MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 19 Juni 2021 11:24
Kampanye Konsumsi Halal dan Tayib di Euro 2020

Bambang Iswanto

Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

 

 

BAGI pemerhati sepak bola dan para gila bola (gibol), Euro 2020 merupakan event empat tahunan yang senantiasa dinanti. Pentas akbar sepak bola Benua Biru selalu menjadi perhatian masyarakat bola dunia.

Sebagian bahkan mengatakan lebih mentereng dibandingkan Copa America yang diikuti oleh negara-negara Conmebol yaitu Brasil, Argentina, Uruguay, Paraguay, Chili, Peru, Ekuador, Bolivia, Kolombia, dan Venezuela. Keduanya pada level yang sama yakni pertemuan antarnegara-negara kuat sepak bola di benua masing-masing.

Perwakilan dari dua benua itu juga selalu menjadi langganan secara bergantian menjadi pemegang Piala Dunia. Piala dunia masih enggan dipegang oleh benua lain.

Meski prestasi kedua benua tersebut seimbang dalam hal supremsi sepak bola dunia, Eropa lebih sering dijadikan kiblat sepak bola dibanding Amerika Latin. Negara-negara Eropa lebih berhasil menjadikan sepak bola sebagai sebuah industri yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi berdampingan dengan nilai kesehatan olahraga bola bundar tersebut.

Sepak bola menjadi olahraga yang bergengsi dan paling populer di seluruh dunia. Berbeda dengan jenis olahraga lain. Ada yang terkenal di sebagian negara, namun di banyak negara tidak populer. Olahraga ini memang merakyat. Semua bisa bermain tanpa harus menyediakan perlengkapan khusus.

Selama ada niat, ada beberapa pemain, dan satu bola, jadilah olahraga ini. Di lapangan bisa, di jalanan juga ok. Dua buah batu atau sendal bisa disulap menjadi gawang. Maka tidak heran penggemar dan pemerhati sepak bola jauh melampaui olahraga mana pun di dunia.

Euro 2020 harusnya digelar tahun lalu. Namun batal karena Covid-19 masih merajalela. Baru terwujud tahun ini dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai standar masing-masing 11 negara yang menjadi tuan rumah.

DAKWAH PESEPAK BOLA

Selain melihat penampilan para bintang papan atas sepak bola dunia yang bertaburan di sana seperti megastar Christian Ronaldo, Paul Pogba, Kylian Mbappe, Robert Lowandowski, dan lain-lain memamerkan skill-nya memainkan si kulit bundar. Ada kejadian menarik lainnya yang tidak terhubung langsung dengan sepak bola.

Kejadian yang dimaksud adalah Christian Ronaldo (CR7) dan Paul Pogba menepis minuman yang dianggap tidak layak ditampilkan menjadi iklan.

Ronaldo, dengan mimik muka yang terlihat tidak senang tertangkap kamera menyingkirkan minuman berkarbonasi dan bersoda ternama di dunia. Video viral tersebut diambil saat konferensi pers sehari menjelang pertandingan Portugal versus Hongaria yang hasilnya 3-0 untuk Portugal.

Hal serupa terjadi juga pada konferensi pers Paul Pogba sesaat setelah pertandingan Prancis melawan tuan rumah Jerman dengan hasil akhir 0-1 untuk kekalahan kesebelasan tuan rumah. Pesepak bola muslim tersebut menyembunyikan minuman bir merek terkenal. Pogba mengembalikan kembali minuman tersebut ke tempatnya setelah jumpa pers.

Bintang Portugal Ronaldo diketahui membagi minum mineral di meja ke insan pers dan mengatakan minuman tersebut lebih sehat. Sang bintang menyarankan untuk selalu mengonsumsi minuman dan makanan sehat. Ditambahkannya, dalam keluarganya dia tidak senang mengetahui anaknya mengonsumsi gorengan keripik dan minuman bersoda karena bukan makanan yang sehat.

Sedangkan Pogba, tampak sekali mengirim pesan bahwa ia tidak ingin mengiklankan minuman beralkohol yang dilarang dalam Islam sebagai agama yang dipeluknya.

Patut diduga, Pogba adalah orang yang paham dengan kandungan hadis yang artinya, “Khamr (minuman keras) itu telah dilaknat dzatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan dan orang yang memakan harganya.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad).

Bukan hanya meminumnya yang dilarang, namun fasilitator dan pendukung terwujudnya orang mengonsumsi minuman keras tersebut juga dilarang dan dilaknat.

Jika digabungkan, pesan yang disampaikan oleh Ronaldo dan Pogba sejalan dengan kandungan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 168. Isinya menyuruh manusia (bukan hanya muslim dan mukmin) untuk mengonsumsi yang halal dan tayib.

Halal artinya adalah makanan dan minuman yang tidak diharamkan oleh agama. Baik itu haram karena zatnya seperti babi, darah, najis, dan lain-lain. Yang sudah haram dari zatnya sendiri ataupun haram karena cara mendapatkannya seperti dari hasil korupsi, mencuri, menipu, dan sejenisnya.

Sedangkan tayib artinya baik. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebut makna tayib dengan sesuatu yang baik, tidak membahayakan tubuh dan pikiran. Sementara ulama lain menyebut tayib sebagai makanan yang sehat dan bergizi.

Perintah mengonsumsi halal ditujukan untuk kemaslahatan manusia sendiri. Dengan makan-makanan yang halal terhindar dari dosa dan hidup insyaallah dipenuhi keberkahan. Sedang konsumsi makanan tayib kualitas hidup seseorang semakin baik dan sehat. Bisa dijadikan modal yang baik untuk tetap beribadah kepada Sang Pemberi rezeki.

Ronaldo dan Pogba secara tidak langsung mendakwahkan konsumsi halal dan tayib sesuai yang dianjurkan agama. Terima kasih Ronaldo dan Pogba. Kepada para penggemar bola selamat menikmati Euro 2020. Siapa pun yang mengangkat trofi, konsumsi yang halal dan tayib tetap menjadi pilihan. Amin. (rom/k8)


BACA JUGA

Kamis, 23 September 2021 13:23

Portal Satu Data Hindari Polemik

Oleh : Maulana Malik Herdianto SSi, MEc Dev (Staf di…

Sabtu, 18 September 2021 10:15

Banjir Memang Bukan Preman

Pernyataan menarik diungkapkan Wali Kota Samarinda Andi Harun ketika menjadi…

Rabu, 15 September 2021 12:54

Ketika Bupati Menerima Honor Makam Covid-19

Dewi MurniPraktisi Pendidikan di Balikpapan Jagat maya pemberitaan nasional gaduh…

Selasa, 14 September 2021 11:22

Banjir Melanda Benua Etam

HAkhmad Sirodz     Ketua Takmir Masjid Nuruz Zaman Loa Bakung  …

Senin, 13 September 2021 13:43

Kunci Sukses Pembangunan IKN

Oleh: Dr Isradi zainal Rektor Uniba, Ketua PII Kaltim, Sekjen…

Jumat, 10 September 2021 13:13

Sehat, Kuat, dan Olahraga

Bambang Iswanto Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda  …

Jumat, 10 September 2021 12:32

Eksistensi Radio di Pusaran Kompetisi

Andi Muhammad Abdi Komisioner KPID Kaltim     Genap 76…

Kamis, 09 September 2021 10:36

Asa Pariwisata Kaltim

Oleh : Siswandi, Statistisi Ahli Muda di BPS Kutai Timur  …

Selasa, 07 September 2021 10:57

Efektivitas Daring yang Dipertanyakan

Mohammad Salehudin Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda   …

Selasa, 07 September 2021 10:29

Hapus Dikotomi Kominfo dan Humas

Oleh: Abd Kadir Sambolangi SS MA, Plt Kabag Protokol dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers