SIR 20. Ada dua pabrik di Kaltim yang melakukan pengolahan karet. Berlokasi di Kabupaten Kutai Barat dan Kota Samarinda. Produk SIR 20 karet ini, biasanya akan dibawa ke luar daerah untuk bahan pembuatan ban mobil. "Potensinya besar, tapi masih kurang," ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Juli 2021 11:26

Mengenal Lily Handayani, Kaum Disabilitas Balikpapan yang Sukses

Memiliki keterbatasan fisik tak membuat Lily Handayani patah semangat. Dia…

Sabtu, 17 Juli 2021 11:49

Cerita Asep yang Memilih Dipenjara daripada Bayar Denda Rp 5 Juta karena Dianggap Langgar Aturan PPKM

Bagi Asep Lutfi Suparman, denda Rp 5 juta tidak akan…

Jumat, 16 Juli 2021 11:40
Belajar, Menemukan Siklus, dan Memetik Hasil Berkebun (3-Habis)

Bikin Tantangan 30 Hari Tak Belanja Sayur untuk Makan Siang

Kebun Kumara berdiri dari keresahan terhadap masyarakat urban yang katanya…

Jumat, 16 Juli 2021 11:34

Mengenang Anastasia Dang Juk, Istri Wabup Mahakam Ulu yang Dikenal Ramah

Sosok inspirasi keluarga itu kini telah pergi. Perjalanan panjang ratusan…

Kamis, 15 Juli 2021 11:51

Rahmad Mas’ud yang Gratiskan BPJS Kesehatan hingga Pendidikan di Balikpapan

Sejak resmi dilantik 31 Mei, Rahmad Mas’ud kini menjadi orang…

Kamis, 15 Juli 2021 11:08
Belajar, Menemukan Siklus, dan Memetik Hasil Berkebun (2)

Ambil Secukupnya, Masak Secukupnya, Jadi Tak Ada Sampah Makanan

Kebun di rooftop rumah Jessica Halim bukan cuma tempat sekitar…

Rabu, 14 Juli 2021 10:17
Belajar, Menemukan Siklus, dan Memetik Hasil Berkebun (1)

Di Kebun, Aku Jadi Melihat Harapan di Saat-Saat Paling Gelap

Bagi Rara Sekar, berkebun adalah laku ketahanan pangan sekaligus tindakan…

Selasa, 13 Juli 2021 16:47

Sehari Puluhan Jenazah Dimakamkan di Balikpapan, Petugas Pemakaman Lembur Hingga Pagi

Senin (12/7) pagi, Fajar Sulaiman baru saja melek mata. Tak…

Selasa, 13 Juli 2021 11:28

Ini 6 Masalah Mental yang Mungkin Terjadi Akibat Jerat Pinjaman Online

Ada beribu-ribu alasan yang bisa memaksa seseorang untuk mengajukan pinjaman…

Jumat, 09 Juli 2021 10:47

Merehabilitasi Lahan Mangrove Kaltim yang Semakin Kritis, Tanpa Menggusur Tambak, Tekan Penggunaan Pestisida

Pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan, serta peruntukan lain, mengakibatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers